gangguan kognitif pada anak

Tanda-Tanda dan 6 Jenis Gangguan Kognitif pada Anak

gngguan kognitif pada anak
Girl photo created by pressfoto – www.freepik.com

Gangguan kognitif pada anak bisa diartikan sebagai ketidakmampuan belajar yang berdampak besar pada perkembangan belajar Si Kecil. Salah satu cara mudah untuk memahami keterampilan kognitif bisa mengacu pada klasifikasi Bloom yang bisa dijabarkan sebagai berikut:

  • Pengetahuan: mengingat informasi
  • Pemahaman: memahami apa yang telah dikomunikasikan
  • Pemecahan masalah: menggunakan berbagai konsep umum saat menghadapi masalah
  • Analisis: memecah informasi menjadi bagian-bagian untuk melihat hubungan antar ide
  • Sintesis: membuat sesuatu yang baru dengan mengatur informasi ke dalam hubungan atau pola baru
  • Evaluasi: memutuskan metode mana yang harus digunakan untuk memecahkan masalah

Anak yang memiliki gangguan kognitif biasanya kesulitan dengan ingatan, persepsi, dan belajar yang rendah dari rata-rata anak seusianya. Untuk itulah Mama perlu mengetahui jenis gangguan kognitif pada anak agar Si Kecil bisa segera mendapat perawatan yang sesuai.

Jenis Gangguan Kognitif yang Umum Terjadi pada Anak

People photo created by jcomp – www.freepik.com

Berikut ini adalah beberapa jenis gangguan kognitif pada anak usia dini. Simak, yuk, Ma!

1. Speech delay (terlambat bicara)

Speech delay atau terlambat bicara menjadi salah satu jenis gangguan kognitif yang umum terjadi pada anak. Gangguan yang berkaitan dengan kata dan bahasa ini kemungkinan besar disebabkan karena kebiasaan main gadget yang berlebihan pada anak. Saat main gadget, interaksi anak dan orang lain akan semakin berkurang. Oleh karena itulah Si Kecil mengalami keterlambatan bicara daripada anak seusianya.

2. Cognitive delay

Setiap anak memiliki perkembangannya masing-masing. Namun, jika tumbuh kembang anak berjalan tidak normal, bisa dikatakan anak mengalami cognitive delay atau terlambat berkembang. 

Biasanya pola perkembangan anak bertahap mulai dari motorik kasar (meliputi perkembangan gerak dan koordinasi antar anggota tubuh) lalu berlanjut pada perkembangan motorik halus (meliputi otot kecil dengan koordinasi mata-tangan). Jadi, jika Mama mengamati tumbuh kembang Si Kecil terhambat, segera hubungi tenaga medis untuk berkonsultasi, ya!

3. Gangguan tidur

Jangan sepelekan jam tidur anak ya, Ma. Karena jam tidur yang terlalu panjang atau terlalu pendek bisa jadi tanda anak mengalami gangguan kognitif. Hal ini karena tidur merupakan waktu untuk beristirahat bagi anak. Tidur tidak teratur justru malah akan mengacaukan jam biologis anak.

Oleh karena itulah, peran Ayah dan Mama sangat penting untuk mengatur jam tidur anak. Jangan sampai anak masih main sampai larut malam, atau terlalu banyak tidur.

4. Gangguan psikologis anak

gangguan kognitif anak
Kids photo created by freepik – www.freepik.com

Bukan hanya orang dewasa, anak juga bisa mengalami gangguan psikologis dan hal ini akan berpengaruh pada perkembangan kognitifnya. Jenis gangguan kognitif psikologis anak meliputi perubahan emosi, perilaku, kinerja mental dan fisik anak. Gangguan kognitif ini bisa muncul karena pola pengasuhan orangtua, masalah keluarga, trauma mendalam, penyakit kronis, atau perpisahan, sehingga anak tidak mampu menahan beban atau mengkomunikasikan dengan baik.

5. Gangguan Kebiasaan

Beberapa jenis gangguan kebiasaan yang seringkali dijumpai pada anak adalah menggigit kuku, memukul diri sendiri, membenturkan kepala ke tembok, atau menggoyangkan tubuh. Kemungkinan besar, gangguan kebiasaan ini merupakan salah satu cara untuk mengatasi stres yang ia alami.

Biasanya anak dengan gangguan kebiasaan akan menunjukkan perilaku yang aneh. Hal ini tentu harus diwaspadai jika mulai mengganggu. Misalnya, menggigit kuku sampai kukunya luka-luka.

6. Gangguan kecemasan

Anak-anak juga sering mengalami rasa cemas. Baik itu saat bertemu teman baru, masuk sekolah baru, atau pengalaman-pengalaman baru lainnya. Bisa jadi rasa cemas ini dapat terjadi secara berlebihan sehingga mengganggu aktivitasnya. Contoh umum gangguan kecemasan akibat perkembangan kognitif yang tidak sempurna adalah obsessive compulsive disorder.

Ketika Mama melihat tanda-tanda ini pada anak, sebaiknya segera minta bantuan psikolog atau tenaga ahli untuk membantu Si Kecil menghadapinya. 

Nah, itu dia adalah beberapa gangguan kognitif pada anak usia dini yang umum terjadi. Yuk, mulai perhatikan pertumbuhan dan perkembangan Si Kecil demi masa depannya. Jangan lupa juga penuhi kebutuhan dan perlengkapan anak lainnya yang bisa Mama sewa di mamasewa.com. Daripada beli, Mama bisa sewa berbagai keperluan Si Kecil dengan harga terjangkau, kebersihan terjaga, dan tentunya berkualitas.

dokter anak surabaya

Daftar 7 Dokter Anak Surabaya yang Bagus dan Terpercaya

dokter anak di surabaya
Family photo created by gpointstudio – www.freepik.com

Setiap orang tua termasuk Mama, tentunya selalu ingin memberikan yang terbaik bagi anak. Termasuk dalam memilih daftar dokter anak Surabaya. Khususnya untuk Mama yang berdomisili di daerah Jawa Timur, mengetahui jadwal, tarif, ulasan, hingga apa saja pengalaman dokter anak tersebut sangatlah penting, apalagi ketika anak sakit atau membutuhkan bantuan medis yang profesional. 

Nah, berikut ini adalah beberapa daftar dan jadwal dokter anak yang bagus berdasarkan pengalaman, tarif, dan ulasannya.

Dokter Anak Surabaya yang Bagus dan Terpercaya

Mengetahui jadwal praktik dokter anak Surabaya kini tidak sulit, karena sudah banyak platform atau media online yang menyediakan informasi ini. Kali ini Mamasewa sudah merangkum 7 daftar dokter anak di Surabaya yang bagus dan terpercaya. Yuk, simak ulasannya!

1. dr. Prastiya Indra Gunawan, Sp.A

Rekomendasi dokter anak Surabaya yang pertama ialah dr. Prastiya Indra Gunawan, Sp.A. Beliau berpraktek di Siloam Hospitals Surabaya dan RS. Mitra Keluarga Waru. Dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga tahun 2000 ini melanjutkan kuliah di universitas yang sama, kemudian mengikuti Program Doktor Fellowship di Universitas Indonesia.

Dari pengalamannya bekerja, tentunya dokter anak Surabaya ini sudah profesional dalam menangani berbagai keluhan pada anak. Beliau juga melayani berbagai konsultasi anak, mulai dari alergi, pernapasan, saraf, hingga tumbuh kembang si Kecil. 

2. dr. Denny Sujatno, Sp.A

dokter anak di surabaya
Background photo created by snowing – www.freepik.com

dr. Denny Sujatno, Sp.A bisa dikatakan sebagai dokter anak Surabaya yang bagus karena pengalamannya yang cukup lama berkecimpung dalam dunia kedokteran anak. Setelah menyelesaikan pendidikan Kedokteran Umum di Universitas Sebelas Maret, beliau kemudian memperdalam ilmunya di Universitas Gadjah Mada hingga tahun 2008.

Jika Mama ingin berkonsultasi dengan dr. Denny, Mama bisa datang ke Mitra Keluarga Surabaya. Mama dapat membuat janji terlebih dahulu dengan rumah sakit terkait atau datang langsung ke rumah sakit tersebut, ya.

3. dr. Dian Pratamastuti, Sp.A

Mau konsultasi kesehatan anak, vaksin, atau skrining tumbuh kembang anak? Mama bisa mengunjungi Siloam Hospitals Surabaya, tepatnya bertemu dr. Dian pratamastuti, Sp.A. Beliau merupakan Dokter Spesialis Anak dengan pengalaman lebih dari 5 tahun. 

Menurut ulasan dr. Dian merupakan dokter anak yang ramah, enak diajak konsultasi, informatif, sabar, dan sangat peduli terhadap kesehatan Si Kecil. Nah, jika Mama ingin berkonsultasi dengan beliau, bisa buat janji terlebih dahulu mengikuti jadwal praktiknya, yaitu pada Jumat (09.00-11.00), Senin (09.00-11.00), dan Rabu (09.00-11.00).

4. dr. Nurita Alami Dwi Wijayanti, Sp.A

dr. Nurita Alami Dwi Wijayanti, Sp.A merupakan dokter spesialis anak di RS Al Irsyad Surabaya. Jika ingin berkonsultasi dengan beliau, Mama bisa membuat janji pada hari Senin (13:30 – 15:00), Selasa (08:00 – 11:00), Rabu (13:30 – 15:00), Kamis (08:00 – 11:00), Jumat (08:00 – 11:00), Sabtu (13:00 – 15:00).

5. dr. Deddy Iskandar, Sp.A

Family photo created by pressfoto – www.freepik.com

Rekomendasi dokter anak Surabaya selanjutnya adalah dr. Deddy Iskandar, Sp.A (K). Beliau praktik di Rumah Sakit Premier Surabaya. Beliau memberikan layanan kesehatan berupa konsultasi Alergi Anak, skrining tumbuh kembang anak, dan Vaksin Anak. dr. Deddy praktik setiap Hari Senin sampai Jumat pukul 09.00 hingga 15.00 dan Sabtu pukul 09.00-12.00.

6. dr. Andy Darma, Sp.A

dr. Andy Darma, Sp.A adalah seorang Dokter Spesialis Anak sub spesialis Gastrohepatologi. Untuk berkonsultasi dengan beliau, Mama tinggal datang ke RS. Mitra Keluarga Waru setiap Sabtu 08.00-11.00, 11.00-13.00), Senin (16.00-18.00, 18.00-20.00), dan Selasa (16.00-18.00, 18.00-20.00). Atau Mama bisa berkunjung ke Mitra Keluarga Surabaya setiap Sabtu (14.00-16.00). 

7. dr. Arya Tjahjadi, Sp.A

dr. Arya Tjahjadi, Sp.A adalah seorang Dokter Spesialis Anak dengan pengalaman lebih dari 31 tahun. Karena pengalamannya yang sudah cukup lama ini beliau sudah profesional, penjelasannya detail, dan tentunya sangat ramah menghadapi anak-anak.

Jika Mama ingin berkonsultasi dengan dokter anak Surabaya, cukup datang ke RS Premier Surabaya. Jadwal praktik dr. Arya ialah hari Senin sampai Kamis pukul 09.30-12.30.

Nah, itu tadi adalah jadwal praktik dokter anak Surabaya yang bagus. Selain membaca ulasan dan mencari waktu yang tepat dengan dokter anak, Mama juga harus cari dokter yang cocok dan nyaman saat berkonsultasi. Kalau bisa tak perlu ganti-ganti dokter agar tumbuh kembang si Kecil tetap terpantau.

Selain dokter anak, Mama juga harus penuhi keperluan si Kecil agar tumbuh kembangnya optimal. Daripada semuanya harus beli, Mama juga bisa sewa perlengkapan tumbuh kembang si Kecil, lho. Mulai dari high chair, mainan anak, hingga peralatan MPASI. Semua bisa Mama temukan di mamasewa.com. Yuk, buruan sewa sebelum disewa orang!

toilet training pada bayi

Berapakah Usia Toilet Training Bayi yang Tepat?

toilet trining bayi
Love photo created by pch.vector – www.freepik.com

Mengajarkan toilet training bayi harus pada usia yang pas. Jika dilakukan terlalu dini, bisa-bisa Si Kecil malah merasa tertekan karena terus Mama marahi saat buang air di popok. Lebih baik jadikan proses toilet training menjadi sesuatu yang menyenangkan alih-alih menekan dan memarahi Si Kecil.

Mama juga sebaiknya memberikan toilet training saat ia menunjukkan kesiapan secara fisik dan mental. Jika secara fisik ukuran tubuh bayi belum cukup dalam toilet anak, mungkin Si Kecil akan merasa kesulitan. Lantas, kapankah usia tepat toilet training untuk bayi? Yuk, simak ulasan tentang tahapan dan cara toilet training untuk Si Kecil!

Tanda-Tanda Anak Siap Toilet Training

Biasanya toilet training dilakukan ketika bayi berusia 1-1,5 tahun. Pada usia ini, Si Kecil mulai meniru perilaku Ayah dan Mama, termasuk buang air besar dan buang air kecil ke toilet, bukan popok. 

Tanda-Tanda Fisik Anak Siap Melakukan Toilet Training

usia pas toilrt training
Baby photo created by lookstudio – www.freepik.com

Ada pendapat bahwa anak perempuan lebih mudah mempelajari toilet training dibandingkan anak laki-laki. Tanda-tanda anak siap secara fisik adalah ketika mampu mengontrol keinginan untuk buang air kecil dan buang air besar.

Selain itu, ada beberapa tanda fisik lain yang menjadi patokan Si Kecil siap menjalani toilet training, yaitu:

– Si Kecil mengerti perkataan Mama jika mau buang air besar atau buang air kecil harus bilang.

– Popok kering saat bangun tidur atau setelah 2 jam pemakaian.

– Dapat menahan buang air kecil atau buang air besar.

– Tidak buang air pada malam hari.

Tanda-Tanda Mental Anak Siap Melakukan Toilet Training

Selain tanda fisik, tanda-tanda mental bahwa anak Siap melakukan toilet training bisa dijabarkan sebagai berikut:

  • Si Kecil tidak nyaman ketika popok basah atau kotor.
  • Menolak menggunakan popok dan lebih memilih menggunakan celana.
  • Memberi tahu Mama ketika merasa ingin buang air.
  • Menunjukkan ketertarikan ketika memakai kamar mandi.
  • Bersemangat ketika Mama mengajarkan toilet training.

Cara Toilet Training Bayi

cara toilet training
Baby photo created by bristekjegor – www.freepik.com

Setelah mengetahui tanda-tanda Si Kecil menunjukkan kesiapan, saatnya Mama tunjukkan tahapan dan cara toilet training. Yuk, simak penjelasannya berikut ini!

1. Kenalkan pada toilet

Tahapan dan cara toilet training yang pertama adalah mengenalkannya pada berbagai macam bentuk dan ukuran toilet. Ada toilet duduk, toilet jongkok, toilet kecil untuk anak kecil, dan toilet besar untuk orang dewasa. Tahap pengenalan ini penting, Ma, supaya Si Kecil bisa buang air kecil dan buang air besar.

2. Memberikan contoh yang tepat kepada Si Kecil

Agar Si Kecil tahu cara penggunaan toilet, beri contoh yang benar kepada anak. Misalnya, saat buang air kecil untuk anak perempuan harus duduk, sedangkan untuk anak laki-laki berdiri pun bisa. Jika buang air besar, baik anak laki-laki maupun anak perempuan harus duduk.

Tunjukkan keseharian Mama dan Ayah saat menggunakan toilet sehingga Si Kecil bisa mencontohnya.

3. Mengajari cara menggunakan toilet

Ada beberapa hal yang juga Mama harus ajarkan kepada Si Kecil saat toilet training sebagai berikut.

– Mengajari duduk yang benar di toilet

– Mengajari cara membersihkan alat kelamin

– Cara membersihkan kotoran di toilet, seperti menekan tombol flush dan cara penggunaan bidet,

– Mengajari cara mencuci tangan setelah buang air besar dan buang air kecil 

Mama juga harus menjadikan buang air di toilet sebagai kebiasaan buat Si Kecil. Mungkin Mama bisa berikan pengecualian pada saat-saat tertentu untuk menggunakan popok. Contohnya saat darurat atau saat beraktivitas outdoor.

Butuh peralatan toilet training dan peralatan mandi bayi lainnya, Mam? Mama bisa sewa aja di mamasewa.com. Peralatan di Mamasewa harganya terjangkau, kebersihannya terjamin, dan bisa diantar ke rumah, lho. Tunggu apalagi, yuk, segera sewa sebelum kehabisan!

rekomendasi dokter anak bandung

7 Rekomendasi Dokter Anak Bandung yang Terpercaya

dokter anak bandung
People photo created by pressfoto – www.freepik.com

Mengetahui dokter anak Bandung yang terpercaya dan aman tentu penting buat para Mam yang berdomisili di Bandung. Setiap orang tua, tak terkecuali Mam, tentunya ingin memberikan yang terbaik bagi si Kecil. Bagi Mama yang tinggal di Bandung dan Jawa Barat, rekomendasi dokter anak di Bandung ternyata banyak, lho.

Dokter spesialis anak umumnya membantu pasien dalam mendiagnosis penyakit pada bayi, anak-anak, dan juga remaja. Selain itu, dokter anak juga memberikan vaksin, melihat tumbuh kembang anak, dan menyarankan pengobatan. Jadi, berkonsultasi dengan dokter anak penting dilakukan secara berkala ya, Mam.

Rekomendasi Dokter Anak Bandung yang Terpercaya

Nah, bagi Mama yang sedang mencari dokter spesialis anak di Bandung berikut informasi jadwal praktiknya, berikut ini beberapa rekomendasi yang bisa Mama pertimbangkan. Simak ulasannya, yuk!

1. dr. Ricki Rajagukguk, Sp.A

Untuk berkonsultasi dengan dr. Ricki Rajagukguk, Sp.A, Mama bisa datang ke Rumah Sakit Kartini Bandung. dr. Ricky menangani beberapa layanan, seperti pemeriksaan kesehatan anak, pemeriksaan tumbuh kembang anak, konsultasi gizi dan perkembangan anak, imunisasi dan konsultasi penyakit pada anak.

Jadwal praktik dr. Ricky yaitu setiap hari Senin sampai Sabtu pukul 11.00-13.00 dan 17.00-19.00.

2. dr. Burhan, Sp.A

dr. Burhan dikenal sebagai dokter anak Bandung yang ramah, memberikan penjelasan yang baik, komunikatif, dan mengerti cara menangani anak. Nah, kalau Mama mau konsultasi dengan dr. Burhan, Mama bisa datang ke Klinik Brawijaya Bandung.

Jadwal praktik dr. Burhan ialah setiap hari Senin, Rabu, dan Jumat, pukul 15.00-17.00. 

3. dr. Ahmad Hafidz, Sp.A

rekomendasi dokter anak
Baby photo created by onlyyouqj – www.freepik.com

Dokter spesialis anak Bandung selanjutnya yaitu dr. Ahmad Hafidz, Sp.A. Beliau melakukan praktik di RSU Hermina Arcamanik dan RSU Pindad. Adapun layanan kesehatan yang beliau berikan adalah konsultasi anak menyeluruh, tumbuh kembang anak, vaksin anak, konsultasi saraf anak, konsultasi psikologi anak, dan tes pendengaran OAE.

Jadwal praktik dr. Ahmad yaitu setiap hari Senin sampai Sabtu pukul 08.00-11.00 dan 11.00-14.00.

4. dr. Dewi Purnama, Sp.A

Dokter spesialis anak terpercaya di Bandung lainnya adalah dr. Dewi Purnama, Sp.A. Beliau berpraktik di RSU Hermina Arcamanik, dan RS Edelweiss Bandung. Layanan konsultasi kesehatan yang ia berikan berupa konsultasi alergi anak, konsultasi kesehatan anak, konsultasi psikologi anak, konsultasi saraf anak, skrining tumbuh kembang, dan vaksin anak.

Jadwal praktik dr. Dewi yaitu setiap hari Senin (08.00-11.00), Selasa (09.30-11.00), Rabu (09.30-12.00), Kamis (12.30-14.00), Jumat (11.30-13.30), dan Sabtu (08.00-12.00).

5. dr. Indra Sahril, Sp.A, MKes

dr. Indra Sahril, Sp.A, MKes mengemban pendidikan Spesialis Anak di Universitas Padjadjaran. Beberapa layanan yang dr. Indra layani ialah Konsultasi Pernapasan Anak, Tes Pendengaran OAE, Konsultasi Psikologi Anak, Vaksin Bayi, Konsultasi Saraf Anak, Konsultasi Alergi Anak, Skrining Tumbuh Kembang Anak.

Jika Mama mau berkonsultasi dengan dr. Indra bisa buat janji di Klinik Brawijaya Bandung. Mama bisa datang pada hari Selasa, Kamis, dan Sabtu pukul 13.00-14.00.

6. dr. Almira Aliyannissa, Sp.A

dokter anak di bandung
Computer photo created by DCStudio – www.freepik.com

Dokter spesialis anak di Bandung selanjutnya yaitu dr. Almira Aliyannissa, Sp.A. Beliau merupakan seorang dokter anak yang berpraktik di RS Edelweiss Bandung. Jadwal praktik dr. Almira Yaitu pada hari Senin sampai Sabtu pukul 13.00-15.00.

7. dr. Fiva Aprilia Kadi, Sp.A (K), M.Kes

dr. Fiva Aprilia Kadi, Sp.A (K), M.Kes merupakan dokter Spesialis Anak Ahli Neonatologi. Saat ini, beliau berpraktik di RS Humana Prima Bandung. Beliau dapat membantu layanan Konsultasi kesehatan anak yang dikhususkan pada Neonatologi. Beberapa layanan kesehatan yang beliau berikan yaitu konsultasi kesehatan anak, skrining tumbuh kembang anak, dan vaksin anak.

Jadwal praktik dr. Fiva yaitu pada hari Senin sampai Kamis pukul 18.00-21.00.

Nah, itu tadi adalah beberapa rekomendasi dokter anak Bandung yang terpercaya.

Selanjutnya jika Mam butuh info dan rekomendasi tempat sewa keperluan anak yang terpercaya, Mama bisa sewa di mamasewa.com. Berbagai keperluan si Kecil dengan harga terjangkau, kebersihannya terjamin, dan bisa diantar langsung ke rumah, bisa Mama dapatkan di mamasewa.com. Yuk sewa aja Mam, lebih hemat dan nggak sayang barangnya kalau cuma kepake sebentar!

cara memijat bayi yang benar

Ma, Begini 4 Cara Memijat Bayi yang Benar!

cara memijat bayi yang benar
Baby photo created by valuavitaly – www.freepik.com

Dengan mengetahui cara memijat bayi yang benar, Mama jadi bisa memijat si Kecil tanpa menyakitinya. Selain itu, si Kecil juga akan mendapatkan banyak manfaat dari pijatan yang Mama lakukan, salah satunya membuat anak tertidur pulas.

Untuk memulai memijat bayi, persiapkan beberapa peralatan, seperti minyak zaitun, bantal, pakaian bersih, dan alas bayi. Kemudian, jangan lupa Mama mencuci tangan terlebih dahulu supaya bersih. Usahakan untuk memijat seluruh bagian tubuh bayi dengan lembut, jangan terlalu keras supaya si Kecil nyaman.

Cara Memijat Bayi yang Benar dan Aman

Untuk lebih lengkapnya, berikut ini cara memijat bayi agar tidak rewel di seluruh bagian tubuhnya.

1. Memijat bagian kaki bayi

Area kaki bayi dipercaya kurang sensitif sehingga baik untuk memulai titik pijatan agar si Kecil tidak kaget. Tuangkan sedikit minyak ke telapak tangan Mama lalu mulai gosokkan di betis dan paha si Kecil. Kemudian balurkan ke bagian punggung kaki si Kecil, pijat perlahan dan lembut.

Pijat dengan gerakan berputar dari atas hingga ke jari-jari kaki bayi. Terakhir, Mama bisa pijat bagian jari-jari kaki bayi dengan tarikan lembut.

2. Pijat bagian lengan bayi

cara memijat bayi
Baby photo created by valuavitaly – www.freepik.com

Setelah bagian kaki, bagian selanjutnya untuk dipijat yaitu lengan. Sama seperti memijat kaki, cara memijat bayi yang benar pada bagian lengan juga membutuhkan minyak yang dituangkan di telapak tangan Mama. Setelah itu, langsung pijat bagian lengan atas bayi. Teruskan pijatan hingga ke bagian telapak tangan dan jari-jari lengan bayi.

3. Bagian punggung bayi

Bagian bayi selanjutnya yang harus dipijat adalah punggung bayi termasuk leher hingga bokongnya. Mama bisa posisikan bayi tengkurap untuk memudahkan memijat. Bisa ganjal bayi dengan bantal atau telungkupkan di paha Mama.

Mulai pijatan dari bahu, leher, dan punggung atas dengan menggunakan minyak pijat. Kemudian lanjutkan pijatan dengan gerakan jari memutar sampai bagian bokong Si Kecil.

4. Memijat bagian dada bayi

Bagian lainnya yang harus mama pijat adalah dada. Caranya cukup mudah, kok, Ma. yaitu dengan meletakkan kedua tangan di atas dada Si kecil kemudian pijat lembut ke arah luar kemudian ke arah dalam. Lakukan gerakan ini beberapa kali. Jangan lupa bagian leher depan juga sedikit dipijat untuk menghilangkan kotoran di bagian leher dan pernapasan Si kecil pun akan semakin lega.

Berbagai Manfaat Memijat Bayi dengan Benar 

manfaat pijat bayi
People photo created by jcomp – www.freepik.com

Ketika Mama menerapkan cara memijat bayi yang benar, Si Kecil bisa mendapatkan beberapa manfaat. Salah satunya, memberikan efek rileks bagi bayi sehingga ia bisa tertidur pulas. Karena tidurnya pulas, Si Kecil tidak akan rewel atau menangis di malam hari. 

Memijat bayi pun baik untuk sirkulasi darah dan mengurangi sakit gigi saat bayi tumbuh gigi. Selain itu, Si Kecil juga bisa mendapatkan rangsangan motorik dari Mama yang tentunya baik untuk perkembangan fisiknya. Aktivitas memijat bayi juga bisa jadi bonding yang baik untuk Mama dan bayi, lho. Si Kecil jadi merasa lebih dekat karena interaksi yang Mama lakukan.

Sebaiknya, Mama lakukan pijatan bayi saat ia terjaga dan tenang, serta hindari pijatan saat siang hari. Bisa-bisa ia tertidur siang seharian dan terjaga di malam hari. Aktivitas pijat bayi ini bisa dijadikan kegiatan rutin sebelum tidur supaya Si Kecil tidur berkualitas. Namun, jangan dulu memijat bayi saat ia sedang menang atau rewel, ya. Bisa jadi ia juga agak tidak nyaman dengan pijatan yang Mama lakukan.

Supaya Si Kecil lebih nyaman saat tidur, Mama bisa gunakan air purifier untuk menyaring udara kotor sehingga kualitas udara yang dihirup Si Kecil lebih baik. Yuk, sewa air purifier di mamasewa.com! Barangnya berkualitas, pilihan jenisnya bermacam-macam, harganya terjangkau, dan bisa diantar langsung ke rumah, lho!

anak belum lancar bicara

Penyebab Anak Usia 6 Tahun Belum Lancar Bicara dan Cara Mengatasinya

anak usia 6 tahun belum lancar bicara
Cute photo created by jcomp – www.freepik.com

Ketika anak usia 6 tahun belum lancar bicara pasti membuat Mama dan Papa khawatir. Meskipun memang setiap anak memiliki tahap pertumbuhannya sendiri-sendiri, akan tetapi sudah sewajarnya anak 6 tahun sudah harus lancar berbicara. Bisa jadi Si Kecil terkena keterlambatan bicara atau speech delay

Bentuk keterlambatan bicara yang dialami anak-anak mulai dari bicara tidak jelas sampai kesulitan mengungkapkan apa yang mereka inginkan. Biasanya, anak dengan keterlambatan bicara lebih sering menggunakan bahasa tubuh daripada bahasa verbal. Jika anak mengalami hal ini, jangan dibiarkan ya, Ma, karena akan mengganggu proses tumbuh kembangnya. Untuk itulah sebaiknya Mama mengetahui penyebab anak usia 6 tahun belum lancar bicara terlebih dahulu.

Penyebab Anak Usia 6 Tahun Belum Lancar Bicara

Beberapa penyebabnya bisa berupa:

  • Dibesarkan dalam lingkungan multilingual atau banyak bahasa sehingga anak kebingungan memilih kata-kata.
  • Kesulitan mengerti atau mencari kata-kata.
  • Gangguan pendengaran.
  • Kelainan rongga mulut, bisa disebabkan karena bibir sumbing atau kelainan lidah.
  • Gagap.
  • Pengabaian oleh orang sekitar.
  • Gangguan spektrum autisme.

Cara Mengatasi Keterlambatan Bicara

cara mengatasi keterlambatan bicara
People photo created by drobotdean – www.freepik.com

Untuk mengatasi anak usia 6 tahun belum lancar bicara, Mama dan Ayah harus secara aktif memberikan stimulasi yang tepat untuk perkembangan bahasanya. Beberapa cara yang bisa Mama lakukan adalah sebagai berikut:

1. Berkomunikasi dengan Si Kecil

Tak ada salahnya lho, Ma, mengajak komunikasi dengan anak sejak ia lahir. Hal ini dapat merangsang indera pendengarannya sejak kecil. Setelah ia besar, anak menjadi mulai terbiasa mendengar dan bisa mengatakan secara jelas keinginannya melalui kata-kata. 

Beri perhatian dengan menanggapi kata-katanya saat Si Kecil mengoceh dengan bahasa bayi. Buatlah anak ekspresif mengeluarkan keinginan dan perasaannya. 

2. Terus beri pertanyaan pada Si Kecil

Cara mengatasi anak usia 6 tahun belum lancar bicara selanjutnya adalah terus beri pertanyaan jika ia mulai mengeluarkan bahasa bayi dan memberikan reaksi positif. Hal ini untuk mempertegas apa yang anak ucapkan. Biarkan ia bercerita tentang apa pun yang ia alami dan ia rasakan. 

3. Bermain bersama Mama dan Ayah

anak belum lancar bicara
People photo created by tirachardz – www.freepik.com

Interaksi antara anak dan orangtua juga berperan dalam perkembangan bahasa verbalnya. Mama dan Ayah harus bisa menjadi anak kecil, dengan suara yang mirip anak kecil, pandangan mata yang sejajar, dan pertanyaan sederhana yang membuat Si Kecil senang bermain.

Selain itu, jangan lupa ajak Si Kecil berjoget, bertepuk tangan, atau menyanyi untuk menambah semangat dan kegembiraan kala bermain. Jika dilakukan dengan rutin, anak akan mencoba menirukan lirik lagu yang tentunya akan menambah kemampuan bahasanya.

4. Beri pujian saat anak mengalami perkembangan

Anak tahu saat ia diberi pujian artinya ia melakukan hal yang benar. Pujian, senyuman, pelukan, dan apa pun bentuk penghargaan Mama dan Ayah juga akan berpengaruh pada perkembangan bahasanya. Kunci utama merangsang berkembangnya kemampuan berbicara anak adalah dengan banyak-banyak berkomunikasi dengannya. Pastikan Bunda juga selalu memakai respons yang positif dan penuh kasih sayang.

5. Lakukan terapi

Umumnya, anak usia 3 tahun sudah bisa berbicara dengan jelas. Namun, jika si Kecil usia 6 tahun belum lancar bicara artinya ada yang salah dalam perkembangannya. Oleh karena itu, sebaiknya Mama konsultasikan dengan dokter spesialis anak. 

Jika anak tidak segera mendapatkan terapi pada usia 4 tahun, anak akan rentan tantrum dan stres karena sulit mengungkapkan keinginan mereka. Apalagi di usia tersebut ia sudah punya teman, dan temannya mungkin akan kesulitan berkomunikasi dengan anak.

Saat anak usia 6 tahun belum lancar bicara, Mama harus waspada, ya. Lakukan terapi dan terus stimulasi perkembangan Si Kecil. Mama juga bisa memilih permainan yang dapat merangsang stimulasi anak. Nah, Mama bisa sewa permainan anak di mamasewa.com yang menyediakan perlengkapan bayi dan anak-anak yang lengkap. Keuntungan yang Mama bisa peroleh adalah harganya lebih murah daripada beli, bisa diantar ke rumah, dan barang-barangnya berkualitas, serta terjamin kualitasnya. Yuk, sewa sekarang!

sepeda roda tiga

6 Rekomendasi Sepeda Roda Tiga Terbaik Buat Si Kecil

rekomendasi sepeda roda tiga
Family photo created by freepik – www.freepik.com

Sepeda roda tiga menjadi pilihan Mama dan Papa untuk melatih kemampuan anak bersepeda. Biasanya anak usia 1,5 hingga 2 tahun sudah menunjukkan tanda-tanda fisik bahwa ia siap main sepeda. Selain itu, anak juga menunjukkan tanda antusias saat melihat sepeda punya teman atau tetangga. Nah, jika Si Kecil sudah menunjukkan tanda-tanda itu, sebaiknya Mama segera memilih mainan sepeda roda tiga untuk Si Kecil.

Tips Memilih Sepeda Roda Tiga

Sebelum memberikan Si Kecil sepeda roda tiga, ada baiknya Mama mengetahui tips memilih sepeda supaya kenyamanan dan keamanan Si Kecil terjaga. Apa saja tipsnya, yuk, simak penjelasan berikut ini!

1. Pilih jenis sepeda berdasarkan usia anak

Jika Si kecil masih berusia 1,5 hingga 2 tahun, sebaiknya pilih dengan tongkat pengendali. Hal ini karena Si kecil masih belum mampu mendorong pedal dengan kakinya sendiri sehingga masih perlu bantuan Mama dan Ayah.

2. Sesuaikan dengan tinggi dan berat anak

Setiap jenis dan merk sepeda memiliki spesifikasi sepeda yang beragam. Pastikan Mama pilih yang sesuai tinggi Si Kecil dan kemampuan sepeda menopang berat Si Kecil. Tinggi dan kemampuan menopang berat ini tertera pada tiap sepeda. Jadi, pastikan pilih yang paling cocok dengan anak, ya, Ma!

3. Cek bahan pembuatan sepeda

Bahan badan sepeda dan ban sepeda roda tiga juga harus dijamin keamanannya, ya, Ma. Ban sepeda berukuran tebal dapat meredam guncangan dengan baik. Selain itu, pilih bahan badan sepeda dari plastik yang tebal. Hal ini karena plastik sangat mudah rusak namun bahannya ringan.

6 Rekomendasi Sepeda Roda Tiga

sepeda roda tiga
People photo created by prostooleh – www.freepik.com

Nah, setelah mengetahui tips memilih sepeda roda tiga, saatnya menyewa sepeda buat Si Kecil. Berikut ini ada 7 rekomendasi sepeda roda tiga yang cocok buat dijadikan mainan anak.

1. London Taxi Kick Bike

Sepeda Anak London Taxi Kick Bike yang merupakan sepeda untuk melatih keseimbangan anak dalam bersepeda. Sepeda ini cocok untuk usia 2-5 tahun, berat sepeda sangat ringan hanya 2,9 kg, memiliki 2 tone warna untuk saddle dan pegangan dengan tampilan vintage. Mama bisa sewa sepeda ini di mamasewa.com mulai dari Rp 5.000 per hari.

2. Sepeda Roda Tiga Safari

Sepeda ini sangat cocok untuk dimainkan di dalam maupun di luar ruangan. Selain itu, sepeda ini juga bermanfaat untuk membangun koordinasi, keseimbangan, dan keterampilan motorik besar. Keuntungan lainnya adalah membantu mempromosikan keterampilan motorik anak, sehingga menjadi aktif bermain dan melatih keseimbangan.

Mama bisa sewa sepeda safari ini mulai dari Rp 2.833 per hari di mamasewa.com. Oh iya, sepeda ini juga cocok untuk anak usia 2-3 tahun.

3. Pliko Scuderia Ferrari Go Kart Ride On Pedal

Sepeda roda 3 anak yang satu ini juga tak kalah bagus dari yang lainnya. Sepeda anak ini merupakan Go Kart tanpa mesin, dilengkapi pedal seperti sepeda. Terdiri dari 4 roda sehingga lebih stabil memudahkan anak untuk belajar mengoes / mengayuh pedal, menyalurkan energi si kecil yang aktif, membuat tubuh anak bugar dan mengembangkan motorik anak.

Terdiri dari setir yang bisa mengontrol roda depan untuk berbelok, lisensi resmi Ferrari Go Kart, dan tiang penyangga roda yang terbuat dari besi. Harga sewa Pliko mulai dari Rp 5.000 per hari saja, lho, Ma. Yuk, segera sewa sebelum kehabisan!

4. Sepeda Motion Bike Tricycle

Sepeda roda 3 anak ini merupakan generasi ke-2 dari sepeda motion yang bisa dipakai jadi roda 4 maupun roda 2. Saat menjadi roda 2, terdapat pedal untuk mengayuh. Selain itu, bisa juga berfungsi sebagai balance bike untuk berlatih keseimbangan agar lebih lancar dan lebih cepat memakai roda 2 nantinya.

Sepeda roda tiga ini juga sangat mudah dipasang dan disesuaikan tingginya, lho. Dengan tinggi jok 33cm dan bisa diatur menjadi 3-4 cm lebih tinggi. Berat sepeda juga termasuk ringan, hanya 3,5 kg dan bisa dipakai hingga berat anak 30 kg.

Harga sepeda Motion Bike ini adalah Rp. 700.000. Tapi Mama bisa sewa sepeda mulai dari Rp 4.166 per hari di mamasewa.com.

5. Balance Bike Geko Plus 4 in 1

Geko Plus 4in1 Balance Bike cocok sekali digunakan untuk anak usia 1,5 sampai 5 tahun dan mampu menopang berat anak hingga 50 kg. Selain terpakai lama, Geko Plus 4 in 1 Bike ini juga mendukung  perkembangan belajar anak dan tumbuh kembang anak, melatih keseimbangan, melatih anak mengayuh pedal, dan melatih keberanian pada anak.

Harga sepeda Balance Bike ini cukup Rp 5.000 per hari saja, lho, Mam.

6. Sepeda Roda Tiga Doona Liki Trike S1

rekomendasi sepeda roda tiga

Sepeda roda 3 anak ini bisa dibilang paling canggih karena bisa fiturnya bisa mengikuti sesuai usia anak. Ada 4 fase operasional sepeda yang bisa diubah-ubah dalam satu sepeda. Fase 1 cocok untuk anak-anak dari 10 hingga 18 bulan. Dilengkapi dengan safety bar, sandaran tinggi, pedal, kanopi UV dan push bar.

Fase 2 cocok untuk anak-anak dari usia 18 hingga 24 bulan karena memiliki bilah pengaman dan, jika perlu, kanopi UV dapat dilepas, pedal sudah dapat ditransfer ke depan, kemudi oleh anak, namun, masih dinonaktifkan.

Sedangkan, fase 3 cocok untuk anak-anak mulai dari 24 hingga 30 bulan. Pedal sudah bisa dikayuh dan dikemudikan oleh anak, terdapat sabuk pengaman 3 titik untuk keamanan Si Kecil. Lalu fase 4 cocok untuk anak di atas 30 bulan. Si Kecil bisa menyetir sepeda roda tiga sendiri, sandaran rendah dipasang dan push bar harus dilepas.

Harga sewa sepeda Doona Liki Trike ini hanya Rp 12.857 per hari, lho, Mam!

Jangka waktu mainan sepeda roda tiga tergolong pendek. Hal ini karena Si Kecil akan semakin besar, kakinya bertambah panjang, dan akan semakin sulit dikendarai oleh Si Kecil.

Oleh karena itu, daripada beli mendingan Mama sewa sepeda roda tiga di mamasewa.com. Terdapat berbagai pilihan sepeda roda tiga yang sesuai dengan umur Si Kecil, harga sewanya terjangkau, barang-barang berkualitas dan terjamin keamanannya, serta sepeda roda tiga bisa diantar ke rumah langsung, lho. Tunggu apalagi, Ma? Yuk, segera sewa sebelum kehabisan!

ciri ciri anak autis

Mam, Yuk Kenali Ciri-Ciri Anak Autis dan Cara Menanganinya

ciri ciri anak autis
School photo created by pvproductions – www.freepik.com

Untuk mengenali ciri ciri anak autis, sebenarnya Mama dapat memperhatikan Si Kecil mulai dari masih bayi. Salah satu ciri yang paling terlihat yaitu jarang melakukan kontak mata dan kurang responsif ketika namanya dipanggil. Namun, gejala autis ringan biasanya akan terlihat jelas saat anak berusia 2-4 tahun.

Ciri-Ciri Anak Autis Serta Cara Menanganinya

Nah, untuk mewaspadai autisme pada anak, berikut ini adalah beberapa ciri-ciri anak autis ringan yang perlu Mama ketahui!

1. Kesulitan berkomunikasi

Ciri autis pada bayi yang pertama adalah anak sulit berkomunikasi, baik dari segi berbicara, menulis, membaca, dan memahami bahasa tubuh. Hal ini yang membuat anak sulit memulai percakapan dan memahami maksud dari perkataan orang lain.

Selain itu, anak juga sering mengucapkan satu kata secara berulang, mengucapkan sesuatu dengan nada tertentu, atau sering tantrum.

2. Sulit bersosialisasi

ciri ciri anak autis
Girl photo created by master1305 – www.freepik.com

Anak autis sering kali asyik dengan dunianya sendiri sehingga sulit bersosialisasi dengan orang di sekitarnya. Terkadang, ciri-ciri anak autis ringan pun terlihat dari sikap kurang merespons terhadap perasaannya sendiri atau orang lain.

Tak heran jika si Kecil dengan autisme sangat sulit berteman, bermain, atau berbagi mainan dengan teman sebayanya. Ia pun akan sangat sulit fokus terhadap mata pelajaran di sekolah.

3. Memiliki gangguan perilaku

Ciri-ciri anak autis lainnya yaitu memiliki gangguan perilaku pada objek, topik, atau aktivitas tertentu. Seringkali, si Kecil yang mengalami autisme hanya menyukai mainan tertentu, topik tertentu yang mereka pelajari di sekolah, atau satu aktivitas yang sangat mereka nikmati.

Jika Si Kecil menunjukkan perilaku obsesif, hal ini bukanlah ciri autisme, tetapi tetap perlu diwaspadai ya Mam. Terkadang terdapat juga masalah lain yang tidak terdiagnosis dan dapat menyebabkan perilaku serupa. Jadi, pastikan Mama konsultasi dengan dokter spesialis anak untuk mengetahui jawabannya.

Beberapa ciri ciri anak autis lainnya yang perlu Mama waspadai yaitu:

  • Suka marah, menangis, atau tertawa tanpa alasan
  • Hanya suka makanan tertentu
  • Hanya menyukai objek tertentu
  • Suka melakukan aktivitas yang membahayakan dirinya sendiri, seperti menggigit tangan atau membenturkan kepala ke dinding
  • Bahasa atau gerakan tubuh yang cenderung kaku
  • Sulit tidur

Cara Menangani Anak Autis

cara menangani anak autis
Hand photo created by pvproductions – www.freepik.com

Sebagai orangtua tentu Mama menghabiskan banyak waktu untuk memikirkan solusi ketika si Kecil didiagnosa autis. Mulai dari perawatan medis, terapi, hingga perawatan di rumah secara rutin, tentu menjadi fokus orang tua . Berikut ini beberapa tips cara menangani anak autis agar pertumbuhan dan perkembangan anak optimal.

1. Fokus pada hal positif

Sama seperti anak lainnya, anak autis juga memiliki kelebihan. Artinya Mama bisa memuji si Kecil ketika anak sudah melakukan hal baik. Selain memberikan pujian, beri juga hadiah sebagai bentuk penghargaan jika si Kecil sudah melakukan hal yang baik dan patut mendapatkan apresiasi.

2. Buat rutinitas yang konsisten

Anak autis lebih menyukai rutinitas dan keteraturan. Pastikan Mama memiliki jadwal yang selalu sama setiap hari sehingga anak akan lebih mudah berlatih saat melakukan terapi.

Cara ini akan membuat anak autis lebih mudah mempelajari kemampuan dan kebiasaan baru. 

3. Jangan lupa me time

Terapi, perawatan medis, dan sebagainya seringkali membuat stres. Sesekali Mama bisa bersenang-senang dan melakukan aktivitas me time, di sela-sela waktu terapi dan perawatan medis yang Mama dan si Kecil jalani.

4. Jangan lupa pikirkan diri Mama

Tidak mudah lho mengurus anak, apalagi pada si Kecil yang memiliki kebutuhan khusus dan perlu perhatian ekstra. Terkadang Mama sebagai orang tua harus kehilangan beberapa rutinitas yang biasa Mama lakukan demi mengurus si Kecil. 

Usahakan lakukan hobi, olahraga, makan sehat, dan meditasi agar Mama tidak kehilangan jati diri. Sempatkan juga memanjakan diri Mama dengan spa, pijat, pacaran berdua dengan Papa, dan lakukan hal apapun yang ingin Mama lakukan.

Terdapat berbagai ciri ciri anak autis, jenis dan karakteristik autisme. Ketahui apa yang paling Si Kecil butuhkan dengan berkonsultasi ke dokter spesialis anak. Terapi, perawatan medis, dan perawatan lainnya dilakukan semata-mata untuk meningkatkan kualitas hidup anak autis dan diharapkan anak dapat hidup lebih mandiri.

Nah, kalau Mama butuh perlengkapan dan mainan anak yang bisa disewa daripada beli, Mama bisa sewa di mamasewa.com. Mamasewa menyewakan berbagai perlengkapan si Kecil, peralatan MPASI, mainan anak, high chair, dan peralatan lainnya dengan harga sewa yang terjangkau. Selain itu kondisi barang selalu bersih dan higienis hampir sama seperti baru! Barang yang disewa juga bisa langsung diantar sampai depan rumah Mama. Tunggu apa lagi? Yuk, segera sewa!

penambah nafsu makan anak

Ini Dia 6 Makanan Penambah Nafsu Makan Anak, Yuk Coba Mam!

penambah nafsu makan anak
Baby photo created by cookie_studio – www.freepik.com

Makanan penambah nafsu makan anak diperlukan saat Si Kecil mulai menunjukkan gejala gerakan tutup mulut alias GTM. Kalau sudah GTM begini, si Kecil jadi kelaparan, Mama yang pusing karena takut terjadi apa-apa dengan anak. Apalagi dalam masa tumbuh kembang si Kecil, yang mana nutrisi dan asupan gizi sangat dibutuhkan dan penting bagi tubuhnya.

Tentu, Mama yang pertama kali paling sedih dan panik saat si Kecil kehilangan nafsu makan, bukan? Tapi tak perlu terlalu cemas Mam, karena hal ini proses yang wajar dalam fase tumbuh kembang anak. Mama pun dapat mengantisipasi kalau-kalau si Kecil nggak nafsu makan. Yuk, kenali dulu apa penyebab anak tidak nafsu makan, dan menu makanan apa saja yang bisa membantu menambah selera makan si Kecil!

Penyebab si Kecil Tidak Nafsu Makan

Penyebab anak tidak nafsu makan bermacam-macam. Bisa jadi karena anak sedang tumbuh gigi, sariawan, diare, demam, atau tidak suka dengan makanannya. Alasan lain bisa juga karena si Kecil terlalu banyak makan camilan, seperti permen, cokelat, snack, atau jajanan, yang menyebabkan ia kekenyangan duluan dan kurang nafsu pada menu makanan utama.

Nah, agar Mama nggak bingung lagi kalau si Kecil mengalami fase tidak nafsu makan, Mama bisa berikan makanan penambah nafsu makan anak berikut ini. Simak, ya!

Makanan Penambah Nafsu Makan Anak

makanan penambah nafsu makan anak
Baby photo created by freepik – www.freepik.com

Berikut ini makanan penambah nafsu makan anak yang perlu Mama tahu:

1. Minyak Ikan

Minyak ikan dipercaya sebagai makanan penambah nafsu makan anak. Kandungan omega-3 yang ada pada minyak ikan dapat membuat si Kecil mau membuka mulut dan makan makanan yang Mama tawarkan. Coba selipkan minyak ikan ke dalam menu makanan si Kecil, sebelum Mama menghidangkannya.

Menurut beberapa ahli kesehatan untuk anak, memang masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai dampak minyak ikan terhadap meningkatnya nafsu makan anak. Akan tetapi, Mama masih bisa memberikan minyak ikan pada si Kecil karena baik untuk pertumbuhan dan perkembangan otaknya.

2. Jahe

Jahe adalah bumbu yang biasa Mama gunakan untuk masakan. Nah, kali ini kita tambahkan dalam menu makanan penambah nafsu makan si Kecil, yuk! Mama bisa kreasikan dengan cara menggabungkan ke dalam minuman atau makanan kesukaan si Kecil.

Selain menambah nafsu makan anak, jahe juga dipercaya mampu mengatasi perut kembung, mual, atau muntah.

3. Makanan Penambah Nafsu Makan Anak dari Kacang-kacangan

menu makanan penambah nafsu makan anak
Food photo created by rawpixel.com – www.freepik.com

Selain minyak ikan dan jahe, Mama juga bisa berikan si Kecil kacang-kacangan untuk menambah nafsu makannya. Misalalnya, Mama dapat mengolahnya jadi menu bubur kacang hijau atau sebagai topping makanan lainnya. 

Beberapa pilihan kacang yang bisa Mama berikan ialah kacang mete, kacang almon, kacang tanah, atau kacang hijau yang kaya akan vitamin, mineral, dan kalsium yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangan si Kecil.

4. Kentang

Selain nasi, Mama bisa mengganti sumber karbohidrat dari olahan kentang. Mungkin saja si Kecil bosan dengan makanan yang itu-itu saja. Kuncinya, Mama harus kreatif mengkreasikan berbagai menu menjadi makanan kesukaan si Kecil. Dengan begitu, kemungkinan nafsu makan si Kecil semakin tinggi.

5. Menu Makanan Penambah Nafsu Makan Anak dari Olahan Wortel

Wortel bisa jadi pilihan dalam menu penambah nafsu makan anak. Kandungan vitamin A yang tinggi pada wortel juga sangat baik untuk kesehatan mata si Kecil. Nah, kalau anak kurang suka dengan wortel, Mama bisa membuat kreasi wortel menjadi bakwan, nugget sayur, atau sop ayam yang dicampur wortel. Dengan begitu, si Kecil jadi tidak bosan melahap masakan Mama.

6. Alpukat

Buah alpukat dikenal karena kandungan kalorinya yang tinggi sehingga baik untuk pertumbuhan anak. Tak hanya tinggi kalori, alpukat juga padat nutrisi dengan mengandung 20 jenis vitamin dan mineral serta lemak tak jenuh.

Alpukat juga bisa dikreasikan dengan berbagai bahan makanan lainnya sehingga Si Kecil tidak bosan memakannya. Mama bisa mengkreasikan alpukat menjadi berbagai menu penambah nafsu makan Si Kecil. Misalnya, jus alpukat, alpukat kocok, salad, dan roti bakar isi alpukat. Pasti Si Kecil suka karena rasa alpukat yang gurih dan teksturnya yang mudah dikunyah.

Selain memberikan makanan di atas, Mama juga bisa memberikan makanan kesukaan Si Kecil. Kalau anak lebih suka makan gorengan, jangan lupa tambahkan sayuran supaya asupan nutrisinya tetap terjaga. Usahakan jangan melakukan apa pun selain fokus pada makanan saat waktu makan tiba. Hal ini untuk melatih fokus Si Kecil agar tidak terbagi.
Mama juga bisa menyewa berbagai peralatan makan Si Kecil, seperti high chair, food processor, kursi makan, alat makan, dan berbagai kebutuhan Si Kecil lainnya di Mamasewa.com.

Barang-barang di Mamasewa sudah terbukti kualitasnya, higienis karena dibersihkan terlebih dahulu, harganya terjangkau, menarik perhatian Si Kecil karena lucu-lucu, dan bisa diantar langsung ke rumah. Daripada beli hanya terpakai sebentar, mending sewa aja yuk, Ma!

perawatan pompa asi

5 Rekomendasi Buku Parenting Pilihan Mamasewa, Wajib Dibaca!

Rekomendasi Buku Parenting – Pernah mendengar ungkapan “anak adalah cerminan dari orang tua”? Yap, ungkapan ini merupakan hal nyata yang akan Mama temukan saat si kecil hadir. Sebab, faktanya anak memang akan cenderung mengikuti dan mempelajari secara tidak langsung perilaku yang dia lihat ketika orang tua akan melakukan tindakan. 

Memberikan pendidikan terbaik dalam mengasuh dan mendidik anak sejak dini penting untuk dilakukan. Sebab orang tua sangat memiliki pengaruh yang besar dalam tumbuh kembang si kecil. Apalagi di era teknologi yang semakin canggih saat ini, akan banyak tantangan yang dihadapi para orang tua.

Nah, agar Mama tidak kesulitan dalam mendidik anak nantinya, ada berbagai macam sumber pembelajaran yang bisa mama jadikan acuan. Salah satunya dengan membaca buku parenting!

Biasanya buku ini dibuat berdasarkan dari kisah para ibu dalam mendidik dan mengasuh si kecil hingga mereka berhasil dan bagaimana peran orang tua dalam pertumbuhan sang buah hati. Selain itu, ada berbagai pakar dari bidangnya yang akan memberikan arahan yang tepat untuk mama dan sesuai dengan perkembangan zaman saat ini.

Kira-kira apa saja sih rekomendasi buku parenting yang tepat untuk mama baca? Mamasewa memberikan pilihannya untuk Mam! Yuk disimak selengkapnya!

1. Calmer, Easier, Happier Parenting – Noel Jarnis, Norton

rekomendasi buku parenting
http://amazon.co.uk

Salah satu rekomendasi buku parenting best seller impor yang layak untuk Mama baca pertama kali adalah Calmer, Easie, Happier Parenting. Buku terbaik ini dapat membantu mama bagaimana mengasuh anak dengan baik, benar, namun tetap selalu bahagia.

Menariknya, di dalam buku ini Mama akan mendapatkan berbagai macam strategi dalam mengasuh anak agar mau mendengarkan dan melakukan apa yang Mama minta kepadanya.

Saat menggunakan strategi-strategi ini, si kecil tidak hanya menjadikannya lebih kooperatif namun akan menjadi lebih percaya diri, mandiri dan perhatian. Buku ini dilengkapi dengan contoh kisah nyata dari orang tua lainnya.

Pastinya hal ini dapat menjadi pedoman bagi orang tua lainnya dengan panduan yang jelas agar tetap tenang dan lebih bahagia dalam mengasuh si kecil sekalipun dalam masa aqil baligh nantinya.

Untuk mendapatkan buku terbaik ini, mama cukup membeli dengan kisaran harga Rp 200.000,- saja. Tentu saja harga ini sangat pas jika dibandingkan dengan ilmu yang nantinya akan didapat.

2. Yes, Your Baby is Genius – Glenn Doman, Janet Doman 

rekomendasi buku parenting
http://tokopedia.com

Buku satu ini sangat menarik lho Mam untuk dibaca! Karena dari buku ini, Mama bisa belajar untuk memberikan stimulus pada si kecil dan mengukur serta memperkaya di tahun pertama kehidupannya.

Terlebih, saat bulan pertama kelahirannya. Hal ini penting, karena kebahagiaan si kecil akan menjadi kesejahteraan bagi dirinya di jangka waktu yang panjang. 

Dari Yes, Your Baby is Genius, Mama akan mendapatkan informasi penting yang diperlukan untuk membantu sang buah hati dalam mengenal pertumbuhannya dari masa ke masa. Selain itu, buku ini juga memberikan bimbingan kepada orang tua untuk menciptakan lingkungan rumah yang baik untuk meningkatkan perkembangan otak si kecil. Karena kembali lagi, lingkungan yang baik akan tentu saja akan mempengaruhi tumbuh kembang sang anak.

Mama bisa mendapatkan buku terbaik ini secara online dengan harga di kisaran Rp 250.000,-.

3. ParenThink – Mona Ratuliu

rekomendasi buku parenting
http://facebook.com

Tidak bisa dipungkiri, banyak artis Indonesia yang tidak hanya jago dalam berakting saja lho. Ada banyak artis lainnya yang memiliki kemampuan yang bisa menjadi inspirasi untuk banyak orang. Salah satunya Mona Ratuliu.

Yap, selain jago dalam berakting artis satu ini juga merupakan seorang penulis dari buku terbaik yaitu ParenThink.  Sebagai artis dan juga orang tua bagi ketiga anaknya, Mona Ratuliu membagikan pengalamannya dalam mendidik sang buah hati.

Tentunya, buku ini sangat cocok dibaca untuk orang tua muda yang merupakan pemula dalam dunia parenting. Dengan menerapkan ilmu parenting ala Indonesia yang digagas oleh Ki Hajar Dewantara, Mona mengajak para orangtua untuk menjadi teladan bagi anak. Selain itu membangun semangat, serta terus memberikan dorongan agar anak tumbuh menjadi manusia dewasa yang sesungguhnya.

Tertarik untuk membacanya? Mama bisa mendapatkannya dengan harga kisaran Rp 40.000,- saja!

4. Gentle Discipline – Sarah Ockwell, Smith 

rekomendasi buku parenting
http://ubuy.co.id

Sering bingung dengan cara menangani anak yang memiliki sikap buruk atau sulit diatur? Mama bisa membaca buku satu ini!

Gentle Discipline karya Ockwell dan Smith merupakan salah satu rekomendasi buku parenting lainnya yang membahas tentang cara menempatkan empati dan rasa hormat kepada si kecil sebagai pusat pengasuhan. Tentu saja, tujuan dari buku ini untuk orang tua memahami, mengapa anak-anak mereka berperilaku buruk.

Selain itu, Mama dapat mengetahui bagaimana si kecil dapat merespons secara efektif dan lembut.

Gentle Discipline akan membawa para orang tua sadar dan memahami penyebab perilaku buruk si kecil dengan lebih mudah tanpa perlu melibatkan emosi sesaat. Di sini, mama dapat belajar cara memperbaiki hubungan yang baik dengan si kecil. Pastinya memberikan solusi dalam permasalahan yang dialami saat mendidik sang buah hati.

Mama bisa mendapatkannya dengan harga mulai dari Rp 100.000,- di toko online kesayangan!

5. Pemuda Bukan Remaja – Kiki Barkiah

rekomendasi buku parenting
http://shopee.co.id

Mempersiapkan anak menuju aqil baligh menjadi sebuah proses panjang yang harus dilakukan oleh para orang tua. Tentu saja, pondasi dasarnya harus dimulai sejak usia dini. Karena jika tidak, si kecil akan tumbuh menjadi pribadi yang terlambat untuk dewasa serta belum siap untuk memikul beban serta tanggung jawab saat usia aqil baligh nanti. 

Pemuda bukan remaja menjadi salah satu buku yang akan membawa para orang tua untuk belajar mendidik si kecil berdasarkan pengalaman dari para orang tua lainnya termasuk dari kisah sang penulis. Dengan begitu, mama bisa mendapatkan berbagai ilmu dari berbagai referensi para orang tua lainnya terkhusus di masa ia akan beranjak ke masa aqil baligh.

Selain itu, buku ini juga memberikan pelajaran bagaimana mengajarkan si kecil untuk mandiri nantinya sesuai dengan pemaparan berbagai problematika para pemuda yang ada di tengah masyarakat. Buku ini akan memberikan solusi berdasarkan pembahasan dan masalah yang dialami para orang tua.

Buku dengan pelajaran menarik ini bisa Mama dapatkan dengan harga kisaran mulai dari Rp 60.000,- untuk persiapan sang buah hati menuju masa aqil baligh nya nanti.

Nah, ini dia 5 rekomendasi buku parenting pilihan Mamasewa yang wajib dibaca oleh Mama! Rajin membaca buku, akan memudahkan mam untuk mendapatkan solusi serta ilmu saat mendidik si kecil terutama di masa tumbuh kembangnya. Karena kebahagiaan ibu adalah kebahagiaan untuk si kecil juga!