Golden age merupakan masa tahapan tumbuh kembang anak yang paling berharga. Fase ini terjadi pada usia 0-5 tahun pertama kehidupan si Kecil. Pada masa emasnya si Kecil mampu menyerap bebagai hal di sekitarnya dengan optimal. Dalam fase golden age, anak mengalami pertumbuhan yang sangat pesat, sehingga penting bagi orang tua untuk menanamkan karakter yang baik pada si Kecil di masa ini. Lalu, apa saja hal-hal yang wajib dilakukan orang tua, saat si Kecil memasuki fase golden age?

Untuk memanfaatkan sebaik-baiknya fase golden age, orang tua wajib mendukung tumbuh kembang si Kecil di masa ini. Hal-hal yang harus dilakukan orang tua yaitu merangsang motorik si Kecil, mengasah kecerdasan dan kreativitasnya, mengenali potensinya, dan masih banyak lagi. Kali ini, Mamasewa akan mengajak Mama memahami hal-hal apa saja yang penting dilakukan orang tua di masa emas anak. Yuk Ma, simak penjelasannya berikut ini!

golden age

Optimalkan Masa Golden Age

1. Melakukan Stimulasi yang Tepat

Masa golden age si Kecil sangat menentukan dan berpengaruh pada tumbuh kembang di fase pertumbuhan berikutnya. Untuk itu, orang tua perlu memberikan stimulasi-stimulasi yang tepat pada tiap tahapan tumbuh kembang anak. Memberikan stimulasi yang tepat seperti rangsangan motorik halus maupun motorik kasar, mengasah kreativitas dan kecerdasan si Kecil, dapat menjadi bekal yang baik untuk masa depannya. Sehingga, nantinya si Kecil akan tumbuh menjadi pribadi yang kuat, cerdas, kreatif, mandiri dan memiliki kemampuan sosial yang baik.

2. Merangsang Kreativitas si Kecil

Kreativitas merupakan ketrampilan dasar yang harus dimiliki si Kecil agar mampu berpikir menyelesaikan masalah yang ia hadapi. Selain itu, kreativitas juga membiarkan ia mengeksplorasi hal-hal baru. Maka dari itu, penting bagi orang tua untuk bantu mendorong kreativitas si Kecil sejak dini.

Dengan kreativitas yang mumpuni, si Kecil memiliki modal meraih kesuksesan dalam bidang-bidang yang diinginkan di masa depannya kelak. Pentingngnya mengasah kreativitas di masa golden age si Kecil akan membantunya saat dewasa, karena pembentukan karakter paling optimal terjadi pada usia anak.

3. Mengasah Kecerdasan si Kecil

Kecerdasaan pada anak tidak terjadi begitu saja tanpa adanya dorongan dan dukungan dari orang tua. Meskipun si Kecil bisa saja memiliki bakat sejak lahir, namun tanpa pendampingan dari orang tua, ketrampilannya tidak akan berkembang secara maksimal. Mengasah kecerdasannya bisa dilakukan sesuai tahapan usia. Beberapa kegiatan yang bisa mengasah kecerdasan si Kecil yaitu mengenal warna, nama buah, nama binatang, mendengarkan dongeng, mewarnai, dan sebagainya. Dengan kegiatan-kegiatan tersebut, si Kecil mampu mengekspresikan apa yang ia serap dalam pikirannya.

Dalam mengasah kecerdasan anak, proes yang diperlukan tidak sebentar. Orang tua dan lingkungan terdekat yang akan menentukan keberhasilan proses kecerdasaan optimal si Kecil. Maka dari itu, peran orang tua sangat penting untuk memberikan stimulasi kecerdasan pada masa golden age, karena pada fase ini otak si Kecil mengalami pertumbuhan yang pesat.

golden age

4. Memahami Potensi si Kecil

Orang tua perlu mengenali dan memahami potensi si Kecil, agar dapat mendukungnya secara optimal. Dengan memahami potensinya, orang tua bisa mengarahkan potensi tersebut untuk diasah, sehingga menjadi ketrampilan yang bernilai. Sebagai contoh, jika si Kecil cenderung suka menyanyi, Mama bisa mendukungnya dengan melatih bernyanyi yang benar, atau mengikutsertakan ia dalam les vokal. Ketika orang tua mampu menangkap potensi yang dimiliki si Kecil pada masa golden age-nya, maka semakin mudah pula untuk mendukung kemampuannya. Potensi si Kecil apapun itu wajib didukung dengan baik, karena kemampuan tersebut merupakan ketrampilan yang dapat ia kuasai, dan akan membantu kesuksesannya di masa depan.

usia emas

5. Mengasah Kemampuan Kognitif

Mengasah kemampuan kognitif anak di usia emasnya adalah investasi yang dapat diberikan orang tua kepada si Kecil. Memahami dan mendukung kemampuan kognitif anak penting dilakukan agar ketika dewasa anak terbiasa berpikir logis. Selain itu, kemampuan kognitif yang baik dapat melatih kemampuan komunikasi yang baik, berkperilaku santun dan mencintai lingkungan sekitar. Upaya yang bisa dilakukan untuk mengasah kemampuan kognitif si Kecil yaitu dengan mengajaknya pergi ke tempat baru. Tempat baru termasuk tempat wisata seperti kebun binatang, pegunungan, pantai, tempat hiburan, yang belum pernah ia kunjungi. Setelah itu, Mama bisa meminta si Kecil untuk meceritakan pengalaman apa saja yang ia dapatkan sewaktu mengunjungi tempa baru. Dengan demikian, kemampuan kognitif si Kecil semakin terasah.

Itulah beberapa upaya yang wajib Mama lalukan untuk mengoptimalkan tumbuh kembang si Kecil di masa emasnya. Masa golden age si Kecil tidak boleh disia-siakan, karena di usia ini orang tua dapat menanamkan nilai-nilai yang menentukan masa depannya. Untuk mendukung tumbuh kembang si Kecil secara maksimal memang membutuhkan biaya yang tidak sedikit, namun hal ini jangan sampai menjadi penghambat pertumbuhan si Kecil ya, Ma. Agar bisa meminimalisir kebutuhan si Kecil, Mama tidak harus membeli semua kebutuhannya. Di Mamasewa.com, Mama bisa menyewa kebutuhan-kebutuhan tumbuh kembang si Kecil seperti mainan yang bisa merangsang motoriknya, hingga perlengkapan traveling. Selain bisa berhemat, menyewa segala kebutuhan si Kecil juga lebih efisien, karena mainan atau barang yang diperlukan si Kecil nantinya tidak terpakai lagi seiring pertambahan usia. Yuk, sewa kebutuhan si Kecil sekarang!

Leave a Reply