Tahapan tumbuh kembang anak harus dioptimalkan sesuai usianya. Salah satunya, dengan melatih motorik kasar Si Kecil sejak dini. Singkatnya, motorik kasar merupakan kemampuan Si Kecil melakukan gerakan pada bagian-bagian tubuhnya. Bagian tubuh yang digerakkan adalah otot-otot besar yang meliputi tangan, perut dan kaki. Lalu, aktivitas yang ditimbulkan diantaranya duduk, berdiri, berjalan, berenang dan kegiatan lain yang melibatkan gerak tubuhnya.

Merangsang motorik kasar pada Si Kecil perlu dilakukan secara rutin agar perkembangannya optimal. Perkembangan motorik kasar yang optimal dapat membantu kelancaran aktivitasnya sehari-hari. Dengan ketrampilan motorik kasar yang baik, ia bisa berjalan, berlari atau melompat dengan stabil, sehingga tidak membuatnya mudah terjatuh. Kemudian, jika Si Kecil memiliki ketrampilan motorik kasar yang baik, aktivitas-aktivitas dasar seperti makan dan ke kamar mandi juga dapat berjalan lancar.

motorik kasar

Selain itu, perkembangan motorik kasar yang baik juga akan mempengaruhi kinerja motorik halus Si Kecil. Misalnya, ketika ia bisa duduk stabil, maka ketika ia menggambar atau belajar menulis, Si Kecil tidak kesulitan memposisikan badan, sehingga dapat mendukung hasil kerja motorik halusnya.

Lalu, bagaimana cara menstimulasi motorik kasar Si Kecil sejak dini, Ma? Beragam cara dapat Mama lakukan untuk menstimulasi motorik kasar Si Kecil agar perkembangannya optimal. Cara yang paling mudah adalah dengan memberikan mainan maupun permainan yang dapat membantu menstimulasi geraknya. Yuk Ma, simak apa saja yang dapat membantu perkembangan motorik kasar Si Kecil!

Merangsang Motorik Kasar Si Kecil

1. Bermain di Playmat

Playmat adalah alas atau matras yang dibuat secara khusus untuk arena bermain Si Kecil. Di playmat yang biasanya dilengkapi dengan gambar dan warna menarik, dapat mendorong Si Kecil melakukan banyak aktivitas seperti menyentuh, berguling, tengkurap dan measakan tekstur matras. Hal ini dapat menstimulasi Si Kecil untuk mengekplor lingkungan sekitarnya.

Baca Juga :  Stroller Hamilton, Recommended Untuk Traveling

Mengajak Si Kecil bermain di playmat dapat melatih fokus dan koordinasi antara penglihatan dan otot tangan atau kakinya. Playmat yang biasa dilengkapi dengan warna-warna menarik serta mainan, dapat menarik perhatian Si Kecil untuk menggerakkan kaki dan tangannya sesering mungkin. Hal ini tentu dapat merangsang motorik kasarnya saat Si Kecil melakukan gerakan-gerakan tubuh.

motorik kasar

2. Belajar Berjalan dengan Push Walker

Saat Si Kecil mulai belajar berjalan, Mama perlu mendukungnya. Salah satu cara agar Si Kecil semakin lancar berjalan, Mama dapat membantunya dengan alat atau mainan seperti push walker. Mainan ini dapat membantu Si Kecil agar berjalan stabil dalam jangka waktu yang lebih lama. Melatih Si Kecil berjalan menggunakan push walker bisa dimulai sejak ia sudah bisa duduk dengan posisi sempurna dan mulai berdiri.

Biasnya, mainan push walker dilengkapi dengan berbagai permainan menarik yang dapat membuat Si Kecil happy. Permainan pada push walker seperti musik, lampu, boneka, dan lainnya, dapat meningkatkan daya tarik Si Kecil. Dengan bermain push walker, otot kaki Si Kecil akan terlatih dan menjadi lebih kuat.

motorik kasar

3. Memainkan Mainan Edukatif Pemukul

Memainkan permainan pukul-memukul seperti palu memukul boneka dan sejenisnya, dapat menstimulasi otot tangan Si Kecil. Biasanya permainan memukul ini dilengkapi dengan tambahan fitur yang dapat menarik perhatiannya seperti bunyi dan lampu. Sehingga, Si Kecil tertarik untuk mengulangnya berkali-kali. Hal ini secara tidak langsung dapat melatih otot tangannya menjadi lebih kuat. Sehingga kemampuan motorik kasarnya meningkat.

4. Bermain Bola

Mengajak Si Kecil bermain menggunakan mainan sejenis bola dapat efektif membantu merangsang motorik kasarnya. Untuk merangsang motorik kasar Si Kecil, Mama bisa memberikan bola dengan bahan yang lembut. Stimulasi akan terjadi ketika ia memainkan bola dan bergerak ke sana kemari untuk mengejar bola tersebut. Secara tidak langsung motorik kasarnya akan terlatih dengan permainan bola tadi.

Baca Juga :  Cari Sewa Pompa ASI Bekasi? Baca Ini Dulu!

5. Bersepeda Roda Tiga

Saat Si Kecil memasuki usia satu tahun ke atas, Mama dapat melatih motorik kasarnya dengan belajar bersepeda. Aktivitas bersepeda bisa dimulai dengan melatihnya bersepeda roda tiga terlebih dahulu, yang memungkinkan Si Kecil mampu mengendalikan keseimbangan. Bersepeda akan memperkuat otot kakinya dan melatih keseimbangan tubuh. Selain itu kecerdasan parsial Si Kecil juga dapat meningkat dengan aktivitas bersepeda. Jika dilakukan terus-menerus bersepeda sngat baik untuk menstimulasi motorik kasar Si Kecil agar tumbuh kembangnya optimal.

Beragam cara bisa Mama lakukan untuk merangsang motorik kasar Si Kecil. Cara-cara di atas merupakan kegiatan sederhana yang secara tidak langsung dapat melatih perkembangan motorik kasar anak. Mama nggak perlu bingung ke mana harus membeli mainan-mainan untuk stimulasi motorik Si Kecil, karena Si Kecil bisa memiliki mainan tersebut di Mamasewa.com. Tidak perlu membeli Ma, sewa aja dulu. Selain menghemat budget, Mama juga tidak perlu khawatir mainan tersebut nggak terpakai lagi nantinya saat Si Kecil sudah tidak membutuhkan. Mamasewa.com menyediakan playmat, push walker dan berbagai mainan lainnya yang dapat disewa dengan mudah dan murah. Mama pun tidak repot dalam mengoptimalkan tumbuh kembang Si Kecil. Yuk Ma, sewa mainan Si Kecil sekarang juga!

Leave a Reply