teknik power pumping

Mengenal Lebih Jauh Mengenai Teknik Power Pumping

Teknik power pumping merupakan topik yang harus Mama ketahui sedini mungkin. Ini berguna untuk mencari alternatif dalam memenuhi kebutuhan ASI si kecil, bila sewaktu-waktu suplai ASI Mama tidak mencukupi.

Mengapa terkadang suplai ASI Mama tidak cukup? Melansir laman Verywell Family, ini disebabkan dari beberapa di antara Mama yang menghasilkan lebih banyak ASI melalui teknik pemompaan. 

Lebih tepatnya sesuai ritme tubuh dalam memproduksi ASI di suatu waktu tertentu. Misal, ada Mama yang lebih banyak memproduksi ASI di pagi hari, namun lebih sedikit di sore hari sehingga butuh pemompaan untuk bisa mengeluarkan ASI. 

Meski begitu, belum tentu pemompaan bisa menambah pasokan ASI secara efektif, sehingga tidak sesuai yang diharapkan oleh Mama. Dalam laman Milkin’ Cookie saja, misalnya, dikatakan banyak Mama yang mengeluhkan pasokan ASI yang rendah.

Inilah sebabnya Mama dianjurkan untuk menggunakan teknik power pumping, dalam upaya memproduksi ASI dalam jumlah besar namun tidak membebani fisik Mama. Berikut penjelasan lebih lanjut mengenainya.

Apa itu Teknik Power Pumping?

teknik power pumping
Photo by Helena Lopes on Unsplash

Teknik power pumping atau yang dikenal sebagai cluster pumping, merupakan suatu cara mendapatkan lebih banyak ASI dengan meninggalkan pompa di payudara Mama. Dengan kata lain, Mama memerah ASI sebanyak frekuensi Mama menyusui bayi yang sedang di masa lonjakan pertumbuhan.

Misal, awalnya Mama perlu menyusui si kecil setiap 3 jam sekali. Namun dengan menggunakan teknik power pumping, si kecil hanya perlu asupan ASI sebanyak dua atau tiga kali setiap harinya.

Sifat teknik power pumping ini tidak wajib dan hanya sebagai pelengkap pemompaan reguler, dilakukan di luar rutinitas Mama. Meski begitu, pasokan ASI yang dihasilkan bisa menggantikan satu sesi pemompaan reguler.

Namun, perlu digaris bawahi bahwa Mama tidak bisa melakukan teknik power pumping bila bayi sering menyusui. Sebab, tubuh Mama akan kesulitan membuat susu tambahan di jam-jam istirahat.

Catatan Tambahan

Menggunakan teknik power pumping juga perlu memperhatikan berapa banyak Mama melakukan sesi menyusui. Lantaran bisa berpengaruh terhadap suplai ASI yang dihasilkan ke depannya.

Berikut beberapa faktor yang menyebabkan penurunan suplai ASI:

  • Mama kembali bekerja sehingga tidak bisa menyusui sesering dulu.
  • Melewatkan sesi menyusui karena sekarang bayi lebih sering makan makanan padat.
  • Sakit/menelan obat yang mengandung pseudoefedrin.
  • Sedang menstruasi.
  • Kebutuhan kalori yang tidak tercukupi.
  • Dan masih banyak lagi.

Terlepas itu, teknik power pumping tetap bisa membantu merangsang produksi susu secara alami dan mengembalikan rutinitas pemompaan Mama ke jalur semula.

Sebelum Melakukan Teknik Power Pumping

teknik power pumping
www.mamasewa.com

Sebelum melakukan teknik power pumping, tentu Mama perlu menentukan, apakah ingin menggunakan pompa manual atau elektrik. Jika Mama ingin kemudahan, coba gunakan pompa elektrik karena kinerja dan frekuensinya lebih efektif. Tidak ada yang salah dengan menggunakan pompa manual, namun ini bisa membuat Mama cepat lelah.

Menggunakan pompa ASI elektrik milik Mamasewa sangat direkomendasikan untuk Mama. Selain bisa menggunakan pompa dengan kualitas dan higienitas terbaik, Mama bisa cerdas dalam mengelola keuangan keluarga. Solanya, Mama tidak perlu membelinya, dengan menyewanya Mama sudah bisa menggunakan pompa ASI yang berkualitas apik. Sekali mengayuh, dua tiga pulau terlampaui kan, Mam?

Lebih baik lagi bila Mama menggunakan pompa payudara listrik ganda dan bra menyusui bebas tangan. Karena nantinya Mama bisa memerah ASI sambil melakukan berbagai aktivitas menyenangkan, seperti mengemil, membaca, dan lain sebagainya.

Cara Melakukan Teknik Power Pumping

teknik power pumping
Photo by Nikolai Chernichenko on Unsplash

Jika sudah meyakini power pumping mendatangkan banyak manfaat bagi tubuh Mama dan kebutuhan si kecil, maka selanjutnya adalah mempraktekkannya. 

Mulai saja dengan menghidupkan pompa selama satu jam/hari, dengan catatan tidak ada gangguan saat Mama melakukannya. Akan lebih baik jika Mama melakukannya di pagi hari, karena saat itulah persediaan susu banyak wanita paling tinggi. 

Selama proses pemompaan, usahakan tidak memompa secara asal-asalan karena bisa merugikan diri Mama sendiri dan si kecil. Ada baiknya Mama menggunakan pola pemompaan yang ditunjukkan sebagai berikut:

  • Mulai dengan memompa selama 20 menit, lalu istirahat selama 10 menit.
  • Pompa lagi selama 10 menit, kemudian dilanjutkan dengan istirahat selama 10 menit.
  • Akhiri dengan memompa lagi selama 10 menit.
  • Lakukan ini sebanyak sekali atau dua kali sehari.

Jika Mama merasa keberatan dengan cara di atas, Mama bisa menggunakan alternatif lain yang lebih ringan:

  • Pompa selama 5 menit, lalu istirahat selama 5 menit.
  • Pompa lagi selama 5 menit, kemudian dilanjutkan dengan istirahat selama 5 menit.
  • Akhiri dengan memompa lagi selama 5 menit
  • Lakukan ini sebanyak lima atau enam kali sehari.

Anda juga dapat mencoba pemompaan ganda: menggunakan kedua payudara selama setiap sesi. Sebagai alternatif, Anda mungkin ingin menyusui bayi Anda dengan satu payudara sambil memompa payudara yang lain.

Sisa hari bisa Mama gunakan untuk mengikuti rutinitas pemompaan dan/atau menyusui reguler. Idealnya meniru jadwal menyusui bayi seperti biasa dengan durasi waktu yang normal.

Namun, perlu diingat bahwa melakukan dua sesi cluster pumping yang panjang dalam satu hari dapat menguras mental dan fisik Mama. Sadarilah bahwa tubuh setiap Mama berbeda. Maka itu, sesuaikanlah penetapan lama waktu menghidupkan pompa dengan kondisi tubuh Mama.

Demikianlah artikel mengenai teknik power pumping dari Mamasewa. Semoga bisa memudahkan perjalanan Mama dalam men-ASI-hi si kecil, ya!

ciri ASI basi

Tak Layak Dikonsumsi oleh Si Kecil, Ini 5 Ciri ASI Basi!

Informasi mengenai ciri ASI basi mesti Mama ketahui sejak dini, karena akan berpengaruh pada perah ASI ke depannya. Bukankah kecewa sekali rasanya, ketika mengetahui bahwa ASI yang sudah susah payah dipompa, jadi basi dalam hitungan beberapa hari?

Sebelumnya, harus Mama ketahui bahwa ASI juga tidak jauh berbeda dari susu sapi, sama-sama bisa menjadi busuk bila dibiarkan di tempat terbuka atau disimpan lama di dalam lemari es. Mengutip The Centers for Disease Control and Prevention (CDC), sebaiknya ASI disimpan pada suhu kamar selama kurang lebih 4 jam untuk ASI segar dan kurang lebih 2 jam buat ASI yang dicairkan.

Demikian pula, ASI harus disimpan dalam lemari es selama empat hingga delapan hari. Lebih dari itu, susu harus dibekukan selama empat hingga 12 bulan. Atau segera digunakan tepat sebelum timbul ciri ASI basi. 

Membaca beberapa ciri ASI Basi ini adalah cara termudah untuk memastikan apakah ASI Mama basi atau tidak. 

1. Ciri ASI Basi yang Mudah Dikenali; Tercium Bau Busuk!

Mencium bau aneh dari ASI adalah langkah pertama yang bisa Mama lakukan dalam mengenali basi atau tidaknya ASI. Meskipun kebanyakan ASI mempunyai bau yang tidak jauh berbeda dengan susu sapi basi, masih ada beberapa yang punya ciri khas bau basi sendiri.

Melansir laman Rocky Dad, bau basi dari ASI bervariasi, tergantung pada pola makan Mama. Bisa saja ada yang berbau logam, sabun, maupun bau-bau “aneh” lainnya, terdeteksi dari betapa bayi tidak suka dengan bau ASI atau tidak. 

Lebih lanjut, Mama bisa coba mengendus bau basi dari ASI dengan menaruhnya di dalam lemari es atau pada suhu kamar. Bekukan saja ASI selama lima hari kemudian mencairkannya untuk menguji aromanya. Jika rasanya hanya sedikit asam setelah dibekukan, maka ASI masih aman untuk bayi Mama.

Akan tetapi, perlu Mama perhatikan bahwa beberapa bayi akan menolak ASI dengan kondisi ini. Jadi, sebelum membekukan ASI, usahakan untuk menyusu ASI yang cair terlebih dahulu pada bayi Mama. Namun apabila terlanjur, Mama bisa mengatasinya dengan memanaskan ASI dulu sebelum dibekukan.

2. Tidak Tercampur Saat Diaduk Juga Termasuk Ciri ASI Basi, Lho!

ciri ASI basi
Photo by engin akyurt on Unsplash

Walaupun ASI secara alami terpisah menjadi lapisan berlemak dan tidak berlemak ketika mengendap, namun jika ASI masih segar biasanya akan kembali tercampur dengan baik tatkala diaduk.

Sebaliknya, ASI yang tidak tercampur saat diaduk menunjukkan ciri ASI yang basi.

3. Bisa Bertahan di Kulkas Selama Lebih dari 4 Hari

ASI dapat tersimpan dalam lemari es sampai empat hari, setelah itu harus langsung digunakan dalam kurun waktu 24 jam. Biar bisa mengetahui waktu penyimpanan dengan baik, usahakan memberi label pada semua ASI Mama yang dipompa.

Mama juga bisa memaksimalkan umur simpan ASI dengan meletakkannya di tempat paling dingin di dalam lemari es, bukan di bagian pintu, yang mana suhunya paling mudah berubah-ubah. Perhatikan pula cara dan tempat menyimpan ASI di dalam kulkas yang Mama gunakan, biar bisa memeroleh ASI dengan nutrisi terbaik.

Untuk jumlah ASI yang disimpan, ada baiknya Mama hanya menaruh 2 hingga 4 ons ASI dalam volume besar (59,1 hingga 118,2 mililiter).

4. Tidak Disimpan dengan Benar? Hati-Hati, Bisa Jadi Ciri ASI Basi!

ciri ASI basi
Photo by Jaye Haych on Unsplash

Seperti makanan pada umumnya, ASI akan cepat basi bila tidak disegel dengan baik atau ada bagian wadah yang robek. Untuk penyimpanan ASI yang optimal, ada baiknya Mama menggunakan wadah khusus menyimpan ASI.

Sebagai catatan, setelah Mama memompa ASI, bersegeralah untuk menyimpan ASI di bagian paling dingin di dalam kulkas. Jika sudah beku, Mama bisa langsung mengeluarkan ASI lalu menghangatkannya dengan air hangat selama beberapa menit. Berilah ASI pada si kecil dalam kurun waktu 24 jam.

5. Rasanya Asam

Cara termudah untuk mengenali apakah ASI Mama atau tidak adalah dengan mencicipinya sendiri. Meskipun rasa Asam dapat menunjukkan jika ASI sudah basi, namun bila rasa asamnya karena lipase yang tinggi, maka ASI masih tergolong aman. 

Tapi, ini balik lagi ke diri Mama. Jika merasa ragu apakah rasa asam aman atau tidak, buang saja ASI tersebut.

Cara Mencegah basi pada ASI

Sebelum menyiapkan ASI terbaik, ada baiknya Mama menyediakan peralatan-peralatan ASI terbaik, seperti dot, botol, dan perlengkapan pompa ASI. Adapun pompa ASI sendiri dapat Mama sewa di Mamasewa, dengan memilih produk yang sesuai si kecil. Tidak perlu ragu soal kualitas, karena higienitas dari pompa ASI milik Mamasewa.com sudah terjamin.

Jika semuanya sudah siap, maka langkah selanjutnya adalah mencuci semua peralatan ASI dengan telaten, tentunya dengan merebusnya selama 5 hingga 10 menit. Kemudian cuci semua peralatan dengan air sabun yang panas. Tetap semangat mengASIhi ya, Mam!

cara jitu menyapih anak

7 Cara Jitu Menyapih Anak dengan Baik dan Benar

Wah, si Kecil sudah waktunya berhenti ASI nih. Apa Mama juga sedang galau bagaimana ya cara jitu menyapih anak?

Ada banyak sekali cara untuk menyapih si Kecil. Mulai dari cara tradisional yang dilakukan secara turun-temurun maupun cara modern ala mama-mama kekinian. Namun sebenarnya bagaimana sih cara jitu menyapih anak yang baik dan benar?

Nah, jangan khawatir Mam. Mamasewa punya tips lengkapnya. Simak ulasannya, ya!

1. Tentukan Waktu yang Tepat untuk Menyapih

cara jitu menyapih anak
Photo by Wes Hicks on Unsplash

Masing-masing anak memiliki waktunya sendiri untuk berhenti minum ASI langsung dari payudara sang ibu. Meski WHO menyarankan pemberian ASI hingga 2 tahun, namun banyak faktor lain yang mendorong Mama untuk mempercepat atau memperlambat proses penyapihan.

Salah satu cara jitu menyapih anak adalah dengan mengenali tanda-tanda yang diberikan oleh si Kecil. Umumnya anak akan mulai memperhatikan dan tertarik pada makanan yang Mama makan. Menyapih juga dapat dilakukan saat si Kecil sudah bisa duduk dengan tegak dan reflek lidahnya perlahan menghilang.

2. Cara Jitu Menyapih Anak adalah dengan Perlahan

Menyapih adalah sebuah proses yang tidak bisa dilakukan secara instan. Mengurangi intensitas jadwal rutin menyusui bisa menjadi cara yang baik agar Mama dan si Kecil dapat saling menyesuaikan diri.

Cara ini dapat dimulai dengan menghilangkan jadwal menyusui di waktu-waktu yang kurang nyaman atau tidak disukai si Kecil. Gantilah dengan memberikan si Kecil cemilan untuk bayi atau minum susu melalui gelas saat umurnya sudah mencukupi.

3. Siapkan Mental dan Kenyamanan Emosional

cara jitu menyapih anak
Photo by Ana Tablas on Unsplash

Menyusui adalah momen istimewa bagi Mama dan si Kecil. Pada saat menyusui, si Kecil akan merasa nyaman dan aman. Begitu pula dengan Mama yang akan merasakan kedamaian tersendiri.

Saat menyapih momen tersebut perlahan akan hilang atau perlu digantikan dengan jenis kegiatan lain. Mama bisa mencoba memberikan kenyamanan dan rasa aman kepada si Kecil dengan mengajaknya bermain atau membacakan dongeng.

Meski kegiatan ini termasuk cara jitu menyapih anak, namun Mama juga perlu menyiapkan mental karena akan kehilangan momen-momen istimewa selama menyusui.

4. Cara Jitu Menyapih Anak Bisa dengan Membiarkan Si Kecil Memulai

Tahukah Mama bahwa insting si Kecil itu kuat loh! Metode “tidak menawarkan dan tidak menolak” dapat menjadi salah satu alternatif Mama dalam proses menyapih.

Cara yang satu ini memberikan kebebasan kepada si Kecil untuk menentukan kapan dirinya membutuhkan ASI. Memang akan sedikit memakan waktu. Namun kembali lagi bahwa menyapih adalah sebuah proses yang harus kita nikmati.

5. Mengubah Kebiasaan Makan

Saat mulai memberikan makanan pendamping ASI, Mama perlu sedikit memutar otak untuk menciptakan suasana yang nyaman bagi si Kecil. Kegiatan makan yang biasanya selalu dilakukan bersama Mama bisa sedikit diubah dengan melibatkan Ayah atau kerabat lainnya.

Hal ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan si Kecil pada Mama saat merasa lapar. Mama juga bisa mencoba cara jitu menyapih anak dengan mengganti tempat menyusui yang biasa dilakukan di kamar menjadi di ruang tamu dan dengan posisi yang berbeda.

6. Pelajari Cara untuk Menenangkan Pembengkakan pada Payudara

cara jitu menyapih anak
mamasewa.com

Menyapih berarti menghilangkan rutinitas menyusui yang mana sama juga dengan menghentikan proses pengeluaran ASI dari payudara ibu. Mama pasti tau kan bagaimana rasanya ASI yang menumpuk di payudara.

Proses pengeluaran ASI yang tidak lancar dapat menyebabkan pembengkakan dan rasa sakit pada payudara. Hal ini juga yang menjadi alas an mengapa proses menyapih perlu dilakukan secara perlahan dan bertahap.

Mamasewa punya cara jitu untuk mengatasi masalah yang satu ini. Saat proses menyapih, Mama bisa menggunakan pompa ASI untuk membantu memperlancar proses pengeluaran ASI sembari mengurangi intensitas menyusui.

Jangan khawatir, Mam. Mamasewa juga menyediakan berbagai pompa ASI berkualitas yang dapat Mama Sewa sesuai waktu yang dibutuhkan. Jadi tidak perlu mahal-mahal untuk membelinya. Mama Sewa hadir untuk memberikan solusi hemat dan tepat.

7. Menyediakan Stok Sabar Lebih Banyak Termasuk Cara Jitu Menyapih Anak

Menyapih yang baik dan benar adalah tentang proses yang memerlukan waktu. Nikmatilah setiap proses tumbuh kembang si Kecil dengan rasa sabar karena Mama pasti menginginkan yang terbaik untuk si Kecil.

Jangan lupa untuk meminta dukungan dari pasangan dan orang terdekat saat Mama merasakan hal yang berat. Menjadi ibu adalah sebuah proses pembelajaran. Begitu pula dengan menyapih yang termasuk salah satu tahapannya.

Mamasewa akan selalu hadir saat Mama membutuhkan bantuan tentang barang atau mainan sesuai dengan tumbuh kembang dan kebutuhan si Kecil. Masalah kualitas barang Mamaaewa juaranya! Semua barang dan mainan bayi selalu dibersihkan secara berkala dan memiliki kualitas terbaik.

Tunggu apalagi? Ayo segera dapatkan barang berkualitas yang Mama dan si Kecil butuhkan hanya di Mamasewa. Mama hebat, Mama hemat!

7 Peralatan Bayi Kekinian, Haruskah Semuanya Dibeli?

Peralatan bayi kekinian – Memasuki usia kehamilan trimester tiga, tentu banyak sekali hal yang harus dipersiapkan oleh Mama. Mulai dari persiapan proses kelahiran, nama bayi, hingga peralatan bayi pun tak boleh terlewatkan.

Selama mempersiapkan perlengkapan kebutuhan bayi, pasti Mama dibuat amazed oleh hadirnya peralatan bayi kekikinian. Tidak cuma fungsinya, harganya pun juga bisa membuat Mama lumayan deg-degan kan?

Sebagai ibu yang cerdas, Mama harus bisa memilah-milah mana saja kebutuhan yang memang wajib hukumnya atau yang sifatnya adalah pendukung saja. Karena kalau semuanya dibeli, tentu membutuhkan alokasi dana yang tidak sedikit, karena itu Mama harus pintar-pintar mensiasatinnya.

Terlebih si kecil akan terus bertumbuh sehingga peralatan yang diperlukan terus bertambah dan berubah sesuai tahapan usianya. Untuk itu, sebelum membeli peralatan bayi kekinian, nggak ada salahnya untuk mempertimbangkan kegunaan dan manfaatnya terlebih dahulu. Perlukan dibeli ata sewa saja?

Mama tidak perlu bingung ya, berkut ini Mamasewa.com telah merangkum beberapa peralatan bayi kekinian yang bisa mama sewa saja. Apa saja ya? Simak ulasannya!

1. Peralatan bayi kekinian pertama: box bayi, perlu dibeli?

peralatan bayi kekinian
www.mamasewa.com

Dibanding tidur sekasur dengan Mama dan Papa, memberikan tempat tidur khusus dinilai lebih memberikan kenyamanan bagi bayi. Selain itu menurut berbagai penelitian, berbagi tempat tidur dengan bayi dapat memicu munculnya risiko sindrom kematian bayi mendadak (SIDS) dan sesak napas.

Karena itu ada baiknya menyediakan box bayi agar memberikan kenyamanan serta keselamatan bagi Bayi. Sesuaikan box bayi dengan ukuran kamar, pastikan sudah SNI sehingga keamanannya terjamin. Selain itu, cari box bayi yang mudah digunakan serta memiliki fungsi tambahan.

Sayangnya, harga box bayi cukup menguras kantong. Dengan masa pengunaan kurang dari dua tahun ada baikknya Mama memilih untuk menyewa. Selain dapat dibayarkan dalam tempo bulanan atau tahunan, Mama tidak perlu khawatir jika Si Kecil merasa bosan, karena dapat ditukar dengan box bayi model lainnya

2. Air purifier, peralatan bayi kekinian versi Mama jaman now

Mama tentu khawatir dengan situasi pandemi yang terjadi saat ini. Kesehatan Si Kecil tentu menjadi pertimbangan yang utama. Menyediakan air purifier untuk menjernihkan ruangan merupakan salah satu solusi yang tepat.

Air purifier diklaim dapat menjernihkan udara yang kotor, menangkal virus dan bakteri serta melembabkan udara. Namun, yang menjadi kendala tentu harga air purifier yang cukup mahal. Solusinnya, menyewa di tempat yang menyediakan peralatan bayi kekinian seperti Mamasewa.com.

3. Pompa ASI, si penolong para ibu

Berikutnya ada pompa ASI elektrik. Terkadang dengan aktivitas yang beragam, Mama kesulitan memberikan ASI secara langsung. Pompa ASI elektrik memiliki lebih banyak keunggulan dibanding dengan manual.

Cukup dengan menekan satu tombol, alat tersebut bekerja layaknya hisapan seorang bayi. Meskipun penting, bukan alasan utama untuk memiliki produk ini dengan membeli. Untuk menghemat biaya ada baiknya Mama menyewa pompa sesuai dengan fungsi yang disesuaikan.

4. Peralatan bayi kekinian selanjutnya adalah carseat

peralatan bayi kekinian
Photo by Sharon McCutcheon on Unsplash

Untuk memberikan kenyamanan dan keamanan kepada si kecil saat bepergian, ada baiknya Mama mengunakan carseat di dalam mobil.

Fungsi dari carseat adalah memberikan perlindungan kepada bayi saat berkendara, serta melatih kemandirian Si Kecil. Karena pengunaanya yang tidak rutin maka dibanding membeli leih baik Mama menyewa dalam jangka waktu pendek. Seperti mingguan ataupun bulanan, selain tidak repot dalam penyimpanan Mama pun menjadi lebih hemat.

5. Baby bouncer, penimang bayi masa kini

Beberapa mingu pasca melahirkan adalah momen adaptasi antara Mama dan juga Si Kecil. Mama terkadang merasa kelelahan dan kurang tidur sedangkan bayi ingin selalu digendong dan diayun-ayun.

Baby bouncer merupakan salah satu alat yang paling Mama butuhkan. Prinsip kerja alat ini dibuat layaknya kondisi rahim Mama di mana bayi merasa nyaman dengan mode ayunan pelan. Baby bouncer dianggap sebagai alat bantu yang sangat berguna karena membantu mempermudah mengasuh serta menidurkan anak.

6. Food processor, andalan Mama saat MPASI

Memasuki usia memberikan makanan pendamping ASI, Mama tentu harus berkreasi dengan sayur dan juga buah. Tak hanya direbus dan dikukus makanan tersebut perlu dihaluskan agar mudah dicerna oleh Si Kecil.

Bukan hal yang baru jika Mama terkendala dengan waktu dan tenaga dalam pembuatannya. Karena itu diperlukan food processor yang merupakan bagian dari peralatan bayi kekinian yang beredar dipasaran.

Tak hanya menghaluskan buah dan sayur, food processor dapat menghaluskan daging serta biji-bijian. Dilengkapi dengan teknologi khusus, alat ini menjamin nutrisi dalam makanan tetap terjaga juga kebersihannya. Dibanderol dengan harga hampir 2 juta, Mama hanya perlu mengeluarkan biaya 250 ribu perbulan jika menyewa di Mamasewa.com.

7. Ragam mainan edukatif untuk anak

Di tengah situasi lingkungan yang tidak menentu,menjadi kekhawatiran tersendiri bagi Mama jika membawa si Kecil ke tempat umum. Sebagai orang tua yang cerdas, Mama dapat menyediakan ragam mainan edukatif yang merupakan rangkaian peralatan bayi kekinian di rumah.

Si Kecil yang tengah aktif bergerak mampu melatih daya motoriknya dengan berbagai mainan seperti baby walker, fun sliding, mini trampolin, serta berbagai mainan yang lainnya. Nah, karena si kecil akan cepat bosan lebih baik kalalu Mama menyewanya saja.

Bagaimana Mam setelah membaca ulasan peralatan bayi kekinian di atas? Tertarik membelinya untuk si kecil atau justru makin puyeng ngelihat harganya? Tenang Mam, Mamasewa.com mengerti perasaaan Mama, ingin memberikan yang terbaik tapi tetap berhemat kan? Kalo gitu, langsung aja cek website Mamasewa.com sekarang juga ya!

tips pompa asi untuk bayi

5 Tips Memilih Pompa ASI yang Tepat dan Sesuai Kebutuhan Mama!

Pompa ASI merupakan perlengkapan wajib bagi ibu menyusui. Tentu saja sebagai seorang ibu, Mama memerlukannya ketika tidak dapat memberikan ASI secara langsung. Termasuk ketika si kecil belum sempat menyusu, tetapi sudah tertidur atau saat harus terpisah dengan bayi karena sibuk bekerja. Memompa ASI juga dapat mencegah munculnya mastitis di payudara. Buat Mama yang sedang mencari pompa asi yang tepat untuk mama, yuk ikuti 5 tips memilih pompa asi yang sesuai kebutuhan. Disimak ya, Mam!

1. Perhatikan Segi Keamanannya 

tips pompa asi untuk bayi
Photo by Lucy Wolski on Unsplash

Kebanyakan bahan pompa asi berbahan plastik. Namun, Mama bisa memastikan untuk memilih pompa asi terbuat dari bahan plastik yang aman. Sebaiknya mama menggunakan bahan plastik High Density Polyethylene (HDPE) atau memilih plastik yang bebas Bisphenol A (BPA). Karena kedua bahan ini yang layak untuk digunakan oleh Mama dan si kecil.

2. Pilihlah Jenis Pompa yang Tepat 

Mama dapat memilih jenis pompa asi dengan tipe piston. Usahakan untuk menghindari memilih tipe terompet yang akan menyulitkan mama dalam memberikan tekanan untuk mendapatkan asi. Sedangkan pompa jenis silindris, akan memudahkan mama mendapatkan kenyamanan dan juga mudah dibersihkan saat setelah menggunakan pompa.

3. Carilah Yang Mudah Dibersihkan 

tips memilih pompa asi
http://alodokter.com

Penggunaan pompa asi yang digunakan akan berlangsung dalam jangka panjang minimal sampai si kecil berusia enam bulan, sehingga penting untuk Mama merawat dan membersihkan bagian bagian dari pompa tersebut. Hindari menggunakan pompa dengan pengisap dari karet, karena akan mempersulit Mama pada saat membersihkan bagiannya.

4. Pilih Yang Sesuai dengan Kebutuhan 

Tips memilih pompa asi selanjutnya yang bisa Mama terapkan adalah memilih pompa asi sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan. Ada berbagai macam pompa asi yang bisa Mama gunakan mulai dari pompa manual, tenaga listrik, pompa dengan baterai atau gabungan antara baterai dengan listrik. 

Jika mama memiliki banyak waktu, gunakanlah pompa asi yang manual. Akan tetapi apabila mama termasuk seorang wanita karir yang tidak memiliki banyak waktu, mama juga bisa menggunakan pompa baterai untuk memompa ASI.

5. Pertimbangkan Daya Hisapnya

tips memilih pompa asi
Photo by Kelly Sikkema on Unsplash

Kekuatan daya hisap sangat bermanfaat untuk memudahkan Mama saat memerah ASI. Namun memang bagi sang ibu yang menggunakan pompa dengan daya hisap tinggi, akan membuat sedikit sakit ketimbang dengan pompa yang memiliki daya hisap yang rendah. Pompa asi dengan daya hisap rendah biasanya dikenal dengan pompa manual. Namun apabila Mama akan menggunakan pompa elektrik, pilihlah pompa yang menggunakan daya atur.

Dengan 5 tips memilih pompa asi ini, Mama bisa menerapkannya saat ingin mendapatkan pompa asi yang tepat! Sementara itu di masa tumbuh kembang si kecil, tentu saja tidak sedikit dari para ibu yang kewalahan untuk menyediakan peralatan dan mainan yang tepat untuk sang buah hati. 

Namun, mam tidak perlu khawatir lagi kan hal ini! Karena Mama bisa mendapatkan banyak pilihan peralatan dan mainan bayi yang bisa di sewa bahkan dengan harga terjangkau. Di mana lagi kalau bukan di Mamasewa.com, yang siap menjadi pendamping setia untuk menunjang Mama melengkapi kebutuhan si kecil! Penasaran apa saja pilihan? Jangan lupa cek di sini ya Mam!

perlengkapan newborn yang harus dibeli

5 Barang Terbaik dari Rental Perlengkapan Bayi

Kedatangan si kecil menjadi momen yang paling membahagiakan sekaligus tegang karena banyak hal yang harus dipersiapkan. Salah satunya adalah pilihan membeli atau rental perlengkapan bayi. Mama tentunya ingin memberikan yang terbaik bagi si kecil dan memenuhi semua kebutuhannya.

Namun apakah semua perlengkapan tersebut memang diperlukan? Coba simak ulasan berikut tentang pertimbangan dan rekomendasi barang terbaik saat menggunakan jasa rental perlengkapan bayi.

Perlengkapan Bayi yang Perlu Dibeli

rental perlengkapan bayi
Photo by Jordan Nix on Unsplash

1. Baju dan kain bayi

Ini menjadi perlengkapan utama yang wajib dimiliki. Jumlahnya tidak perlu terlalu banyak karena baju dan kain bayi dapat dicuci kemudian gunakan ulang.

2. Dot

Dot menjadi perlengkapan yang sering digunakan dan harganya terjangkau. Pastikan dot yang Mama beli terbuat dari bahan yang aman dan ukurannya sesuai dengan kebutuhan si kecil.

3. Gendongan bayi

Perlengkapan yang dapat digunakan sehari-hari bahkan sangat mudah dibawa saat bepergian. Gendongan dengan bahan yang nyaman bahkan dapat meringankan beban Mama.

4. Selimut dan perlak

Tidak hanya digunakan saat tidur, selimut juga dapat dibawa kemana saja untuk menghangatkan si kecil. Begitu juga perlak yang berfungsi sebagai alas saat mengganti baju si kecil.

5. Perlengkapan menyusui

Umumnya Mama akan menyusui hingga usia si kecil menginjak 2 tahun. Perlengkapan seperti penutup menyusui, baju khusus ibu menyusui, bra menyusui bahkan kursi santai untuk menyusui mungkin akan mempermudah pengalaman Mama selama menyusui.

Alasan Menggunakan Jasa Rental Perlengkapan Bayi

rental perlengkapan bayi
Photo by verdes cosmin on Unsplash

1. Pilihan barang di rental perlengkapan bati yang berkualitas dengan harga terjangkau

Mama pasti ingin memenuhi semua perlengkapan si kecil dengan barang yang memiliki kualitas tinggi. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa hal tersebut membutuhkan biaya yang lebih tinggi. Sekarang Mama tak perlu khawatir, karena banyak jasa rental perlengkapan bayi dengan kualitas barang yang sangat baik.

Mamasewa.com bisa jadi pilihan jasa rental perlengkapan bayi terbaik. Selain kualitas barang yang tidak perlu diragukan lagi, biaya penyewaannya juga sangat terjangkau. Mama jadi bisa tetap hemat dan memberikan perlengkapan yang lengkap bagi si kecil.

2. Menjaga keamanan

Mungkin Mama berasumsi bahwa membeli perlengkapan bayi adalah sebuah investasi jangka panjang yang dapat digunakan jika si kecil dikaruniai seorang adik. Namun nyatanya semakin lama barang disimpan dan tidak terawat maka jaminan kualitasnya akan menurun.

Sepanjang tahun standar keamanan perlengkapan anak akan semakin canggih. Perlengkapan lama belum tentu sesuai dengan keadaan di masa depan dan dapat membahayakan.

3. Rental perlengkapan bayi menyediakan jaminan kebersihan

Umumnya perlengkapan bayi digunakan secara terus-menerus setiap hari. Ada beragam aktivitas yang dilakukan bersamanya. Selain memperhatikan faktor keamanan Mama juga harus memperhatikan faktor kebersihan dari perlengkapan yang digunakan oleh si kecil.

Rental perlengkapan bayi menyediakan jaminan kebersihan untuk setiap barang yang disewakan. Mamasewa.com juga memperhatikan setiap perlengkapan yang akan disewakan dengan sistem pembersihan terkini. Menjamin segala debu dan kotoran bahkan yang berukuran sangat kecil dibersihkan dengan baik.

4. Menghemat ruang

Menggunakan jasa rental perlengkapan bayi dapat memungkinkan Mama untuk memfasilitasi si kecil dengan perlengkapan sesuai usia tanpa harus memakan banyak ruang di dalam rumah. Mama dapat menyewa berbagai perlengkapan bayi di Mama Sewa dalam rentang waktu yang dibutuhkan.

5. Memudahkan saat bepergian

Bepergian ke luar kota atau bahkan ke luar negeri tentunya mengharuskan Mama untuk membawa banyak perlengkapan demi kenyamanan si kecil. Namun dengan jasa rental perlengkapan bayi akan sangat memudahkan Mama dalam memenuhi kebutuhan si kecil. Mama jadi tak perlu membawa segala perlengkapan yang memakan ruang dan biaya tambahan tentunya.

Rekomendasi Barang dari Rental Perlengkapan Bayi

1. Pompa asi di rental perlengkapan bayi

Beberapa Mama mungkin membutuhkan pompa asi dalam menghadapi beberapa kondisi medis tertentu. Selain itu pompa asi berfungsi untuk menyediakan pasokan ASI  saat Mama harus berada jauh dari si kecil untuk waktu tertentu.

Penggunaannya yang tidak terlalu sering dan harganya yang relatif mahal membuat perlengkapan ini disarankan untuk disewa. Mamasewa.com menyediakan berbagai jenis pompa asi yang berkualitas dengan harga yang terjangkau.

2. Stroller atau kereta dorong

Kereta dorong merupakan salah satu barang yang sangat disarankan untuk disewa di rental perlengkapan bayi. Stroller memiliki berbagai bentuk dan jenis sesuai usia dan kebutuhan. Mama dapat menggunakan dan mencoba berbagai jenis stroller dengan menyewanya di Mamasewa.com.

3. Carseat

Carseat sangat penting bagi keamanan si kecil saat berkendara menggunakan mobil. Namun carseat terbaik adalah yang sesuai dengan usia dan tinggi si kecil. Perkembangan si kecil yang sangat pesat membuat keputusan membeli carseat perlu dipikirkan dua kali.

Carseat dengan kualitas yang baik dan standar keamanan tertentu memakan biaya yang tidak murah. Mamasewa.com menyediakan berbagai carseat untuk berbagai usia dengan kualitas terbaik dan harga yang terjangkau sehingga Mama tetap dapat berhemat.

4. Tempat mandi bayi

Perlengkapan ini mungkin hanya perlu digunakan sampai si kecil berusia 6 bulan atau saat ia sudah dapat duduk dengan baik. Sehingga membeli sebuah tempat mandi khusus bayi perlu Mama pertimbangkan lagi. Pilihan terbaik adalah dengan menyewanya untuk waktu tertentu karena harganya lebih terjangkau.

5. Box bayi

Box bayi hadir dengan ukuran beragam. Jika harus membeli box bayi menyesuaikan usia si kecil, tentunya hal ini akan memakan banyak ruang di dalam rumah dan kurang efektif. Menyewa di rental perlengkapan bayi merupakan saran terbaik yang dapat Mama pilih.

Itulah beberapa alasan dan rekomendasi barang yang dapat mama sewa untuk mendapatkan kualitas barang terbaik dengan harga terjangkau versi Mamasewa.com.

Tips menyusui bayi saat tumbuh gigi

4 Tips Menyusui Saat Bayi Tumbuh Gigi, Mama Perlu Tahu!

Ketika bayi mulai tumbuh gigi, mungkin Mama akan mengalami beberapa kendala, termasuk ketika menyusui. Tapi jangan panik dulu Mam, Mama cuma perlu mempelajari tips menyusui saat bayi tumbuh gigi supaya bisa lebih siap.

Di usianya saat ini, meski mungkin bayi Mama sudah dikenalkan dengan MPASI, namun kebutuhan nutrisi dari ASI masih dibutuhkan sehingga Mama tetap harus menyusui. Tentu akan ada risiko yang Mama rasakan ketika melakukannya, seperti bayi yang jadi suka menggigit dan lain-lain.

Tetap semangat ya, Mam! Ini adalah salah satu fase seru dalam merawat si kecil!

Nah, daripada pasrah menerima keadaan, lebih baik kalau Mama cari solusi agar tidak merasakan nyeri atau kesakitan saat menyusui bayi yang lagi tumbuh gigi. Simak tips berikut ini, yuk!

1. Tips menyusui saat bayi tumbuh gigi yang pertama adalah cari posisi yang nyaman

Pertama-tama Mama harus pastikan dulu posisi menyusui sudah benar. Sebab, meskipun ini adalah waktu tumbuhnya gigi si kecil, apa yang terjadi tidak melulu Mama akan merasa nyeri saat menyusui. Bisa saja si kecil cukup tenang sehingga tidak melukai puting payudara Mama. Lagipula saat ini juga Mmaa bisa dapatkan info bagaimana posisi menyusui yang benar dari mana saja.

Ini juga akan dibutuhkan jika Mama sudah pada posisi yang tepat. Ketika menyusui dan Mama merasa kesakitan atau nyeri karena gigi si kecil, Mama bisa mengubah posisinya. Melepaskannya sejenak, dan mulai menyusui lagi dengan posisi yang berbeda. Mama juga bisa menggunakan payudara sebelah untuk melanjutkannya.

2. Pijat lembut gusi si kecil sebelum menyusu

Tips menyusui saat bayi tumbuh gigi
Photo by Christian Hermann on Unsplash

Sebelum melakukan tips ini, pastikan tangan atau jari Mama yang masuk ke mulut si kecil benar-benar bersih, ya! Pastikana Mama sudah cuci tangan dengan benar dan sudah membilasnya hingga benar-benar bebas dari sabun ya, Mam!

Kalau tangan sudah bersih, coba pijat gusi si kecil secara perlahan, terutama untuk bagian letak gigi tumbuh. Beri tekanan kecil sehingga nanti si kecil tidak ‘penasaran’ atau merasa ‘gatal’ untuk menekankannya ke puting Mama.

Selain di tepat di bagian gigi tumbuh, Mama juga bisa pijit bagian samping-sampingnya. Pastikan perlahan memijatnya, supaya si kecil merasa rileks sampai menyusui nanti. Lakukan ini ke semua bagian gusi yang mulai ditumbuhi gigi ya, Mam!

Tenang aja, kalau Mama bingung harus mulai dari mana, coba luangkan waktu untuk memperhatikan susunan gusi si kecil, supaya letak pemijatnya bisa lebih tepat.

3. Memberikan mainan sebelum menyusui, juga tips menyusui bayi saat tumbuh gigi yang bisa Mama coba

Tips menyusui saat bayi tumbuh gigi
Photo by Colin Maynard on Unsplash

Mama sudah tahu belum kalau ada mainan yang bisa membantu bayi di masa-masa ini?

Fungsinya memang memberi si kecil kesempatan untuk memainkan giginya sebelum menyusui. Sebab jika sudah memainkan giginya, menggigit-gigit, kemungkinan si kecil menggigit kencang saat disusui pun berkurang. Yaps, teether namanya!

Saat ini banyak sekali teether yang bisa Mama bisa pilih, baik dari model, ukuran, dan bentuknya. Mama bisa pilih yang Mama butuhkan! Nah, agar si kecil lebih nyaman lagi, Mama bisa menyimpan teether di dalam freezer selama beberapa jam sebelum diberikan ke bayi. Ini bisa meredakan gatal di gusi karena mau tumbuh gigi lho, Mam!

4. Tips terakhir yang bisa Mama coba adalah memompa ASI

Mama harus tahu bahwa ada kemungkinan si kecil menolak diberi ASI selama giginya sedang tumbuh. Memang tidak semua bayi akan seperti ini, tapi kebanyakan bayi yang sedang tumbuh gigi memang jadi lebih sensitif dengan apa yang dirasakan sehingga nafsu makan dan menyusunya berkurang.

Nah, kalau Mama melihat si kecil mulai ogah-ogahan menyusu langsung dari puting, Mama bisa mempertimbangkan untuk mempompa ASI. Dengan memompa ASI, si kecil jadi punya alternatif menyusu dengan cara lain. Mama pun juga tidak merasa nyeri karena payudara terasa penuh.

Nah, kalau nggak punya pompa ASI gimana dong? Tenang aja, Mama bisa menyewanya di Mamasewa.com. Jangan khawatir, soal kualitas dan kebersihannya! Selain pompa ASI, mama juga bisa menemukan peralatan dan perlengkapan bayi lain yang mungkin mama butuhkan.

Sekian informasi dari Mamasewa.com, semoga bermanfaat ya, Mam!

rekomendasi pompa ASI

Rekomendasi Pompa ASI Favorit Mama untuk Menyusui

Karena kendala tertentu sehingga dokter memberi rekomendasi pompa ASI untuk membantu menyusui si kecil. Meski hampir semua wanita ingin menyusui anaknya secara normal dan eksklusif. Tak perlu berkecil hati, Mama harus tetap semangat dalam memberikan nutrisi terbaik untuknya.

Ada banyak varian pompa ASI yang ditemui di pasaran. Hal inilah yang terkadang membuat Mama bingung dalam memilih produk sesuai kebutuhan bayi. Namun, tak perlu khawatir, pompa ASI atau breast pump secara umum dibagi dalam dua jenis, yaitu manual dan elektrik. Dari dua jenis ini, pompa ASI yang bagus apa, ya? Simak ulasannya yuk, Mam!

Cara Menyesuaikan Pompa ASI Sesuai Kebutuhan

Sebaiknya Mama sesuaikan pilihan pompa ASI dengan mempertimbangkan banyaknya frekuensi pemompaan dan jumlah ASI yang dihasilkan. Berikut penjelasan lebih lengkapnya!

Pompa ASI Manual

Jika Mama hanya berniat memerah ASI sesekali karena si kecil lebih sering menyusu langsung, maka tipe pompa manual akan cocok. Tipe ini punya tuas pompa dengan tekanan yang bisa diatur. Sehingga Mama bisa mengontrol kekuatan daya isap serta kecepatan pompa.

Selain itu, pompa ini juga tidak bersuara seperti jenis pompa ASI elektrik. Jadi, Mama bebas memompa ASI di sebelah si kecil. Berat pompa ASI manual ini juga relatif lebih ringan dibandingkan tipe elektrik sehingga mudah untuk dibawa bepergian.

Namun, jenis manual ini akan lebih melelahkan jika digunakan terlalu sering. Jika frekuensi memompa ASI lebih dari satu kali dalam seminggu, sebaiknya Anda menggunakan pompa ASI tipe elektrik. 

Pompa ASI Elektrik

Keunggulan pompa ASI elektrik ini adalah mudah digunakan. Biasanya tangan Anda akan mudah pegal jika terlalu sering menggunakan pompa ASI tipe manual. Untuk menghindari itu, pilihlah pompa ASI tipe elektrik.

Selain mudah dioperasikan, menggunakan pompa ASI tipe ini juga dapat menghemat waktu Anda. Terlebih lagi, apabila Anda menggunakan pompa elektrik yang memiliki dua corong. Anda dapat memompa kedua payudara secara bersamaan. Hanya saja, pompa ASI elektrik memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan dengan pompa ASI manual. 

Rekomendasi Pompa ASI Sesuai Kebutuhan Si Kecil

Setiap merek pompa ASI tentu punya keunggulan yang berbeda-beda. Berikut ini akan dibahas kelebihan dan kekurangan pompa ASI dari beberapa brand yang sudah banyak digunakan oleh para Mama.

1. Pompa ASI Pigeon Breast Pump Pro

www.pigeon.com

Pompa ASI yang dikeluarkan oleh Pigeon ada dua jenis yaitu pompa ASI elektrik dan manual. Desain dari pompa ASI menualnya lebih ergonomis yang memberikan kenyamanan pada tangan Mama ketika memerah. Pompa ASI ini pun dilengkapi dengan bantalan kedap udara sehingga membuat tangan tidak mudah lelah. Bobotnya ringan dengan daya isap yang baik.

Sedangkan pompa ASI elektrik merek Pigeon didesain ringan dan ringkas. Keduanya dilengkapi teknologi dua fase, yaitu mode pemerahan untuk memaksimalkan jumlah ASI yang keluar dan mode stimulasi digunakan untuk merangsang aliran ASI.

2. Pompa ASI Spectra 9+ Breast Pump

www.spectrababyusa.com

Rekomendasi pompa ASI berikutnya dari Spectra yang memiliki jenis elektrik dan menggunakan teknologi khusus bernama Natural Nurshing Technology. Mama bisa merasakan pengalaman pumping seperti isapan bayi. Pompa ASI ini punya beragam seri, seperti S1 Plus, S2 Plus, dan S3 Pro yang didesain menarik dengan handel di bagian atas. 

Jika yang Mama inginkan adalah produk dengan portabilitas serta kinerja bagus, maka pilihlah seri 9 Plus yang sudah didesain ramping serta mudah dibawa kemana-mana. Mama juga tak perlu repot jika ingin memompa ASI di tempat umum berkat fitur Ultra-Quiet Motor yang membuat mesin bekerja tanpa suara berisik.

3.  Pompa ASI Medela Harmony Light Breastpump

www.medela.com

Apakah Mama pernah mengalami luka di bagian puting ketika menyusui si kecil? Jika demikian, maka rekomendasi pompa ASI yang satu ini sangat cocok. Produk dari Medela memiliki Personal Fit atau pelindung payudara yang didesain khusus untuk Mama yang punya trauma menyusui karena areola lecet atau terluka.

Keunggulan produk ini bisa digunakan jangka panjang karena punya daya tahan kuat. Selain sangat awet digunakan, pompa ASI Medela ini mudah dibongkar-pasang. Menariknya, spare part dari Medela ini mudah dibersihkan, ketika rusak pun spare part mudah ditemukan.

4. Pompa ASI Philips Avent Natural Breastpump

www,philips.co.id

Produk pompa ASI Philips memiliki bantalan pijat sehingga akan semakin nyaman. Bantalan ini hangat dan melekat di payudara. Aliran ASI akan semakin lancar karena rangsangan dari adanya bantalan serta membuat proses pumping lebih cepat.

Selain itu, kelopak pijatnya sangat ikonik didesain menyerupai isapan bayi. Mama tak perlu pumping dengan posisi membungkuk jika menggunakan produk ini. Philips tersedia dalam bentuk pompa ASI manual dan elektrik. Mama bisa pilih sesuai dengan kebutuhan.

Gimana Mam, banyak juga ya pilihannya? Setelah membaca artikel ini Mama jadi tahu mana yang akan dibeli atau justru makin pusing sebaiknya pilih yang mana?

Nah, kalau Mama masih bingung, nggak perlu buru-buru kok untuk membelinya. Memilih pompa ASI memang nggak boleh sembarangan. Selain memperhatikan kualitasnya, menemukan pompa ASI yang nyaman juga tak boleh luput dari pertimbangan. Daripada terlanjur beli mahal-mahal tapi tidak sesuai ekspektasi, Mama bisa lho menyewanya terlebih dahulu di Mamasewa.com sembari menemukan mana yang paling nyaman digunakan.

Tenang, soal higienitas, Mamasewa.com sangat memperhatikannya! Dengan harga terjangkau dan kualitas terjamin Mama akan selalu mendapat pompa ASI terbaik!

Cari Sewa Pompa ASI Jakarta? Ini Rekomendasinya!

sewa pompa asi

Mendapatkan ASI secara eksklusif tentu saja menjadi salah satu hal terbaik untuk bayi, di mana lewat ASI, bayi mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan. Oleh karena itulah, pemberian ASI secara eksklusif direkomendasikan secara medis. Namun, dalam praktiknya memberikan ASI tentu saja bukan perkara mudah. Pasalnya, ada beberapa hambatan yang bisa dialami para ibu. Salah satunya saat ibu sedang sakit atau mulai kembali bekerja. Untuk itu pompa ASI dapat membantu kelancaran proses meng-ASI-hi. Tak perlu bingung mencari pompa ASI di mana, karena sewa pompa ASI Jakarta Mamasewa menyediakan berbagai pilihan yang lengkap!

Apa Saja yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Pompa ASI?

Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli pompa ASI. Diantaranya memilih jenis pompa ASI; manual atau elektrik, kemudian daya hisap pompa, ketersediaan spare part hingga harga yang ditawarkan. Sebab, kualitas pompa ASI turut mempengaruhi hasil perah dan kenyamanan ibu saat memerah ASI.

Dari sekian jenis banyak peralatan bayi yang dibutuhkan, pompa ASI merupakan satu yang paling penting. Terutama untuk sang Ibu. Tentu saja kita harus tau bahwa, makanan bayi ketika baru lahir sampai setidaknya 6 bulan adalah ASI saja. Tidak ada yang lain. Nanti ketika sudah memasuki usia 7 bulan, baru boleh diberikan makanan pendamping atau yang biasa disebut MPASI karena bayi 0-6 bulan hanya bisa makan dari ASI ibu saja, maka sang ibu harus punya stok cadangan ASI banyak. Pompa ASI pun bisa disewa secara online dan terjangkau, seperti sewa pompa ASI Jakarta di Mamasewa.

sewa pompa asi

Supaya nantinya ketika Anda pergi bekerja, tidak perlu lagi khawatir dengan makanan si kecil. Satu-satunya alat yang bisa membantu adalah pompa asi dimana sekarang sudah ada varian elektriknya. Dan kisaran harganya bisa sampai Rp3.000.000 bahkan lebih tergantung model dan merk-nya. Sangat mahal bukan? Sedangkan benda tersebut hanya dipakai 6 bulan saja. Selebihnya, si kecil bisa didampingi dengan MPASI.

Namun tidak perlu khawatir. Anda bisa sewa pompa ASI Jakarta di mamasewa.com, yang menawarkan harga sewa pompa ASI elektrik hanya Rp250.000 /bulan. Sudah lengkap dengan set mesin pompanya. Jika Anda memutuskan untuk menyewanya, tidak hanya murah saja keuntungan yang bisa didapat. Namun manfaat lainnya seperti, menstimulasi produksi asi supaya lebih banyak, bisa digunakan kapanpun dan dimanapun, tidak capek karena mesin pompanya berjalan otomatis. Daripada beli dengan harga 3 jutaan, namun hanya dipakai sampai 6 bulan saja, lebih baik sewa di mamasewa.com. Bisa digunakan saat dibutuhkan saja.

sewa pompa asi

Cari Sewa Pompa ASI Bekasi? Baca Ini Dulu!

sewa pompa asi

Yang namanya ibu pasti selalu ingin memberikan yang terbaik bagi Si Kecil, termasuk ASI. Pemberian ASI eksklusif dianjurkan bagi bayi hingga usia 6 bulan. Lalu, bagaimana dengan kondisi sang ibu yang tidak bisa memberikan ASI secara langsung? Apakah alat pendukung menyusui seperti pompa ASI bisa menjadi solusi yang efektif?

Betul Ma, salah satu solusi agar dapat memberikan ASI eksklusif secara lancar adalah memompa. Atau yang lebih dikenal dengan istilah pumping. Pilihan sewa pompa ASI kini cukup beragam. Ada yang manual dan elektrik.

Seiring perkembangan zaman, pompa ASI elektrik dan manual kini semakin diminati, terutama bagi ibu yang sibuk beraktivitas. Saat ini banyak beredar merk pompa elektrik dengan berbagai varian. Sebelum membeli pompa elektrik dan manual, hal yang harus diperhatikan diantaranya adalah memberikan rasa nyaman bagi ibu, mudah dibersihkan, daya hisapnya bagus, aman digunakan dan sebagainya.

Dari kisaran harga antara 1.800.000 – 2.500.000. Sangat mahal bukan? Sedangkan benda tersebut hanya dipakai 6 bulan saja. Selebihnya, si kecil bisa didampingi dengan MPASI. Namun tidak perlu khawatir. Anda bisa sewa pompa ASI Bekasi di mamasewa.com. yang menawarkan harga sewa pompa ASI bekasi elektrik hanya Rp170.000 /2 minggu. Sudah lengkap dengan set mesin pompanya. Jika Anda memutuskan untuk menyewanya, tidak hanya murah saja keuntungan yang bisa didapat. Namun manfaat lainnya seperti, menstimulasi produksi ASI supaya lebih banyak, bisa digunakan kapanpun dan dimanapun, tidak capek karena mesin pompanya berjalan otomatis. Daripada beli dengan harga 3 jutaan, namun hanya dipakai sampai 6 bulan saja, lebih baik sewa di mamasewa.com. Bisa digunakan saat dibutuhkan saja.