Suhu Tubuh Normal Bayi

Mengukur suhu normal si Kecil menjadi penting untuk mengidentifikasi sedini mungkin gangguan kesehatan yang dialaminya. Meski memang tak selalu berarti si Kecil mengalami hal tersebut, namun suhu tubuh bayi bisa jadi pertanda awal. Sebenarnya suhu tubuh normal bayi sendiri cenderung lebih tinggi daripada suhu normal manusia dewasa.

Tidak sedikit sebenarnya yang bisa berpengaruh pada suhu bayi secara umum. Mulai dari lingkungan hidup si Kecil, usianya, jenis kelamin, waktu pengukuran, hingga aktivitas si Kecil yang berbeda. Tidak heran jika pengukuran dengan variabel yang berbeda akan memunculkan hasil yang berbeda pula. Meski demikian, suhu tubuh normal bayi berada pada kisaran yang sama.

Lalu Berapa Suhu Tubuh Normal Bayi?

Suhu Tubuh Normal Bayi

Secara wajar, suhu tubuh manusia mengalami fluktuasi sekitar 0,5 derajat Celcius setiap harinya. Hal ini berarti ketika diukur dengan alat yang sama, di tempat pengukuran yang sama, wajar jika suhu si Kecil berbeda setengah derajat. Hanya saja, terdapat angka tertentu yang dijadikan acuan oleh dokter anak dan beberapa ahli lainnya.

Suhu tubuh normal bayi sendiri berada di kisaran 36,5 derajat Celcius hingga 37 derajat Celcius. Angka ini dijadikan acuan karena dirasa paling umum dan paling normal. Meski demikian, selisih setengah derajat dari angka yang disebutkan tadi juga bisa dikatakan normal, karena suhu tubuh si Kecil sangat dipengaruhi oleh banyak faktor yang disebutkan pada awal artikel tadi.

Suhu tubuh si Kecil akan mencapai puncaknya pada kisaran sore hari. Pada banyak pengukuran, suhu bisa menunjukkan angka 37,5 derajat Celcius, dan masih dapat dikatakan normal. Jadi Mama tak perlu khawatir ketika tubuh si Kecil terasa sedikit panas atau hangat, selama hanya berlangsung sementara maka hal tersebut adalah wajar dan alami.

Baca Juga :  5 Rekomendasi Botol Susu Bayi Terbaik 2021!

Perbedaan Suhu Tubuh Normal Bayi Ketika Diukur Di Tempat Berbeda

Suhu Tubuh Normal Bayi

Tempat berbeda di sini diartikan sebagai titik ukur yang Mama gunakan. Seperti Mama ketahui, suhu tubuh bayi bisa diukur pada beberapa tempat. Pertama pada mulut, kedua pada ketiak, ketiga pada telinga, dan keempat pada dubur. Pengukuran suhu ini bisa memberikan hasil yang berbeda, namun tetap dikatakan normal bilamana masih pada range suhu tertentu.

Lalu berapa range suhu tubuh normal bayi pada tempat-tempat tersebut? Berikut tabel sederhananya.

No.Tempat UkurSuhu Normal (dalam derajat Celcius)
1.Mulut35,5 – 37,7
2.Ketiak34,7 – 37,3
3.Telinga36,4 – 38
4.Dubur36,6 – 38

Untuk cara pengukuran dan penggunaan termometernya sendiri, Mama bisa langsung berkonsultasi dengan dokter kepercayaan agar mendapat cara dan alat yang terbaik. Hal ini perlu dilakukan agar dalam pengukuran suhu tubuh si Kecil tidak terjadi cidera, dan didapatkan hasl pengukuran yang benar-benar tepat.

Mengenali Suhu Tinggi yang Berbahaya

Suhu Tubuh Normal Bayi

Meski disebutkan tadi suhu tubuh normal bayi memang cukup tinggi, untuk ukuran manusia dewasa, namun Mama juga wajib memahami benar kapan suhu tersebut menjadi tanda si Kecil mengalami gangguan kesehatan. Yap, demam bisa jadi satu indikasi yang sangat nampak ketika ia mengalami gangguan kesehatan, dan jika bisa dideteksi secara cepat, resiko kesehatan bisa dicegah sedini mungkin.

Tapi kapan suhu tubuh yang tinggi wajib diwaspadai?

Ada beberapa indikasi yang dapat Mama lihat untuk mengidentifikasi apakah suhu tubuh bayi yang tinggi ini normal atau tidak.

1.       Demam yang di alami, artinya suhu di atas normal, berlangsung lebih dari 3 hari tanpa mengalami penurunan suhu tubuh.

Baca Juga :  Menyiasati Bayi Susah Tidur, Simak Artikel Ini

2.       Suhu tubuh yang terlalu tinggi, di atas 39 derajat Celcius.

3.       Si Kecil mengalami kejang dan tubuhnya panas.

4.       Demam muncul berulang dalam kurun waktu 7 hari, meski hanya berlangsung beberapa jam saja.

5.       Demam yang dialami si Kecil disertai ruam di tubuhnya.

6.       Si Kecil terus menangis dan rewel akibat suhu tubuh tinggi.

7.       Si Kecil menggigil pada suhu kamar.

Ketika suhu tubuh normal bayi masih terbaca namun tanda-tanda ini sudah muncul, ada baiknya Mama segera berkonsultasi dengan dokter terkait sebagai langkah cepat mengantisipasi resiko yang mungkin saja terjadi.

Selalu Gunakan Peralatan Berkualitas

Suhu Tubuh Normal Bayi

Untuk mengukur suhu tubuh bayi, selalu gunakan peralatan berkualitas. Pastikan higienitas termometer, cara penggunaan yang benar, dan lokasi yang tepat untuk mengukur. Setidaknya ketika tiga hal ini dipastikan, resiko cidera akan dapat diminimalisir. Kulit bayi cenderung sensitif dan mudah mengalami iritasi, jadi wajib untuk Mama memastikan kebersihan peralatan yang digunakan. Tak hanya termometer yang berguna mengukur suhu si Kecil, namun juga peralatan lain dalam beraktivitas.

Mengukur suhu normal tubuh bayi memang tidak sulit. Hanya saja, Mama perlu bena-benar cermat dalam melihat indikasi gangguan kesehatan bilamana tubuh si Kecil terasa lebih panas dari biasanya. Nah, untuk peralatan beraktivitas dan bermain, kebersihan tetap jadi yang utama, setelah kualitas produk sendiri. Untuk hal ini, Mama bisa mempercayakannya pada mamasewa.com, yang memberikan berbagai peralatan aktivitas si Kecil dengan kualitas dan standar higienitas yang terjamin. Dapatkan berbagai peralatan dengan cara transaksi yang mudah dan harga yang terjangkau sekarang juga!

Baca Juga :  Sepeda Anak Kekinian, Ini 3 Jenis London Taxi Bike yang Populer

Leave a Reply