Cara Memandikan Bayi

Momen memandikan si Kecil yang baru saja lahir ke dunia adalah momen yang tak terlupakan unutuk Mama dan setiap orang tua di belahan dunia manapun. Saat-saat intim dan hangat, kekhawatiran Mama yang beralasan, hingga faktor keamanan si Kecil yang harus benar-benar dijaga, banyak hal yang dapat membuat momen ini sangat istimewa. Tentu saja, agar semua berjalan lancar Mama wajib paham cara memandikan bayi yang baik dan benar.

Memandikan bayi sendiri jadi satu hal yang penting untuk senantiasa menjaga kebersihannya. Terlebih karena si Kecil masih menggunakan popok, maka bagian pantat dan alat vital jadi bagian yang wajib dijaga kebersihannya, agar tidak muncul ruam atau rasa gatal yang membuat si Kecil tak nyaman.

Dengan dasar kecermatan, kehati-hatian, serta insting alami Mama yang kuat, rasanya tidak berlebihan jika cara memandikan bayi yang benar jadi faktor besar dalam hal ini. Mari simak detilnya, agar si Kecil bisa dimandikan dengan aman dan benar-benar bersih.

Cara Memandikan Bayi Baru Lahir secara Umum

Cara Memandikan Bayi

Pertama mari bahas mengenai cara memandikan bayi baru lahir secara umum, sebelum lebih spesifik membahas kondisi yang mempengaruhinya. Mama bisa sekaligus melihat peralatan apa saja yang dibutuhkan dalam uraian prosesnya berikut ini.

  • Persiapkan bak mandi bayi, dengan air hangat setidaknya setinggi 7 cm dari dasar bak mandi yang dimiliki.
  • Suhu air berada di kisaran angka 32 derajat Celcius, agar tidak terlalu dingin tapi tidak terlalu panas.
  • Topang tubuh si Kecil hingga ke bagian kepala dengan satu tangan, dan gunakan tangan Mama yang lain untuk menyangga tubuh bagian bawah.
  • Perlahan letakkan si Kecil ke dalam air yang sudah dipersiapkan, dengan kaki terlebih dahulu agar ia tidak kaget.
  • Mulailah memandikan, usap bagian kelopak mata dengan kain lembut atau kapas yang sudah dibasahi dengan air hangat. Lanjutkan dengan kain yang berbeda untuk mata yang lain, bagian hidung, telinga, serta wajah.
  • Ingat, pastikan kepala si Kecil berada di atas permukaan air. Topang badan dan kepalanya dengan satu tangan Mama.
  • Gunakan sabun secukupnya dan pastikan khusus untuk bayi. Pemilihan sabun yang salah bisa membuat kulit si Kecil kering.
  • Perhatikan area lipatan tubuh (seperti ketiak, selangkangan, belakang telinga, leher, dan lutut, siku, dan sebagainya). Pastikan semua diusap dengan lembut hingga bersih.
  • Guyur perlahan bagian kepala si Kecil serta seluruh tuubhnya dengan gayung, dan lanjutkan dengan menyekanya menggunakan waslap bersih.
  • Setelah selesai dibilas, angkat si Kecil perlahan dan letakkan di atas perlak yang sudah dilapisi handuk lembut. Lanjutkan dengan mengeringkan tubuh si Kecil secara perlahan.
  • Tutup proses memandikan ini dengan memberi pijatan lembut dan ajak si Kecil berkomunikasi, ini adalah saat intim yang akan terasa hangat untuk Mama dan si Kecil.
Baca Juga :  5 Cara Merangsang Motorik Kasar Si Kecil Sejak Dini

Well, cukup panjang ya cara memandikan bayi baru lahir di atas? Tapi jika dipraktekkan, proses ini akan berjalan perlahan dan Mama dijamin akan sangat menikmatinya.

Cara Memandikan Bayi yang Belum Puput Tali Pusar

Cara Memandikan Bayi

Nah, pada kondisi kedua ini, si Kecil diasumsikan belum mengalami puput tali pusar, sehingga ada beberapa hal yang wajib diperhatikan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Kondisi belum puput tali pusar akan membawa sedikit perbedaan. Usia yang masih sangat muda, menuntut Mama agar memandikan si Kecil dengan cara yang agar berbeda, demi keamanan dan kenyamanan si Kecil.

  • Alih-alih menggunakan bak mandi bayi, Mama cukup membaringkannya di permukaan datar yang sudah dialasi dengan handuk lembut.
  • Jika pada poin pertama digunakan air hangat sebagai media mandi utamanya, Mama bisa menggunakan waslap yang dicelup ke dalam air hangat untuk kondisi ini. Tujuannya sederhana, agar tali pusar yang belum puput tidak basah dan menimbulkan hal yang tidak diinginkan.
  • Setelah semua siap, Mama bisa memulainya dengan mengusapkan waslap ke area wajah si Kecil secara lembut dan perlahan.
  • Lanjutkan dengan area lipatan tubuh, sama seperti poin pertama tadi. Pastikan semua diusap dengan lembut dan menyeluruh untuk memastikan kebersihan si Kecil.
  • Setelah selesai, usap lembut dengan kain hangat dan pastikan semua bagian tubuhnya sudah kering.
  • Untuk menutup sesi mandi ini, Mama bisa menimang si Kecil agar ia merasa nyaman, sekaligus waktu yang tepat untuk mendekatkan hubungan Mama dengan si Kecil.

Perhatikan Hal Penting dalam Memandikan Bayi yang Baik dan Benar

Cara Memandikan Bayi

Ada beberapa poin penting yang wajib diperhatikan ketika menerapkan cara memandikan bayi di atas.

  • Pertama, pastikan si Kecil mandi tidak lebih dari 10 menit, agar ia tidak kedinginan atau kulitnya menjadi keriput.
  • Kedua, pastikan mengoleskan pelembab untuk menjaga kelembaban kulit si Kecil. Kulit yang lembab membuatnya tetap merasa nyaman dan terhindar dari gatal-gatal karena kulit kering.
  • Ketiga, pastikan menggunakan sabun khusus bayi dan usahakan pH yang dimiliki sabun tersebut netral.
Baca Juga :  4 Pilihan Sensory Play Terbaik Buat si Kecil dan Manfaatnya!

Bagaimana Mama? Cukup jelas bukan poin-poin yang disampaikan di atas tadi? Cara memandikan bayi sebenarnya memang tidaklah sulit, hanya Mama benar-benar perlu cermat dan teliti agar setiap bagian tubuhnya bersih dan terjangkau air ataupun sabun yang digunakan. Tentu, jika Mama tengah berada dalam perjalanan, Mama bisa mendapatkan peralatan mandi bayi lebih mudah dengan mengklik mamasewa.com. Di sini Mama bisa mendapatkan berbagai peralatan bayi untuk disewa, dengan jaminan higienitas alat dan kualitas yang tinggi. Jadi, Mama tak perlu repot lagi memikirkan peralatan si Kecil ketika akan bepergian jauh.

Tinggalkan Balasan