stroller bayi

Mobilitas yang semakin padat menuntut orang tua untuk mencari solusi cepat agar tetap bisa beraktivitas sambil membersamai buah hati. Nah, salah satu alat yang dapat mempermudah mobilitas Anda adalah stroller, yang akan membantu Anda ketika sedang berjalan jauh atau sedang liburan. Stroller bayi atau kereta dorong bayi menjadi salah satu barang yang harus dipersiapkan bahkan sebelum bayi lahir. Tapi, Anda tidak boleh sembarangan dalam memilih stroller, karena ada beberapa pertimbangan yang harus diperhatikan. Salah satunya adalah jenis stroller yang sesuai dengan kebutuhan anak, dan juga sesuai dengan kebutuhan Anda. Karena tidak menutup kemungkinan stroller akan dipakai untuk jangka waktu yang lama, maka Anda harus benar-benar teliti dalam memilihnya. Nah, berikut macam-macam jenis stroller yang bisa menjadi referensi Anda dalam memilih.

Referensi Tipe Stroller Bayi

Standard Midsize Stroller

Stroller bayi model ini merupakan jenis standar yang mungkin paling banyak dijual saat ini. Didesain  praktis dan bisa dilipat dengan mudah, stroller ini biasanya memakai rangka dari bahan aluminium yang cukup kokoh. Tempat duduk atau tidurnya bisa diatur posisinya, dan memiliki roda-roda yang nyaman.

Umbrella (Lightweight) Stroller

stroller bayi

Stroller jenis ini sangat ringkas dan praktis jika dilipat, juga memiliki batang pegangan seperti tangkai payung. Jenis ini merupakan pilihan stroller bayi yang tepat bagi Anda yang sering mengajak anak bepergian dengan pesawat terbang. Umbrella stroller ini sangat cocok digunakan untuk anak usia balita dan tidak pas untuk bayi karena tempat duduknya yang tidak bisa dibaringkan.

Stroller Bayi Tipe Pram

Stroller bergaya Inggris ini sangat kokoh, memiliki roda yang besar, dan berkanopi lebar. Roda besarnya sangat nyaman dan tahan guncangan. Tempat duduknya berukuran besar dan didesain agar anak bisa menghadap ke arah si pendorong kereta. Dengan harga yang lumayan mahal, jenis pram ini memiliki ukuran yang besar, berat, dan awet, sehingga bisa dipakai lebih lama.

Baca Juga :  Kelebihan Pompa ASI Medela

Convertible Carriage Stroller

Convertible carriage stroller merupakan stroller dengan gaya klasik yang memiliki tempat duduk beralas datar dan dirancang untuk bayi di bawah usia 3 bulan. Mudah dilipat tetapi sedikit berat jika ditenteng. Tempat duduknya pun bisa diubah menghadap ke depan. Stroller jenis ini biasanya bisa dipakai bertahun-tahun karena bahannya yang awet.

Travel System Stroller

Stroller jenis ini merupakan kombinasi kereta dorong dan car seat, yang sangat praktis karena bisa diubah sesuai kebutuhan.

Jogger Stroller

baby stroller

Jogger stroller merupakan stroller bayi yang bisa menjadi pilihan, jika Anda sering mengajak si kecil untuk jogging bersama. Memiliki 3 roda besar dengan suspensi yang nyaman untuk segala kondisi jalan, dan dilengkapi dengan sistem rem yang baik dan ringan. Tali pengamannya juga bisa dilingkarkan ke lengan Anda. Sayangnya stroller jenis ini sangat tidak cocok untuk bayi yang baru lahir.

Multi Stroller

Stroller bayi jenis ini diciptakan khusus untuk anak kembar atau kakak beradik dengan beda usia yang tidak terlalu jauh. Anda bisa memilih model tandem (depan belakang) atau bersisian. Stroller jenis ini memudahkan Anda karena Anda hanya perlu mendorong 1 stroller untuk 2 orang anak (atau lebih).

Cara Memilih Stroller Bayi yang Aman dan Nyaman

Setelah menentukan jenis stroller sesuai kebutuhan Anda, ada beberapa hal lain yang harus diperhatikan sebelum membeli stroller idaman.

Periksalah rem pada stroller

Biasanya stroller memiliki rem yang bisa mengunci dua roda sekaligus. Pastikan rem tersebut nyaman dan tidak dapat dijangkau oleh tangan anak.

Periksalah kualitas sabuk pengaman

Stroller bayi pada umumnya memiliki pilihan sabuk pengaman dengan tiga kunci atau lima kunci. Sabuk pengaman lima kunci dianggap lebih aman karena sabuk ini sekaligus bisa menjaga pinggang, bahu, serta berada di antara kaki. Hal ini sangat diperlukan terutama bagi anak-anak yang berusia lebih kecil. Jangan lupa periksalah sabuk saat melingkari tubuh si kecil apakah terlalu ketat atau tidak.

Baca Juga :  6 Tips Ajarkan Pola Makan Sehat Pada Si Kecil

Perhatikan batas berat badan

Pada umumnya stroller memiliki batas berat badan bagi penggunanya. Jika berat badan anak melebihi batas yang dicantumkan, akan menyebabkan stroller menjadi tidak stabil. Jadi sebelum memutuskan untuk membeli, tanyakan dulu pada penjual tentang berat maksimal yang mampu ditahan oleh stroller. Kemudian sesuaikan dengan berat badan anak Anda.

Perhatikan tinggi atau rendahnya pegangan stroller bayi

stroller

Pilihlah Stroller dengan pegangan yang dapat disesuaikan dengan tinggi badan Anda atau orang dewasa lain yang akan mendorongnya. Pegangan stroller idealnya berada di sekitar pinggang atau sedikit lebih rendah.

Pilih kursi yang bisa disesuaikan

Bayi di bawah usia 6 bulan masih belum mampu menopang kepala dan duduk sempurna, jadi pilihlah stroller dengan kursi yang bisa disesuaikan ke posisi hampir berbaring. Sedangkan di atas usia itu, posisi kursi berbaring masih dibutuhkan untuk memberi kenyamanan saat tidur.

Periksalah tempat menaruh kaki

Jangan memilih stroller bayi dengan sadel tempat menaruh kaki yang memisahkan kaki kanan dan kiri, karena beresiko kaki anak bisa terperangkap di antaranya. Sebaiknya pilihlah stroller dengan tempat kaki yang tidak terpisah.

Perhatikan kegunaan kanopi atau tudung stroller

Pilihlah stroller dengan tudung kanopi yang secara maksimal mampu melindungi tubuh bayi dari sinar matahari, angin, dan hujan. Selain itu, pilihlah kanopi yang gampang dilepas sehingga mudah dibersihkan. Jika Anda membutuhkan stroller bagi buah hati tapi belum bisa membeli, Anda bisa menyewanya di Mamasewa, tempat sewa perlengkapan bayi paling lengkap dan terjangkau.

Leave a Reply