Pemberian ASI langsung dari payudara adalah metode paling efektif menyusui bayi. Namun, terkadang Mama tidak dapat menyusui langsung dan harus mengandalkan metode pumping. Lalu seperti apa cara menggunakan pompa ASI manual? 

Image by Freepik

Memompa ASI memiliki beberapa manfaat. Misalnya mengurangi pembengkakan, meningkatkan kenyamanan pada payudara, dan memungkinkan Mama memperkirakan jumlah ASI yang dihasilkan.

Mengenal Pentingnya Memompa ASI

Jika terkendala memberikan ASI secara langsung, pompa ASI dapat menjadi alternatifnya. Tentu saja Mama akhirnya perlu memahami cara menggunakan pompa ASI yang tepat. 

Berikut pentingnya memompa ASI demi menjaga kelancaran proses menyusui.

1. Membantu Memberikan Manfaat ASI bagi Bayi

Ketika situasi atau kondisi tertentu, memompa ASI dapat menjadi solusi untuk tetap memberikan ASI kepada bayi. Misalnya dalam situasi bayi lahir prematur, ibu bekerja, masalah ibu menyusui, atau untuk mencegah pembengkakan payudara.

2. Bagus untuk Bayi Prematur

Bayi yang lahir prematur atau memiliki masalah kesehatan khusus mungkin membutuhkan bantuan dalam mendapatkan ASI. 

Dalam kondisi ini, menerapkan cara memompa ASI dengan benar akan membantu bayi mendapatkan ASI sebagaimana mestinya.

3. Membantu Merangsang Produksi ASI pada Payudara

Proses memompa ASI secara teratur dapat merangsang produksi ASI pada payudara. Artinya, hal ini menjadi upaya mempertahankan pasokan ASI yang cukup untuk bayi. 

Dengan menggunakan pompa ASI, pembentukan ASI dapat ditingkatkan sehingga memenuhi kebutuhan si kecil.

4. Mengatasi Puting Payudara Lecet 

Jika Mama mengalami lecet pada puting payudara akibat menyusui langsung, memompa ASI dapat membantu memberikan ASI tanpa menimbulkan rasa sakit. 

Kebutuhan bayi terpenuhi dan Mama pun tidak kesakitan akibat lecet pada puting payudara tersebut.

5. Menjaga Produksi ASI

Ketika ibu tidak berada di dekat bayi seperti saat bekerja atau berada jauh dari bayi, kadang kala produksi ASI bisa saja lebih sedikit. 

Memompa ASI dengan cara yang tepat memungkinkan Mama menyimpan ASI yang kemudian dapat diberikan kepada bayi. 

Cara Menggunakan Pompa ASI Manual

Menggunakan pompa ASI selain menjadi alternatif menyusui juga penting demi memenuhi kebutuhan ASI bagi bayi. Sayangnya, masih banyak ibu menyusui yang belum memahami cara penggunaan pompa ASI yang tepat.

Pengetahuan mengenai teknik memompa ASI yang benar sebenarnya sangat penting. Tanpa pengetahuan yang cukup, Mama bisa kesulitan saat menggunakan pompa ASI nantinya. 

Untuk itu, yuk simak cara yang benar dalam menggunakan pompa ASI manual.

1. Menyiapkan Pompa ASI Manual

Ketika membeli pompa ASI manual, Mama perlu merakitnya terlebih dahulu sebelum digunakan. Untuk itu, pastikan pompa ASI telah Mama dan Papa rakit dengan benar. Semua komponen terpasang dengan baik sesuai petunjuk. 

Hal ini penting dengan tujuan memastikan pompa berfungsi optimal. Periksa kembali semua kelengkapan pompa ASI. Jika masih ragu atau kebingungan, Mama dan Papa bisa menanyakannya kepada penyedia pompa ASI tersebut. 

2. Menempatkan Pompa pada Posisi yang Tepat 

Cara pompa ASI manual agar berjalan sebagaimana mestinya ialah dengan menempatkan pompa pada posisi yang tepat. Tempatkan pompa ASI pada posisi yang sesuai dengan puting dan payudara hingga Mama merasa nyaman.

Image by Freepik

Pastikan posisi pompa ASI manual pas dan nyaman dengan payudara. Semestinya corong pompa menutupi puting dengan sekitar ¾ bagian areola. Tujuannya untuk memastikan ekstraksi ASI yang efektif.

3. Memperhatikan Posisi Tangan

Dalam menggunakan pompa ASI manual, gunakan satu tangan untuk memegang pompa dan tangan lainnya untuk menopang payudara. Hal Ini membantu memastikan posisi yang nyaman sehingga terjadi stabilitas saat memompa.

Dengan menggunakan dua tangan secara terpisah tersebut, Mama bisa mengoptimalkan penggunaan pompa ASI manual. 

Tangan yang memegang pompa dapat berkonsentrasi pada gerakan memompa yang tepat. Sementara itu, tangan yang menopang payudara memastikan posisi yang stabil dan nyaman.

4. Gerakkan Tuas Pompa secara Perlahan

Langkah selanjutnya dalam cara menggunakan pompa ASI manual ialah mulai memompa ASI dengan menggerakkan tuas pompa secara perlahan. 

Lakukan gerakan yang menyerupai pola isapan bayi saat menyusu. Maksudnya yaitu dengan gerakan perlahan diawali dengan frekuensi lebih cepat, kemudian berlanjut dengan gerakan perlahan lagi. 

Hal ini membantu meniru ritme isapan bayi dan merangsang produksi ASI yang lebih baik. Sebab, gerakan tersebut membantu merangsang produksi ASI. Saat bayi menyusu dengan pola isapan yang efektif, produksi ASI menjadi lebih banyak. 

5. Ulangi Gerakan Tangan saat Memompa sampai ASI Terpenuhi

Lanjutkan gerakan memompa dengan ritme yang nyaman hingga Mama merasa sudah cukup memerah ASI. Setiap ibu menyusui mungkin membutuhkan waktu yang berbeda untuk memperoleh jumlah ASI yang diinginkan. 

Karenanya, Mama bisa menyesuaikan dengan kebutuhan. Mama dapat menyesuaikan ritme memompa dengan kebutuhan sendiri dan menghentikan proses memompa ketika merasa sudah cukup. 

Mengamati tanda-tanda cukupnya ASI adalah tips menggunakan pompa ASI manual sekaligus kunci memerah ASI dengan nyaman dan efektif.

6. Membersihkan Peralatan setelah Digunakan

Kebersihan sangat penting dalam proses memompa ASI. Setelah selesai, cuci tangan Mama dengan sabun dan air yang bersih. Bersihkan juga semua komponen pompa ASI sesuai petunjuk.

Image by Freepik

Pembersihan pompa ASI bisa dengan menggunakan air hangat dan sabun atau metode pembersihan yang direkomendasikan. Hal ini penting untuk menjaga kebersihan dan keamanan ASI yang telah dipompa.

Demikian tadi panduan menggunakan pompa ASI manual. Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, Mama dapat menggunakan pompa ASI dengan benar dan efektif. 

Namun, jika memiliki kekhawatiran atau pertanyaan lebih lanjut, disarankan untuk berkonsultasi dengan tenaga medis yang berpengalaman.

Tips Memompa agar ASI Lancar

Memompa ASI menggunakan alat pompa mungkin butuh waktu yang tidak sebentar. Bahkan, beberapa ibu menyusui merasa kesulitan memerah ASI menggunakan alat tersebut. Alhasil, ASI tetap tidak keluar dan produksi ASI menjadi terhambat.

Untuk mengatasi hal itu, Mama bisa menerapkan tips memompa agar ASI lancar sebagai berikut.

1. Rileks dan Santai

Stres dapat menghambat kemampuan tubuh untuk memproduksi dan melepaskan ASI. Oleh karena itu, penting untuk mencari lingkungan yang tenang guna menciptakan suasana yang rileks dan nyaman saat memerah ASI. 

2. Lebih Sering Memompa ASI

Cara memompa ASI agar keluar banyak tidak lain dengan memompa ASI lebih sering. Sebaiknya Mama meluangkan waktu 15 menit selama beberapa jam dalam sehari. Lebih baik lagi jika kedua payudara dipompa secara bersamaan.

3. Menjaga Tubuh Tetap Terhidrasi

Saat menyusui, nutrisi Mama sangat penting. Bukan hanya makanan yang bergizi, tetapi juga kebutuhan air minum. Pastikan Mama minum banyak air setiap hari. 

Selain itu, sebaiknya menghindari minuman yang berpotensi menyebabkan iritasi pada bayi seperti soda dan kopi.

4. Membatasi Susu Formula

Cara menggunakan pompa ASI manual tadi Mama praktikkan untuk memenuhi kebutuhan ASI. Di samping itu, terdapat susu formula sebagai pendamping ASI. 

Walaupun keduanya memberikan nutrisi kepada bayi, tetapi pemberian susu formula dapat mengurangi keinginan bayi untuk menyusu langsung. Hal seperti inilah yang pada akhirnya dapat mempengaruhi produksi ASI. 

Dengan kata lain, jika ingin ASI banyak dan lancar, Mama bisa membatasi pemberian susu formula.

5. Menjaga Kesehatan

Kesehatan ibu berhubungan erat dengan kesehatan bayi. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kondisi kesehatan Mama agar tetap bugar selama menyusui si kecil.

Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan mengonsumsi buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian yang kaya akan nutrisi. Menjaga kesehatan seperti ini berkontribusi langsung terhadap kelancaran produksi ASI.

Dengan menerapkan tips tersebut, semoga dapat membantu kelancaran ASI Mama ya! 

Sebelum melahirkan, penting juga untuk mempersiapkan semua keperluan, termasuk pompa ASI ini. Tujuannya untuk mengantisipasi pada awal-awal menyusui ASI sedikit atau terhambat.

Jangan khawatir, Mamasewa.com menyediakan seluruh kebutuhan Mama. Banyak pilihan pompa ASI yang bisa Mama sewa sesuai dengan kebutuhan dan anggaran yang dimiliki. Menyewa tentu lebih ekonomis dengan harga Rp5.000- Rp12.000 per hari.

Setiap produk yang disewakan, kami juga memberikan panduan lengkap cara menggunakan pompa ASI manual. Artinya, Mama tidak perlu kebingungan. Menyewa saja sudah mendapatkan kualitas dan layanan yang sama dengan membeli bukan?

Tinggalkan Balasan