Morning sickness adalah salah satu keluhan paling umum yang dialami oleh ibu hamil, terutama di trimester pertama. Meskipun dinamakan “morning” sickness, nyatanya rasa mual dan muntah bisa muncul kapan saja sepanjang hari. Bagi sebagian ibu hamil, kondisi ini bisa cukup mengganggu aktivitas harian hingga menurunkan nafsu makan. Kabar baiknya, ada berbagai cara yang aman dan alami untuk meredakan morning sickness agar kehamilan terasa lebih nyaman. Artikel ini akan membahas penyebab morning sickness serta cara mengatasi morning sickness yang bisa Mama coba di rumah.
Penyebab Morning Sickness saat Hamil

Morning sickness umumnya disebabkan oleh perubahan hormon dalam tubuh ibu hamil, terutama peningkatan hormon human chorionic gonadotropin (hCG) dan estrogen. Perubahan kadar hormon ini dapat memengaruhi sistem pencernaan dan memicu rasa mual.
Selain itu, indera penciuman yang lebih sensitif, kadar gula darah rendah, dan stres emosional juga bisa memperburuk morning sickness. Meskipun belum diketahui pasti penyebab tunggalnya, morning sickness dianggap sebagai bagian alami dari proses adaptasi tubuh terhadap kehamilan.
Baca Juga: 7 Tips Menjaga Kehamilan di Trimester Pertama, Wajib Mama Lakukan!
Cara Mengatasi Morning Sickness saat Hamil
Mengalami morning sickness saat hamil memang bisa membuat hari-hari terasa berat, apalagi jika mual dan muntah muncul terus-menerus. Meskipun normal, kondisi ini bisa mengganggu aktivitas dan mengurangi asupan nutrisi penting bagi ibu dan janin. Namun, jangan khawatir, ada banyak cara yang bisa membantu meredakan gejala ini dengan aman dan nyaman. Berikut beberapa tips yang umumnya disarankan oleh dokter.
1. Konsumsi Makanan Ringan Sebelum Bangun Tidur

Bangun pagi dengan perut kosong bisa memicu mual yang hebat. Sebelum benar-benar bangkit dari tempat tidur, coba makan biskuit tawar atau roti kering. Makanan ringan ini membantu menstabilkan kadar gula darah dan meredakan perut kosong yang memicu rasa mual.
Baca Juga: 5 Perbedaan Kontraksi Asli dan Palsu, Mirip tapi Jangan Salah!
2. Makan dalam Porsi Kecil Tapi Sering
Daripada makan besar tiga kali sehari, cobalah makan dalam porsi kecil setiap 2–3 jam. Ini menjaga perut tetap terisi tanpa merasa kekenyangan. Perut yang kosong bisa memperparah mual, sementara makan terlalu banyak sekaligus juga bisa membuat perut tidak nyaman.
3. Hindari Makanan dan Bau yang Memicu Mual
Beberapa bau seperti bawang, parfum, atau makanan tertentu bisa memicu morning sickness. Cobalah untuk mengenali pemicu pribadi Mama dan hindari sebisa mungkin. Pastikan dapur memiliki ventilasi baik agar bau masakan tidak tertahan di ruangan.
Baca Juga: 5 Tips Traveling untuk Ibu Hamil, Kapan Waktu Terbaik untuk Bepergian?
4. Minum Air dalam Jumlah Kecil Tapi Rutin

Tetap terhidrasi penting selama kehamilan, tapi minum air terlalu banyak sekaligus bisa memperparah mual. Jadi, minumlah air putih sedikit-sedikit tapi sering sepanjang hari. Mama juga bisa menambahkan irisan lemon untuk membantu menyegarkan perut.
5. Konsumsi Jahe Secara Teratur
Jahe dikenal sebagai bahan alami yang efektif meredakan mual. Mama bisa mengonsumsi teh jahe hangat, permen jahe, atau bahkan kapsul jahe yang aman untuk ibu hamil. Namun, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter bila ingin konsumsi suplemen jahe dalam dosis tertentu.
Baca Juga: Manfaat Prenatal Yoga untuk Ibu Hamil, Banyak Banget!
6. Coba Vitamin B6
Vitamin B6 sering direkomendasikan untuk mengatasi mual saat hamil. Dosis rendah (sekitar 10–25 mg, 2–3 kali sehari) bisa membantu, tetapi harus dikonsumsi sesuai anjuran dokter. Vitamin ini membantu sistem saraf dan bisa mengurangi gejala mual tanpa efek samping serius.
7. Gunakan Aromaterapi yang Aman untuk Ibu Hamil

Aroma lemon, peppermint, atau lavender dapat membantu menenangkan tubuh dan mengurangi rasa mual. Gunakan diffuser, inhaler kecil, atau saputangan yang ditetesi minyak esensial. Pilih aromaterapi yang sudah teruji aman untuk kehamilan ya, Mam!
Baca Juga: Pregnancy Brain, Penyebab Ibu Hamil Sering Lupa
8. Hindari Aktivitas Berat Setelah Makan
Langsung berbaring atau beraktivitas berat setelah makan bisa memicu refluks asam lambung dan memperparah mual. Usahakan duduk santai atau berjalan ringan setelah makan agar pencernaan berjalan lebih lancar. Jeda waktu antara makan dan tidur juga sebaiknya sekitar 1 jam.
9. Ciptakan Lingkungan yang Tenang dan Sejuk
Morning sickness bisa diperburuk oleh stres atau suhu ruangan yang terlalu panas. Jadi, jaga kamar tetap sejuk, bersih, dan nyaman agar tubuh lebih rileks. Tambahkan elemen yang menenangkan seperti cahaya redup, musik lembut, atau diffuser.
Baca Juga: 7 Opsi Cemilan Sehat Ibu Hamil, Mama Bisa Lihat di Sini!
10. Konsultasi ke Dokter Jika Mual Sangat Parah

Jika mual dan muntah membuat Mama tidak bisa makan sama sekali, berat badan turun drastis, atau mengalami dehidrasi, segera hubungi dokter. Kondisi ini bisa mengarah pada hyperemesis gravidarum, yang membutuhkan penanganan medis. Jangan menunda mencari bantuan jika gejalanya makin parah.
Morning sickness memang melelahkan, tapi bisa diatasi dengan perawatan sederhana dan perhatian ekstra terhadap tubuh Mama. Yang paling penting adalah tetap menjaga asupan nutrisi dan istirahat yang cukup agar kehamilan berjalan lancar.
Untuk “melupakan” rasa mual yang Mama alami, Mama bisa menyambut kelahiran si kecil dengan menyewa prenatal education dan melihat koleksi perlengkapan bayi baru lahir atau perlengkapan untuk Mama mungkin dibutuhkan setelah si kecil lahir. Yuk, langsung kunjungi www.mamasewa.com!































































