Belakangan ini, isu kanker ginjal menjadi perhatian publik setelah penyanyi multitalenta Tanah Air wafat di tengah perjuangannya melawan penyakit tersebut. Hal ini kemudian membuat banyak orang mulai bertanya-tanya, apakah kanker ginjal juga bisa terjadi pada anak? Jawabannya, bisa. Maka dari itu, pelajari informasinya lewat artikel ini yuk, Mam!
Mengenal Kanker Ginjal pada Anak

Kanker ginjal pada anak atau tumor Wilms—dalam istilah medis juga disebut nefroblastoma—mungkin masih belum familiar di telinga Mama. Meski begitu, tak ada salahnya untuk memahami masalah kesehatan yang satu ini.
Menjadi salah satu jenis kanker yang paling umum, tumor Wilms biasanya terjadi pada anak usia di bawah 5 tahun. Tumor Wilms adalah jenis kanker yang berkembang di ginjal anak. Kondisi ini terjadi ketika sel-sel ginjal tumbuh secara tidak normal dan membentuk massa atau tumor.
Pada sebagian besar kasus, tumor hanya menyerang satu ginjal. Namun, dalam kondisi tertentu, bisa juga terjadi pada kedua ginjal. Sayang, gejalanya seringkali tidak spesifik dan tidak langsung terdeteksi pada tahap awal.
Baca Juga: Melatih Mini Paramedic: Bekal Penting agar Anak Sigap Hadapi Kondisi Darurat
Gejala Kanker Ginjal pada Anak yang Perlu Diperhatikan

Meski serius, kabar baiknya adalah tumor Wilms termasuk jenis kanker yang memiliki tingkat kesembuhan cukup tinggi jika terdeteksi sejak dini. Maka dari itu, penting bagi orang tua untuk memahami gejala dan perubahan yang terjadi pada anak.
Gejalanya memang bisa bervariasi pada setiap anak. Namun, ada beberapa tanda umum yang perlu Mama waspadai:
- Perut anak terlihat membesar atau terasa ada benjolan
- Nyeri di area perut
- Demam tanpa sebab yang jelas
- Nafsu makan menurun
- Anak tampak lemas atau kurang aktif
Dalam beberapa kasus, anak juga bisa mengalami tekanan darah tinggi atau perubahan pada urine. Jika Mama menemukan tanda-tanda ini, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Baca Juga: Diabetes Tipe 5: Penyakit Baru yang Harus Mama Waspadai!
Kenapa Bisa Terjadi pada Anak?

Penyebab pasti tumor Wilms belum diketahui secara pasti. Namun, beberapa faktor seperti kelainan genetik atau kondisi bawaan tertentu dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker ini.
Meski demikian, penting untuk dipahami bahwa kondisi ini tidak selalu bisa dicegah. Fokus utama adalah deteksi dini dan penanganan yang tepat agar peluang kesembuhan semakin besar.
Baca Juga: Kasus Anak Cuci Darah Meningkat, Lakukan Ini untuk Mencegahnya!
Bagaimana Penanganannya?

Penanganan tumor Wilms biasanya melibatkan kombinasi beberapa metode, tergantung pada kondisi dan stadium penyakit. Beberapa di antaranya meliputi operasi untuk mengangkat tumor, kemoterapi, dan dalam beberapa kasus radioterapi.
Selama proses pengobatan, anak juga membutuhkan pemantauan yang intensif dan perawatan yang konsisten.
Baca Juga: Belajar dari Kate Middleton, Ini Cara Memberitahu Anak kalau Orangtuanya Sakit Serius
Dengan kemajuan dunia medis saat ini, tingkat kesembuhan tumor Wilms tergolong cukup tinggi, terutama jika terdeteksi sejak dini. Karena itu, peran orang tua dalam mengenali gejala dan mengambil tindakan cepat menjadi sangat penting.
Menghadapi kondisi seperti ini tentu bukan hal yang mudah bagi setiap orang tua. Selain memastikan pengobatan berjalan dengan baik, Mama juga perlu menjaga kondisi lingkungan dan kenyamanan anak di rumah.
Di Mamasewa, Mama dapat menemukan beberapa alat kesehatan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan si kecil selama masa pemulihan. Solusi sewa ini memungkinkan Mama tetap memberikan perawatan terbaik tanpa harus membeli semua perlengkapan, sehingga lebih praktis, efisien, dan tetap fokus pada hal yang paling penting.































































