Menjelang Lebaran, banyak keluarga mulai membersihkan rumah agar terasa lebih rapi dan nyaman saat menyambut tamu. Namun, bagi Mama yang punya bayi atau toddler, proses beres-beres rumah bakal jauh lebih menantang. Baru saja satu sudut dirapikan, “lokasi proyek” si kecil sudah pindah ke tempat lain. Jadi, gimana sih tips decluttering rumah sebelum Lebaran yang aplikatif untuk keluarga dengan anak kecil? Ini dia jawabannya!

7 Tips Decluttering Rumah Sebelum Lebaran

Supaya proses beres-beres rumah terasa lebih ringan—baik secara fisik maupun emosi—berikut beberapa tips decluttering yang patut Mama terapkan.

1. Mulai dari Area yang Paling Sering Dipakai

Daripada langsung membersihkan seluruh rumah, coba mulai dari area yang paling sering digunakan keluarga. Misalnya ruang keluarga, kamar anak, atau dapur. Area ini biasanya paling cepat terasa penuh karena aktivitas sehari-hari terjadi di sana.

Dengan merapikan area utama terlebih dahulu, rumah akan terasa lebih lega dan nyaman meskipun bagian lain belum sepenuhnya dibereskan.

Baca Juga: 7 Tips Decluttering Rumah Bersama Anak, Tetap Seru dan Rumah Jadi Rapi!

2. Gunakan Prinsip “Keep, Donate, Discard”

Saat memilah barang, Mama bisa menggunakan tiga kategori sederhana, yakni disimpan, disumbangkan, atau dibuang. Barang yang masih layak pakai tetapi sudah jarang digunakan bisa diberikan kepada orang lain yang membutuhkan. Sementara yang sudah rusak, langsung buang saja.

Metode ini membantu proses decluttering menjadi lebih cepat karena Mama tidak perlu terlalu lama berpikir saat memilah barang.

3. Cek Perlengkapan Bayi yang Sudah Tidak Terpakai

Rumah dengan bayi biasanya dipenuhi berbagai perlengkapan yang hanya dipakai dalam fase tertentu. Misalnya bantal menyusui, perlengkapan newborn, atau mainan bayi yang sudah tidak sesuai usia.

Momen menjelang Lebaran bisa menjadi waktu yang tepat untuk mengecek kembali barang-barang ini. Jika sudah tidak terpakai, Mama bisa menyimpannya dengan rapi, menyumbangkannya, atau menjualnya agar rumah terasa lebih lapang.

Baca Juga: Daily Mess Bikin Stres? Ini Cara Praktis Beresin Rumah Meski Punya Toddler

4. Kurangi Mainan yang Sudah Tidak Diminati Anak

Mainan anak sering kali menjadi penyebab utama rumah terasa penuh. Apalagi jika jumlahnya banyak dan tersebar di berbagai sudut ruangan.

Coba perhatikan mainan mana yang masih sering dimainkan dan mana yang sudah lama tidak disentuh. Mainan yang sudah tidak diminati bisa disimpan sementara atau disumbangkan. Dengan jumlah mainan yang lebih sedikit, anak juga biasanya justru lebih fokus bermain.

5. Manfaatkan Storage yang Sudah Ada

Decluttering bukan berarti harus membeli banyak tempat penyimpanan baru. Justru langkah pertama adalah memaksimalkan storage yang sudah ada di rumah.

Gunakan kotak penyimpanan, keranjang mainan, atau organizer yang sudah dimiliki untuk mengelompokkan barang sesuai fungsinya. Dengan begitu, rumah akan terasa lebih rapi karena setiap barang memiliki “rumahnya” masing-masing.

Baca Juga: Cara Bijak Mengatur Mainan, Anak Lebih Fokus dan Rumah Tetap Rapi

6. Rapikan Perlengkapan Mudik Lebih Awal

Jika Mama berencana mudik saat Lebaran, sebaiknya mulai menyiapkan perlengkapan perjalanan lebih awal. Pilah barang mana yang benar-benar dibutuhkan dan mana yang sebenarnya tidak perlu dibawa.

Persiapan yang dilakukan lebih awal akan membantu Mama menghindari kebiasaan membawa terlalu banyak barang. Rumah juga tetap terasa rapi karena tidak ada tumpukan perlengkapan mudik yang baru dibereskan mendadak.

7. Tidak Semua Perlengkapan Anak Harus Disimpan di Rumah

Salah satu penyebab rumah terasa penuh adalah banyaknya perlengkapan anak yang sebenarnya hanya dipakai dalam waktu tertentu. Mulai dari stroller tambahan, alat MPASI, hingga berbagai perlengkapan bayi yang jarang digunakan.

Agar rumah tetap terasa lega, Mama tidak harus memiliki semuanya sendiri. Beberapa perlengkapan bisa disewa sesuai kebutuhan, sehingga rumah tidak dipenuhi barang yang hanya dipakai sesekali.

Baca Juga: Membersihkan Rumah Setelah Ditinggal Mudik, Waktunya Kembali ke Settingan Normal

Di Mamasewa, Mama bisa menemukan berbagai kebutuhan bayi dan anak yang bisa disewa dengan praktis sesuai kebutuhan, mulai untuk bayi baru lahir hingga usia sekolah. Selain lebih hemat, cara ini juga membantu rumah tetap rapi dan tidak terlalu penuh dengan barang yang sebenarnya sudah tidak dibutuhkan.

Tinggalkan Balasan