Salah satu masalah yang banyak dialami oleh ibu menyusui adalah clogged duct. Ini adalah kondisi saat saluran susu tersumbat sehingga dapat menyebabkan pembengkakan dan benjolan lunak.
Meski penyumbatan biasanya bisa sembuh dengan sendirinya, tetapi Mama perlu mengetahui lebih banyak tentang kondisi sehingga tahu cara mengatasinya dan menghindarinya. Baca sampai selesai penjelasan lengkapnya di artikel ini ya, Mam!
Pengertian Clogged Duct

Clogged duct atau clogged milk adalah kondisi yang terjadi saat saluran ASI, yang membawa ASI ke seluruh payudara hingga ke area puting, tidak mengalir dengan baik selama menyusui atau memompa sehingga menyebabkan penyumbatan.
Nah, tekanan yang menumpuk di belakang penyumbatan inilah yang menyebabkan jaringan meradang dan rasanya seperti ada kelereng kecil yang lembut—dan menyakitkan!— bersarang di payudara.
Meski rasanya sakit, tetapi ini adalah bagian normal dari proses menyusui dan ada banyak hal yang dapat kamu lakukan untuk mengatasinya.
BACA JUGA: 5 Etika Menyentuh Bayi, Jangan Sampai Membuatnya Menderita Penyakit Ini!
Apa Penyebab dan Gejalanya?

Penyebab utama clogged duct adalah peradangan pada jaringan dan pembuluh darah yang mengelilingi saluran ASI. Ini dapat terjadi karena berbagai alasan, yaitu:
- Melewatkan sesi menyusui atau memompa atau jeda terlalu lama di antara waktu menyusui.
- Mengubah jadwal menyusu bayi, seperti saat menyapih atau memulai makanan padat.
- Bayi memiliki latch atau pelekatan yang buruk sehingga tidak menguras payudara.
Jika Mama mengalami kondisi ini, maka gejala yang bisa dirasakan adalah:
- Payudara terasa lembut, nyeri, dan berbenjol-benjol
- Panas dan bengkak di payudara
- Aliran ASI lebih lambat di satu sisi
- Merasa tidak enak badan
- Titik putih kecil pada puting, yang disebut gumpalan susu
Kadang, saluran yang tersumbat ini dapat menyebabkan demam ringan yang dapat terjadi karena infeksi pada payudara. Jika demam terjadi bersamaan dengan nyeri payudara, maka Mama harus memeriksakan diri ke dokter karena mungkin memerlukan pengobatan dengan antibiotik dan pemeriksaan fisik untuk menyingkirkan abses payudara.
Namun, Mama harus terus menyusui sebanyak yang dibutuhkan bayi, ya. Tak boleh lebih atau kurang.
Perawatan dan Pengobatan di Rumah

Mama bisanya bisa mengobati gejala-gejala clogged duct di rumah. Ini karena sebagian besar saluran yang tersumbat akan sembuh dalam waktu 1-2 hari, dengan atau tanpa pengobatan.
Menyusui secara teratur dan konsisten adalah cara tercepat untuk mengatasi saluran yang tersumbat. Sangat penting untuk mengosongkan payudara dengan clogged duct selama setiap sesi menyusui.
Mama juga bisa memanfaatkan pompa ASI untuk mengosongkan payudara dan menggunakan lactation massger untuk mengurai penyumbantan di saluran susu.
Dokter juga dapat merekomendasikan metode BAIT untuk mengobati saluran ASI yang tersumbat, yaitu:
- Breast rest atau istirahatkan payudara. Mama dianjurkan untuk menyusui berdasarkan isyarat menyusu dari bayi, dimulai dari payudara yang tidak mengalami clogged duct selama beberapa hari hingga terasa lebih baik.
- Anti-inflammatories atau obat antiinflamasi. Obat NSAID, seperti ibuprofen, sangat membantu dan harus diminum sesuai petunjuk dari dokter atau bidan.
- Ice atau es. Mama harus mengompres dengan es atau kompres dingin selama 10 – 20 menit setiap 1 – 2 jam saat terjaga.
- Tylenol. Obat pereda nyeri seperti Tylenol direkomendasikan dan harus diminum sesuai petunjuk.

Selain itu, beberapa cara lain yang dapat dilakukan adalah:
- Memakai pakaian yang longgar dan tidak mengenakan bra dengan kawat bawah
- Tidur ekstra dan bersantai yang akan membantu mempercepat proses penyembuhan
Kadang, saluran yang tersumbat tidak sembuh dengan sendirinya. Jika tidak teratasi, kondisi ini dapat menyebabkan mastitis, yaitu peradangan pada payudara akibat infeksi.
Mama tidak boleh mencoba mengobati mastitis. Mengunjungi dokter sesegera mungkin untuk mendapatkan pengobatan akan mengurangi risiko komplikasi.
Selain itu, segera berobat ke dokter jika merasakan gejala-gejala berikut ini:
- Rasa nyeri yang hebat
- Saluran tersumbat yang tidak hilang setelah 1-2 hari
- Demam
- Saluran tersumbat yang terus terjadi
BACA JUGA: Mengenal Tongue Tie pada Bayi, Panduan Dasar untuk Orangtua
Bagaimana Cara Mencegahnya?

Untuk mencegah agar tidak terjadi clogged duct, kunci utamanya adalah sabar. Apalagi, bayi yang baru lahir membutuhkan waktu 20 – 45 menit untuk menyusu hingga mengosongkan payudara.
Beberapa tanda bayi telah mengosongkan payudara Mama adalah:
- Tidak mendengar suara menelan ketika bayi menghisap
- Payudara terasa lebih ringan
- Tidak ada rasa penuh atau kesemutan pada payudara
Selain itu, ada cara lain yang dapat Mama lakukan mengurangi risiko saluran tersumbat, antara lain:
- Memakai pakaian yang longgar, seperti baju menyusui yang nyaman, dan bra tanpa kawat
- Menghindari posisi yang memberi banyak tekanan atau beban pada payudara
- Menyusui sesuai permintaan atau dengan jadwal teratur yang memungkinkan pengeringan payudara sering terjadi
Jika Mama membutuhkan pompa ASI untuk membantu mengeringkan payudara agar terhindar dari clogged duct, sewa saja di Mamasewa. Ada berbagai jenis pompa ASI yang bisa disewa dengan harga terjangkau dan waktu sewa yang disesuaikan dengan keinginan.
Tidak memiliki tempat penyimpanan ASI? Di Mamasewa juga menyewakan freezer ASI 5 rak dengan harga Rp10.000 per hari dan waktu sewa 1 – 3 bulan. Jadi, Mama tak perlu khawatir lagi dengan ASI yang sudah diperah karena bisa disimpan dengan aman.
