Salah satu momen yang membahagiakan adalah melihat si Kecil tertidur pulas saat digendong. Wajahnya begitu damai dan menggemaskan! Selain itu, si Kecil pun kerap tertawa dan tersenyum saat mengetahui Ayah dan Bunda selalu mendekap dan membuai sang buah hati. Ya, menggendong bayi rasanya sangat menyenangkan dan menenangkan! Tidak jarang bahkan kerabat pun tidak segan jika diminta tolong menggendong bayi Anda.

Tapi kenyataannya, tidak setiap saat kita bisa kuat menggendong bayi. Ada kalanya, tangan menjadi kram atau Anda harus sibuk membereskan rumah. Nah, di saat seperti ini, rasanya kehadiran alat menggendong bayi akan sangat membantu untuk rutinitas Anda.

Sebelum Anda memutuskan untuk menyewa gendongan bayi di Mamasewa, ada baiknya Anda mengenal jenis gendongan bayi yang ada di masyarakat Indonesia hingga saat ini.

  1. Stretchy wrap

Ini adalah jenis gendongan bayi paling aman untuk bayi baru lahir atau masih berusia kecil. Gendongan terbuat dari kain elastis yang sangat mudah untuk digunakan. Keunggulan jenis stretchy wrap adalah modelnya yang kokoh bahkan untuk bayi yang masih kecil sekalipun. Stretchy wrap juga mendukung kontak fisik dengan Bunda sehingga memaksimalkan kedekatan emosional.

  1. Stretchy hybrid

Mirip dengan stretchy wrap, namun keunggulannya adalah ukuran kain bisa disesuaikan dengan ukuran anak. Bahkan tidak jarang anak yang sudah cukup besar pun bisa menggunakannya dengan lubang di kaki yang membantu kenyamanan si kecil!

  1. Woven wrap

Jenis ini termasuk dalam jenis wrap, namun bahannya cenderung tidak elastis. Umumnya, woven wrap terbuat dari kain tenun yang bermotif dan trendy. Karena tidak elastis, jenis gendongan bayi ini dijual dengan beberapa ukuran mengikuti anak yang akan digendong. Tenang saja, jenis gendongan ini aman untuk si kecil bahkan hingga usia 5 tahun!

  1. Ring sling
Baca Juga :  Mau Sewa Stroller Bayi - Ikuti 6 Tips Ini

Apakah Anda masih ingat zaman ketika kakek nenek menggendong bayi dengan kain tenun? Kira-kira begitulah konsep ring sling, jenis gendongan bayi yang memanfaatkan kekuatan satu bahu. Kain dimasukkan ke dalam lingkaran dan diikat membentuk simpul sehingga lebih mudah untuk pemasangannya. Namun, kelemahan dari jenis gendongan ini adalah kekuatan hanya ada pada satu bahu. Jadi jangan heran jika Anda menjadi pegal dalam waktu lama.

  1. Pouch sling

Masih jenis gendongan bayi dengan kekuatan di satu bahu, pouch sling mirip dengan ring sling tapi lebih sederhana. Penggunaannya hanya diikatkan dan siap digunakan. Ini karena pouch sling terdiri dari kain yang sudah dijahit sehingga memudahkan Anda untuk memasangnya. Jenis ini bisa digunakan hingga anak usia 3 tahun. Tapi tetap saja perlu diingat bahwa jenis ini memudahkan Anda untuk lebih cepat capek.

  1. Soft structure carrier (SSC)

Ini adalah jenis gendongan bayi yang paling populer belakangan ini. Bayangkan Anda membawa tas, namun isinya adalah si Kecil! Jangan takut dulu, jenis gendongan ini aman untuk bayi usia 4 bulan hingga 5 tahun. Bahannya pun sangat nyaman dan strapnya dilapisi busa sehingga Ayah atau Bunda tidak akan merasa kelelahan. Si Kecil tetap bisa merasakan rasa aman dengan dekapan Anda!

Bagaimanakah pertimbangan memilih jenis gendongan bayi? Anda bisa membaginya menjadi 2:

  1. Usia bayi, dan
  2. Kekuatan dari gendongan

Jika Anda ingin mencari yang sederhana dan fleksibel, Anda bisa menggunakan ring sling atau pouch sling. Jika Anda ingin mendekatkan bayi Anda dan usianya masih kecil, tidak ada salahnya menggunakan stretchy wrap atau woven wrap. Namun jika Anda mengutamakan kekuatan, kenyamanan, dan dapat digunakan hingga anak-anak, tidak ada salahnya memilih soft structure carrier. Anda tidak harus membelinya: Mamasewa menyediakan penyewaan gendongan bayi seperti soft structure carrier dengan harga terjangkau!

Baca Juga :  Ragam Pola Asuh Anak yang Wajib Dipahami Orang Tua

Leave a Reply