perkembangan kognitif anak

Ini Dia Tahapan Perkembangan Kognitif Anak yang Perlu Diketahui!

Perkembangan Kognitif Anak – Seiring berjalannya waktu, si kecil akan terus mengalami perkembangan baik secara fisik maupun area kognitif. Perkembangan kognitif biasanya mengacu pada kemampuannya untuk proses mengingat, pemecahan masalah, dan juga pengambilan keputusan.

Hal ini tentu saja akan berpengaruh terhadap kecerdasan si kecil lho, Mam!

Seorang pakar psikologi dari Swiss, Jean Peaget mengembangkan teori mengenai perkembangan kognitif pada anak sejak tahun 1927-1980. Teori ini mengungkapkan bahwa cara berpikir pada anak-anak akan berbeda dengan orang dewasa umumnya.

Ini dikarenakan, cara berpikir si kecil memang belum matang dan pengetahuannya cenderung masih terbatas. Dalam penelitiannya pada saat itu, Peaget juga mengungkapkan bahwa tahap perkembangan intelektual dan pertambahan usia akan mempengaruhi si kecil dalam memahami dan mengetahui ilmu yang ada.

Lalu, bagaimana tahap perkembangan kognitif anak yang perlu dikenali oleh Mama ? Ini bisa menjadi bahan pengamatan untuk mama sebagai orang tua dalam mengetahui pertumbuhan dan perkembangan si kecil!

1. Usia 0–3 bulan

perkembangan kognitif anak
Photo by Garrett Jackson on Unsplash

Rentan usia 0 hingga 3 bulan menjadi tahap paling menakjubkan yang pernah Mama temui. Di sini, perkembangan utama si kecil akan berpusat pada eksplorasi pancaindra dan lingkungan sekitarnya.

Biasanya di periode ini, sebagian besar anak mulai menunjukkan perkembangan seperti melihat benda dengan lebih jelas dalam jarak 30 cm, fokus pada objek bergerak, mengenal berbagai rasa dengan indra pengecap. Selain itu, si kecil dapat mendeteksi perbedaan nada dan volume saat berbicara serta melihat berbagai warna dengan baik. 

2. Usia 3–6 bulan

Di masa 3 hingga 6 bulan, menjadi masa dimana persepsi si kecil mulai mengalami perkembangan. Pada periode ini, sebagian besar si kecil mulai menunjukkan perkembangan seperti mengenali wajah seseorang yang terdekat dengannya seperti anggota keluarga, dapat merespons berbagai ekspresi wajah dengan baik dan mulai menirukannya. Selain itu, si kecil juga dapat mengenali dan merespons suara-suara yang sering di dengarnya.

3. Usia 6–9 bulan

perkembangan kognitif anak
Photo by yuri tasso on Unsplash

Tahap perkembangan di usia 6-9 bulan akan membawa si kecil mengalami perkembangan seperti memahami berbagai benda yang ada di sekitarnya, serta mengenali perbedaan gambar dengan jumlah objek berbeda. Si kecil juga mulai penasaran dengan berbagai benda yang tidak dapat digapai olehnya, seperti melihat pesawat terbang dll.

4. Usia 9–12 bulan

Di tahap usia 9 hingga 12 bulan, biasanya si kecil akan mengalami kematangan fisik dan kognitif dengan baik. Hal ini disebabkan karena perkembangan fisik yang kuatnya membuat ia lebih mudah untuk menjelajah sekitar secara lebih dalam.

Selama periode ini, sebagian si kecil juga sudah mampu meniru gerakan serta beberapa tindakan seperti bertepuk tangan.

Tidak hanya itu saja, biasanya Mama akan menemukan saat dimana si kecil akan paham cara menempatkan satu objek ke objek lain misalkan memindahkan mainan yang ia miliki ke keranjang.

5. Usia 1–2 tahun

perkembangan kognitif anak
Photo by serjan midili on Unsplash

Pada tahapan 1 hingga 2 tahun, si kecil akan memasuki perkembangan secara sosial dengan baik. Ia akan menghabiskan banyak waktu dengan mengamati tindakan orang terdekat dan disinilah pengaruh Mama sebagai orang tua dalam memberikan contoh perilaku yang baik.

Si kecil akan menunjukkan respons saat memahami kata-kata yang terucap dan mengerti kapan waktu yang tepat saat menggunakan kata aku dan kamu. Ia juga akan mudah meniru tindakan dan ucapan dari orang dewasa serta mempelajari lingkungan sekitar dengan baik.

6. Usia 2–3 tahun

Usia 2 hingga 3 tahun, anak-anak akan cenderung sudah mandiri dan mulai bisa diperkenalkan dengan tempat-tempat yang bisa dijelajahi. Disini mama bisa membawanya ke tempat-tempat yang memiliki pengetahuan seperti museum hingga tempat hiburan lainnya.

Pengalaman menarik nan menyenangkan akan menjadi hal yang tak terlupakan dan tersimpan di memorinya dengan baik. 

7. Usia 3–4 tahun

perkembangan kognitif anak
Photo by Alvin Mahmudov on Unsplash

Pada periode usia ini, anak-anak akan menganalisa dunia sekitarnya dengan lebih kompleks dan sering aktif dalam proses belajar. Selain itu, si kecil juga akan mulai sering mengajukan berbagai pertanyaan terkait hal-hal yang ada di sekitarnya.

Nah, pada tahap ini mama jangan sungkan untuk selalu menjawab setiap pertanyaannya ya! Karena ia akan lebih banyak mencari jawaban pada lingkungan sekitarnya. Alangkah baiknya setiap jawaban yang ia dapatkan berasal dari orang tua, dibandingkan orang lain. 

8. Usia 4–5 tahun

Pada fase ini, si kecil sudah semakin paham saat ingin mengungkapkan suatu hal dengan menggunakan kalimat yang baik. Selain itu, ia  juga sudah menuju pada usia sekolah dan meniru tindakan orang dewasa serta berhitung dengan baik.

Tidak jarang juga, Mama juga dapat menemukan anak-anak seusianya yang sudah mampu berhitung dan memberi tahu tempat tinggalnya. Daya serap yang dimiliki oleh si kecil akan cenderung lebih tajam pada usia 4 hingga 5 tahun ini. 

Dalam mengasah perkembangan kognitif si kecil, mama bisa lakukan dengan memberikan mainan edukatif menyenangkan untuknya. Bermain memberikan manfaat yang besar bagi perkembangan anak baik secara kognitif, sosio emosi dan fisik. Tidak sulit kok untuk mendapatkan mainan terbaik bagi si kecil karena mama bisa mendapatkannya di Mamasewa.

Pilihan mainan yang lengkap dari brand ternama dapat mama pilih sesuai keinginan lho! Selain itu, mama tidak perlu mengeluarkan dana yang besar untuk membeli mainan terbaik ini. Karena mama bisa menyewanya sesuai dengan durasi waktu yang diinginkan dan sesuai kebutuhan pastinya. Menarik bukan? Tertarik untuk melihat berbagai pilihan mainan keren yang ada di Mamasewa? Cek pilihan lengkapnya disini!

baby milestone

Mama, Begini Milestone Bayi Baru Lahir Hingga 12 Bulan

milestone bayi
People vector created by pikisuperstar – www.freepik.com

Selama kurang lebih 12 bulan setelah lahir, Si kecil akan mengalami pertumbuhan yang luar biasa cepatnya. Mulai dari tersenyum, tertawa, tengkurap, hingga melakukan langkah pertamanya. Pada momen inilah, fase-fase pertumbuhan si Kecil menjadi sangat berharga bagi Mama dan Papa. Milestone bayi 12 bulan memang cukup cepat. Supaya Mama tak melewatkan sedikitpun perkembangannya, berikut ini adalah perkembangan milestone bayi dari baru lahir hingga 12 bulan yang perlu dipahami. 

Milestone Bayi Sejak Lahir Hingga 12 Bulan

1. Milestone bayi 0-3 bulan

Setelah lahir, Si Kecil bisa melakukan hal yang akan membantunya berkomunikasi. Hal pertama yang ia mulai adalah berteriak. Dengan berteriak ia mulai bernapas dan mengkoordinasikan gerakan pita suara. Sebelum anak mengembangkan kata-kata, ia harus mengembangkan control ini bersama dengan koordinasi lidah dan mulutnya. 

Setelah lahir, Si Kecil juga mencoba berkomunikasi dengan menangis. Dilansir dari Babycenter, bayi dilahirkan dengan kemampuan untuk menghasilkan tangisan dengan nada, volume, durasi, dan dengan maksud yang berbeda. Dan masing-masing tangisan memiliki arti tersendiri.

Selain itu, ada beberapa hal yang bisa ia lakukan ketika ia lahir sampai usia 3 bulan, yaitu:

  • Mampu mengangkat kepalanya sendiri
  • Mampu mengendalikan kepalanya
  • Sudah bisa tersenyum
  • Sudah bisa tertawa

2. Milestone bayi 4-6 bulan

milestone bayi
Baby photo created by gpointstudio – www.freepik.com

Memasuki usia 4 bulan, bayi sudah bisa tertawa kecil dan mulai memperhatikan wajah Mama saat berbicara dengannya. Ia mulai bisa menanggapi dengan tersenyum atau mengikuti nada Mama berbicara dengannya. Tanggapan Si Kecil biasanya berupa tanggapan suara vocal seperti “ooh”, atau “ah”. 

Di usia ini, dia juga sudah pandai bermain sendiri. Coba dengarkan Si Kecil ketika ia sedang bermain sendiri. Ia akan mengoceh, tertawa, terkekeh, dan memekik pada dirinya sendiri. Terkadang dia akan berteriak dengan kesal. 

Mama juga bisa menstimulasi perkembangannya dengan berbicara pada Si Kecil tentang hal-hal kecil sehari-hari. Atau bisa juga dengan menyanyikan lagu anak-anak untuk membantu ingatan dan keterampilan mendengarkan.

Selain itu, ada beberapa hal lain yang bisa ia lakukan saat usianya 4-6 bulan, yaitu:

  • Bayi bisa berguling
  • Sudah bisa duduk
  • Si kecil sudah tumbuh gigi
  • Bisa mengambil beberapa benda

3. Milestone bayi 7-9 bulan

milestone bayi baru lahir
Baby photo created by gpointstudio – www.freepik.com

Bayi di usia 7 bulan biasanya sudah paham kata-kata seperti “Mama” atau “Papa”. Dia akan menoleh ketika mendengar suara atau dipanggil Namanya. Dia juga akan senang menghasilkan suara yang berbeda dengan membuat intonasi turun dan naik. Seringkali ia juga menunjukkan ekspresi wajah yang menirukan ekspresi Mama. 

Ocehannya juga sudah mulai jelas dan membentuk sebuah kata. Ia juga mungkin sudah bisa membuat suara seperti yang Mama lakukan. Mama dan Papa juga sudah bisa mengajaknya pura-pura membuat percakapan. Mama dan bayi seolah-olah bergantian berbicara padahal obrolannya belum membentuk kalimat. Dia akan mengenali nama-nama benda, mainan, dan orang yang dia cintai, seperti “mobil” dan “ayah”.

Selain itu, dia juga sudah bisa melakukan beberapa hal, seperti:

  • Merangkak
  • Berdiri dengan bantuan benda di sekitarnya
  • Sudah bisa mengambil barang besar dan kecil
  • Terus mengoceh
  • Membuat percakapan dengan Mama

4. Milestone bayi 10-12 bulan

Di usia bayi 10 bulan, biasanya ia sudah bisa berdiri sendiri tanpa bantuan benda di sekitarnya dan bergerak sesuai keinginannya. Bayi di usia ini semakin menggemaskan, mulai bisa bertepuk tangan, melepaskan benda ke dalam wadah dengan bukaan besar, kemudian menggunakan ibu jari dan jari telunjuk untuk mengambil benda kecil.

Di usia menuju satu tahunnya, si Kecil juga sudah jelas mengatakan “Mama” untuk memanggil orang tuanya. Jari telunjuknya sudah jelas menunjuk apapun keinginannya. Si Kecil juga sudah paham kata tidak untuk menunjuk ke sesuatu hal yang bukan keinginannya.

Di usia 10-12 bulan, bayi juga sudah bisa bermain dengan mainan yang bervariasi. Mereka akan berjoget jika mendengar musik atau sesekali bernyanyi menirukan nyanyian dari lagu anak-anak. 

Nah, itu tadi adalah milestone bayi sejak lahir hingga 12 bulan. Untuk menunjang tumbuh kembangnya, berikan si Kecil stimulasi yang baik dengan mainan stimulasi yang bisa Mama sewa di Mamasewa.com. Harganya terjangkau dan kebersihan mainan juga sangat terjaga, jadi Mama tak perlu khawatir lagi. Yuk, cek sekarang juga, Ma!