toilet training

11 Tips Toilet Training Ampuh untuk Si Kecil

Mam, apa si Kecil masih menggunakan popok hingga saat ini? Mungkin ini saat yang tepat untuk mengajarkan toilet training kepada si Kecil. Tahapan ini dapat menjadi salah satu indikasi perkembangan sikap mandirinya. Namun tentu ini bukanlah hal mudah.

Jangan khawatir, Mam. Mamasewa telah merangkum beberapa tips yang dapat membantu Mama selama masa toilet training. Yuk, langsung saja simak artikel yang satu ini.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Memulai Toilet Training?

toilet training
Photo by Alexander Dummer on Unsplash

Langkah awal yang perlu Mama perhatikan adalah menentukan waktu yang tepat untuk mengajarkan si Kecil toilet training. Jangan sampai Mama memaksa si Kecil untuk menggunakan toilet karena hal ini tidak baik bagi perkembangannya ke depan.

Alangkah lebih baik jika Mama perlahan mendorong dan mencontohkan bagaimana orang dewasa pergi ke toilet. Proses ini dapat Mama mulai ketika si Kecil memasuki usia 2-3 tahun yaitu saat ia sudah mulai memahami perintah dan meniru tingkah laku orang-orang sekitar.

Berikut adalah beberapa tanda bahwa si Kecil sudah siap untuk melakukan toilet training:

  • Si Kecil tahu kapan popok mereka basah atau kotor dan merasa tidak nyaman
  • Mulai menyadari bahwa ia sedang buang air dan terkadang memberi tahu Mama
  • Umumnya si Kecil akan menunjukkan gerak-gerik tersendiri ketika akan buang air misalnya mencari tempat yang sepi

Tips Toilet Training yang Wajib Mama Coba

1. Tetapkan rutinitas saat mengajarkan toilet training

Meski si Kecil tidak menunjukkan tanda-tanda ingin buang air atau tidak mengatakannya kepada Mama, namun tubuh manusia memiliki jam biologisnya sendiri. Misalnya saat bangun dan sebelum tidur atau setelah minum banyak cairan.

2. Manfaatkan proses alamiah tubuh

Tips ini hampir sama dengan yang sebelumnya yaitu mengandalkan mekanisme tubuh. Mama bisa mulai toilet training dengan mengajak si Kecil duduk di toilet 15-30 menit setelah makan.

3. Jangan memaksa si Kecil untuk ke toilet saat ia tidak menginginkannya

toilet training
Photo by Lubomirkin on Unsplash

Saat Mama ingin membentuk suatu kebiasaan baru kepada si Kecil pastikan tidak ada paksaan di dalamnya. Karena hal tersebut hanya membuat si Kecil semakin enggan untuk pergi ke toilet.

4. Gunakan kata-kata yang mudah dipahami dan diucapkan

saat melakukan toilet training Mama bisa mengganti beberapa istilah menjadi kata-kata yang mudah misalnya “poo poo” atau “pee pee”. Hal ini akan membantu si Kecil dalam mengomunikasikan keinginannya ketika buang air.

5. Gunakan kursi toilet khusus anak

Ukuran toilet yang ada di rumah biasanya terlalu besar untuk digunakan oleh si Kecil. Demi memberikan kenyamanan pada si Kecil, Mama dapat menggunakan potty chair yang dapat memudahkan si Kecil melakukan toilet training.

6. Ajak si Kecil untuk segera menuju toilet saat Mama melihat tanda-tanda si Kecil akan buang air

Umumnya si Kecil akan menunjukkan tanda-tanda ketika ia ingin buang air. Tugas Mama adalah memperhatikan dan peka terhadap tanda tersebut sebelum terlambat.

7. Ajarkan kepada si Kecil saat membuang kotoran di popoknya ke dalam toilet

Saat membersihkan popok si Kecil, Mama dapat mengajaknya masuk ke dalam toilet dan memperlihatkan bagaimana caranya. Kegiatan ini dapat mengajarkan bahwa kotoran seharusnya ditempatkan di toilet.

8. Berikan pujian saat si Kecil berhasil melakukan kemajuan dalam melakukan toilet training

toilet training
Foto oleh Elina Fairytale dari Pexels

Afirmasi termasuk salah satu aspek terpenting dalam proses ini. Si Kecil akan merasa senang dan menganggap kegiatan pergi ke toilet menyenangkan. Di kemudian hari harapannya ia dapat mengulangi hal yang sama dengan baik

9. Mama dapat memberikan hadiah berupa sticker

Sama halnya dengan afirmasi, sticker berfungsi sebagai motivasi tersendiri bagi si Kecil. Selain itu sticker juga dapat membantu Mama dalam pemantauan perkembangan toilet training si Kecil setiap harinya.

10. Jangan memarahi si Kecil saat terjadi suatu “kecelakaan”

Mama perlu mengingat bahwa toilet training tidak selamanya berjalan mulus. Ada kalanya si Kecil melakukan kesalahan dan membuat suatu “kecelakaan”. Ketika hal tersebut terjadi yang perlu Mama lakukan adalah Kembali memberikan pemahaman tentang keharusan pergi ke toilet ketika akan buang air tanpa perlu memarahinya

11. Pastikan semua anggota keluarga atau orang-orang di sekitar si Kecil mengikuti dan mendukung.

Bantuan dari orang-orang sekitar juga penting loh, Mam. Mama tidak dapat membentuk suatu kebiasaan baru tanpa dukungan orang-orang sekitar. Pastikan semua orang yang ada di rumah mengetahui bahwa si Kecil sedang dalam masa toilet training dan bersedia membantu di dalam prosesnya.

Itu tadi beberapa tips yang dapat Mamasewa berikan untuk membantu Mama dalam mengajarkan toilet training kepada si Kecil. Di dalam tahapannya, Mama pasti memerlukan beberapa perlengkapan yang berkualitas untuk membantu si Kecil. Tenang, Mamasewa bisa jadi solusinya.

Mamasewa menyediakan berbagai perlengkapan yang dibutuhkan Mama dan si Kecil dengan kualitas terbaik dan harga terjangkau. Tunggu apa lagi? Yuk, langsung cek barang apa yang sedang Mama butuhkan hanya di Mamasewa.

tips travelling

Yuk, Intip Manfaat dan Tips Traveling Nyaman Bersama Anak

tips travelling

Bagi sebagian orang, melakukan solo travelling adalah kegiatan yang sangat menyenangkan. Alasannya adalah karena solo travelling bisa memberikan kebebasan dalam setiap pengambilan keputusan. Solo travelling bahkan masih sering dilakukan oleh orang-orang yang sudah berkeluarga, atau bahkan yang sudah memiliki anak. Para orang tua umumnya tidak mengajak anak-anak untuk ikut travelling, dengan alasan repot atau ribet. Benarkah demikian? Adakah tips travelling untuk ajak anak liburan?

Kenyataannya, meskipun mengajak anak-anak saat traveling itu lebih merepotkan ketimbang sendiri, tapi semuanya tentu akan terbayar ketika kita bisa berkumpul bersama keluarga di tempat lain selain di rumah. Anak-anak akan menemukan pengalaman baru yang tidak terlupakan bersama orang tuanya, yang akan selalu diingat sampai ia dewasa nanti. Nah, sebelum memutuskan akan travelling ke mana, intip dulu, yuk, manfaat dan tips travelling bersama anak berikut ini.

Manfaat Melakukan Travelling Bersama Anak

Ada beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan ketika memutuskan travelling bersama anak, di antaranya adalah:

Keleluasaan Waktu yang Lebih Fleksibel

Travelling bersama anak memungkinkan Anda untuk lebih fleksibel dalam menentukan jadwal travelling. Hal ini disebabkan karena anak-anak belum memiliki kegiatan di luar yang terlalu banyak, dan jadwal di sekolah masih fleksibel sehingga Anda bisa merencanakan jadwal travelling kapan saja.

Budget yang Lebih Murah: Tips Travelling Anti Boncos

Jika Anda melakukan travelling bersama anak usia bayi sampai balita, maka Anda bisa mendapat harga tiket perjalanan yang bersahabat, lho. Karena harga tiket untuk anak berbeda dengan tiket untuk orang dewasa. Biasanya akan ada potongan khusus bagi bayi dan balita. Lumayan hemat, bukan?

Membangun Kekompakkan Ayah dan Ibu

tips travelling

Kerja sama yang baik antara ayah dan ibu sangat diperlukan ketika melakukan travelling bersama anak. Karena akan selalu ada kejadian yang melatih kesabaran dan kekompakkan Anda sebagai pasangan. Travelling bersama anak membuat ayah dan ibu harus selalu mampu membangun komunikasi, sehingga akan membentuk hubungan yang semakin erat dan kompak. Kekompakan bisa jadi tips travelling ampuh untuk ajak liburan si Kecil.

Membangun Hubungan Orang Tua dan Anak

Selain membangun kekompakkan antara ayah dan ibu, travelling bersama anak juga bisa membuat hubungan orang tua dan anak menjadi lebih hangat dan erat. Anak-anak akan merekam dalam memori mereka, bahwa ayah dan ibunya berjuang keras mengajak mereka untuk liburan dan bersenang-senang bersama. Mereka juga akan mengingat begitu banyak hal indah dan seru yang dilakukan bersama ayah dan ibu.

Mengajarkan Anak Untuk Lebih Berani

Saat anak diajak untuk travelling ke tempat-tempat baru, anak akan dihadapkan pada situasi yang juga beragam. Pengalaman ketika mengantri saat membeli tiket atau masuk ke dalam transportasi umum, dan berjalan jauh untuk sampai ke tempat wisata yang memiliki pemandangan indah, akan melatih kesabaran dan keberanian mereka.

Mengajarkan Anak Untuk Menghargai Perbedaan

Traveling bersama anak ke berbagai tempat baru, tentu akan menjadi pengalaman luar biasa bagi mereka. Adanya perbedaan kondisi dan keadaan yang mereka temui, menjadikan anak belajar untuk menghargai perbedaan yang ada.

Nah, itu tadi beberapa contoh kecil manfaat travelling bersama anak. Tentunya masih banyak manfaat lain yang bisa Anda dan keluarga rasakan, ketika menikmati indahnya alam dengan canda tawa bersama.

Tips Travelling Nyaman Bersama Anak

Sebelum berangkat melakukan travelling bersama anak, ada baiknya Anda memperhatikan beberapa hal terlebih dulu. Yuk, intip tips-tips berikut ini:

Tips Travelling Paling Penting: Periksa Kondisi Kesehatan Anak

Hal penting yang perlu diingat sebelum melakukan travelling adalah periksalah kesehatan anak-anak Anda. Orang tua wajib mempersiapkan fisik anak agar tetap fit dan tidak mudah sakit selama melakukan perjalanan. Pastikan bahwa anak Anda cukup istirahat dan tidak kelelahan saat akan berangkat. Mengecek kondisi kesehatan anak ini tips traveling paling utama sebelum mengajaknya berlibur.

Tisp Travelling Wajib: Bawalah Pakaian Yang Cukup

tips travelling

Tips traveling kedua adalah membawa pakaian yang cukup dan bisa disesuaikan dengan kondisi yang ada, menjadi hal penting yang juga harus diingat ketika Anda ingin travelling bersama anak. Pakaian yang sesuai kondisi misalnya, jika akan ke pantai, bawalah baju renang. Atau jika travelling ke gunung maka bawalah baju hangat. Jangan lupa untuk membawa peralatan lain seperti tisu basah, tisu kering, hand sanitizer, dan lain-lain.

Tips Travelling Anti Rewel: Bawalah Mainan yang Praktis

Mainan untuk anak yang masih kecil yang bisa dibawa misalnya boneka atau mainan yang bisa berbunyi. Sedangkan untuk anak yang sudah lebih besar bisa dibawakan stiker atau buku.

Perhatikan Waktu Makan dan Tidur Anak

Travelling bersama anak juga harus memperhatikan waktu makan dan tidur anak yang Anda ajak, sehingga bisa terhindar dari kelelahan. Selain itu, sebisa mungkin kegiatan travelling Anda tidak terlalu padat, agar tercipta interaksi yang berkualitas dengan anak. Jadi jangan kelupaan tips travelling yang satu ini ya Bund!

Bawalah Vitamin dan Obat-Obatan Penunjang

Jangan lupa selalu bersiap untuk segala kemungkinan. Jadi bawalah selalu vitamin dan obat-obatan sebagai antisipasi jika sewaktu-waktu kondisi fisik anak menurun karena perubahan cuaca atau kelelahan. Contoh obat yang perlu dibawa adalah minyak kayu putih, lotion anti nyamuk, obat demam, obat luka atau antiseptik, dan lain-lain.

Menggunakan Baby Carrier atau Stroller

tips traveling

Membawa dan menggunakan baby carrier atau stroller bisa membantu anak selama travelling, agar tidak lelah saat diajak jalan-jalan. Jika Anda tidak memilikinya, Anda bisa menyewanya dengan batas waktu tertentu di tempat-tempat persewaan yang saat ini sudah mulai populer dan dicari banyak orang.

Yup, itu tadi tips travelling nyaman agar Anda dan anak-anak merasa nyaman saat melakukan travelling bersama. Semoga bermanfaat, ya. Selamat berlibur!

perlengkapan traveling anak

Ajak Liburan Si Kecil? Ini 6 Perlengkapan Traveling Anak yang Wajib Dibawa Ma!

perlengkapan traveling anak

Memasuki fase pertumbuhan anak yang baru, berarti juga aktivitas baru yang dilakukan. Ketika sang buah hati mulai bisa berlarian ke sana kemari, mungkin Mama ingin mengajaknya beraktivitas di luar rumah. Terlebih jika ada kesempatan. Tentu Mama akan mengajak Si Kecil pergi traveling. Karena tidak hanya Mama yang akan mendapatkan manfaat liburan, tapi juga Si Kecil yang semakin terasah kreativitasnya. Lalu, untuk mengajak buah hati berlibur, apa saja perlengkapan traveling anak yang harus disiapkan Ma?

Mengajak Si Kecil untuk sebuah perjalanan membutuhkan persiapan yang ekstra. Dari mulai membawa barang apa saja yang dibutuhkan selama perjalanan, sampai perlengkapan yang akan dipakai saat liburan. Agar Mama lebih mudah menyiapkan perlengkapan traveling anak apa saja yang harus dibawa saat liburan, yuk simak daftar barang berikut ini!

Daftar Perlengkapan Traveling Anak

perlengkapan traveling anak

1. Baju Ganti

Saat mengajak traveling Si Kecil, baju ganti untuknya adalah salah satu barang yang wajib dibawa. Mama bisa menyesuaikan jenis baju apa saja yang harus disiapkan untuk traveling. Misalnya, jika Mama akan mengajak Si Kecil ke destinasi wisata yang bersuhu rendah seperti puncak, pegunungan atau destinasi luar negeri yang dingin; jaket tebal, penutup kepala, sarung tangan, hingga sepatu boots untuk Si Kecil perlu dibawa. Jika Mama akan mengajak Si Kecil ke destinasi tropis seperti pantai, baju berbahan adem dan baju renang yang harus perlu dibawa.

2. Makanan Instan dan Alat Makan

Makanan instan atau cemilan untuk Si Kecil juga perlu di bawa saat traveling. Meskipun kandungan gizinya tidak sebaik makanan olahan sendiri, tetapi adanya makanan instan sangat membantu Mama memenuhi asupan Si Kecil tanpa repot. Meskipun dapat membeli makanan saat di tempat wisata, tidak ada salahnya membawa makanan instan untuk berjaga-jaga selama perjalanan. Dengan begitu, ketika Si Kecil rewel minta makan atau snack dalam perjalanan, Mama sudah melakukan antisipasi sebelumnya.

Selain itu, alat makan juga jangan ketinggalan ya, Ma. Alat makan yang dibawa sendiri mempermudah Mama menyajikan hidangan untuk Si Kecil dan tentu lebih higienis. Jika perlu, bawa juga botol minum anak agar bisa menyediakan minum untuknya setiap saat.

3. Perlengkapan Si Kecil

Membawa perlengkapan Si Kecil seperti popok, peralatan mandi, tisu antiseptik, perlak, sangat dibutuhkan saat traveling bersamanya. Membeli perlengkapan Si Kecil tersebut memang bisa saja dibeli saat berada di destinasi wisata, namun hal ini akan lebih memudahkan Mama mengurusnya. Persiapan yang sudah dilakukan dengan matang akan lebih baik karena mempermudah Mama menangani Si Kecil dalam berbagai kondisi.

perlengkapan traveling anak

4. Baby Carrier

Baby carrier adalah perlengkapan traveling anak yang wajib dibawa selain barang-barang di atas. Perjalanan liburan yang memakan waktu beberapa hari, memungkinkan Si Kecil minta gendong ke orang tuanya. Selain itu, menggendong Si Kecil tanpa baby carrier sangat repot dan melelahkan. Dengan membawa baby carrier, Mama akan terbantu ketika sewaktu-waktu Si Kecil minta gendong.

5. Stroller

Selain baby carrier, stroller penting untuk dibawa. Mama bisa meletakkan Si Kecil di stroller ketika ia tertidur dalam gendongan. Stroller memungkinkan Mama mengajaknya ke mana pun meski sedang tertidur. Selain itu, stroller juga memudahkan Mama mengajak Si Kecil, jika destinasi wisata yang dituju memerlukan jalan kaki dengan jarak cukup jauh. Dengan adanya perlengkapan traveling anak seperti stroller ini, liburan bersama Si Kecil jadi menyenangkan dan anti ribet.

6. Obat-obatan dan Perlengkapan Kesehatan Si Kecil

Terakhir, perlengkapan traveling anak yang wajib harus dibawa yaitu obat-obatan. Kebutuhan obat-obatan dasar Si Kecil seperti obat alergi jika ia memiliki alergi, obat penurun demam, obat diare, dan lain sebagainya. Selain itu, minyak penghangat badan seperti kayu putih, dan penunjang kesehatan Si Kecil lainnya wajib dibawa, Ma. Jadi, meskipun Mama mengajak Si Kecil berlibur dalam keadaan sehat, tidak ada salahnya selalu bersiap untuk menjaganya agar tetap sehat selama liburan berlangsung.

Nah, itu dia 6 perlengkapan traveling anak yang wajib dibawa saat mengajaknya liburan. Dengan demikian, Mama tidak repot ketika Si Kecil membutuhkan sesuatu dalam perjalanan yang Panjang. Selain itu, keamanan dan kenyamanan Si Kecil tetap terjaga dengan adanya persiapan yang matang. Sehingga liburan jadi berkesan dan menyenangkan untuk Mama, Si Kecil dan keluarga.

Jika Mama belum membeli perlengkapan traveling anak yang relatif mahal, menyewa bisa jadi pilihan, Ma. Saat ini telah tersedia platform sewa Mamasewa.com, yang menyediakan perlengkapan liburan anak seperti baby carrier dan stroller. Ketimbang membeli dan hanya terpakai beberapa waktu, sewa menjadi lebih efisien. Karena selain murah dan hemat, nantinya tidak ada barang-barang yang menganggur ketika perlengkapan Si Kecil sudah tidak dipakai. Selain menyewakan berbagai perlengkapan traveling anak, Mamasewa Jakarta juga menyediakan berbagai kebutuhan Si Kecil dan Mama yang bisa disewa dengan mudah. Telah tersedia berbagai metode pembayaran yang memudahkan Mama dalam bertransaksi. Yuk cek kelengkapannya di sini!