cara menghadapi mom shaming

7 Cara Menghadapi Mom Shaming dengan Ampuh

Apakah Mama pernah merasakan mom shaming? Mom shaming dapat meninggalkan perasaan yang tidak enak kepada korbannya. Tentunya sikap ini sangat tidak baik ditunjukkan kepada sesama Mama yang sama-sama berjuang untuk pertumbuhan terbaik si Kecil. Lantas bagaimana cara menghadapi mom shaming?

Sebelum kita membahasnya lebih jauh, akan lebih baik jika Mama memahami apa itu mom shaming dan mengapa banyak orang yang melakukannya. Kira perlu tahu motif orang lain mengetahui hal tersebut. Berikut Mamasewa telah merangkum informasi tersebut spesial untuk Mama.

Apa yang Dimaksud dengan Mom Shaming?

cara menghadapi mom shaming
Foto oleh SHVETS production dari Pexels

Mama pasti pernah mendengar istilah mom shaming. Apa Mama sudah tau apa arti mom shaming? Mom shaming adalah tindakan mengkritik seorang mama tentang bagaimana mereka mendidik dan mengasuh anak mereka. Mom shaming biasanya dipicu oleh budaya dan cara mengasuh anak yang berbeda.

Tindakan mengkritik dalam mom shaming bukan bertujuan untuk memberikan pengertian atau pun edukasi, melainkan lebih ke arah menghakimi. Maka dari itu sering kali mom shaming menimbulkan rasa tidak aman, cemas, sakit hati, dan minder kepada para mama.

Mengapa Orang Melakukan Mom-Shaming?

Seiring dengan kemajuan teknologi yang sangat pesat di era digital, mom shaming juga ikut berkembang dan memanas di berbagai sosial media.  Mungkin Mama pernah memposting foto atau video kegiatan si Kecil ke media sosial. Tujuan awalnya adalah sebagai ungkapan rasa bangga terhadap tiap tahap tumbuh kembang si Kecil.

Namun tidak semua orang memiliki pemikiran yang sama. Ada kalanya momen yang membahagiakan bagi Mama malah berbalik menjadi sebuah serangan dari beberapa orang tentang bagaimana penampilan si Kecil, cara mama mendidiknya, dan masih banyak lagi.

Secara naluriah manusia tidak menyukai perbedaan. Hal ini menjadi faktor pendorong utama mengapa orang lain melakukan mom shaming. Mereka merasa apa yang dilakukan Mama kepada si Kecil berbeda dengan apa yang mereka lakukan kepada buah hatinya.

Mempermalukan dan menghina tentang bagaimana cara Mama mengasuh si Kecil juga memberikan rasa yakin tersendiri bagi pelaku bahwa pola asuhnya adalah yang paling benar. Atau yang lebih menyedihkan adalah ungkapan jahat tersebut merupakan sebuah pelampiasan akibat kondisi buruk yang sebenarnya sedang pelaku alami.

Cara Menghadapi Mom Shaming

cara menghadapi mom shaming
Foto oleh Anastasia Shuraeva dari Pexels

1. Tidak Memberikan Tanggapan adalah Cara Terbaik Menghadapi Mom Shaming

Meski terasa sangat menyebalkan dan tidak bisa dibiarkan, namun cara terbaik untuk menghadapi mom shaming adalah dengan tidak memberikan tanggapan. Memberi tanggapan atas apa yang pelaku ucapkan hanya akan memperpanjang perdebatan meskipun Mama tau pasti bahwa yang dikatakan pelaku tentu tidak benar.

2. Menghindari Orang yang Melakukan Mom Shaming

Ketika Mama sudah mengetahui karakteristik seseorang yang suka melakukan mom shaming, ada baiknya Mama menghindarinya demi ketenangan hati pribadi. Jika hal ini terjadi di media sosial, Mama bisa memblokirnya atau mencegahnya melihat postingan tentang si Kecil.

3. Batasi Aktivitas di Media Sosial

Mengabadikan setiap momen yang dilalui si Kecil merupakan kenangan tersendiri bagi Mama. Namun ada kalanya kita tidak perlu memposting semuanya di media sosial. Dokumentasi kegiatan si Kecil dapat dijadikan sebagai arsip pribadi untuk dikenang di masa yang akan datang. Hal ini termasuk salah satu cara menghadapi mom shaming.

4. Hindari Pola Pikir Korban termasuk Cara Menghadapi Mom Shaming

Saat Mama pernah mendapatkan mom shaming dan merasa sedih atau bersalah hingga berlarut-larut, yang harus Mama lakukan adalah membuang pemikiran sebagai seorang korban. Untuk dapat pulih dan menjalani aktivitas sehari-hari tanpa memikirkan omongan orang lain Mama perlu memiliki keyakinan bahwa apa yang telah Mama lakukan adalah yang terbaik untuk si Kecil.

5. Fokus pada Pertumbuhan si Kecil dan Kemampuan Mama

cara menghadapi mom shaming
Photo by Wesley Tingey on Unsplash

Ketika Mama mendapatkan perkataan buruk dari orang lain tentang bagaimana Mama mengasuh si Kecil, coba pikirkan kembali. Apakah perkataan tersebut rasional dan realistis? Pisahkan mana perkataan yang hanya berisi kebencian dan kecemburuan dengan yang bisa Mama manfaatkan sebagai bahan untuk membangun diri yang lebih baik.

6. Cobalah Memahami dan Berpikir dengan Sudut Pandang yang Berbeda

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, ada banyak faktor yang menyebabkan orang-orang melakukan mom shaming. Saat Mama merasa sakit hati, tarik nafas dan pikirkan ulang mengapa pelaku memikirkan hal tersebut. Ini bisa menjadi salah satu cara untuk menghadapi mom shaming.

7. Cara Menghadapi Mom Shaming Paling Ampuh adalah Stay Positive

Inti dan rangkuman dari segala cara menghadapi mom shaming adalah dengan selalu berpikiran positif. Orang bijak mengatakan bahwa Anda hanya dapat terluka jika Anda mengijinkan orang lain melukai Anda. Maka demi ketenangan hati dan pikiran Mama perlu mengabaikan hal-hal buruk dan stay positive!

Untuk membantu Mama lebih berkembang dan memberikan yang terbaik bagi tumbuh kembang si Kecil, Mamasewa menyediakan berbagai perlengkapan dan mainan edukasi yang sesuai untuk kebutuhan si Kecil. Semua barang yang ada di Mamasewa sangat berkualitas dan harganya terjangkau. Tunggu apa lagi? Mama hebat, Mama hemat!

Cara Mendidik Anak

5 Cara Mendidik Anak secara Umum, Sesuaikan dengan Karakternya!

Cara Mendidik Anak

Tidak sedikit Mama di luar sana yang masih kebingungan bagaimana cara mendidik anak yang baik. Meski memang tidak sedikit panduan atau acuan yang dikemukakan oleh para ahli di bidangnya, tetap saja satu dan lain hal Mama harus benar-benar cermat dalam membaca suasana. Penerapan cara mendidik seorang anak sendiri sebenarnya memiliki satu kunci utama : konsistensi.

Masa anak-anak merupakan masa penting untuk meletakkan dasar tumbuh kembang, agar ia bisa menjadi seorang yang berkualitas. Tidak sedikit kebiasaan-kebiasaan yang terbentuk sejak anak-anak, dan bertahan hingga ia dewasa kelak. Nah, untuk menemukan cara mendidik anak yang tepat, ada baiknya Mama berkonsultasi dengan tenaga ahli, dengan mempertimbangkan karakteristik si Kecil. Pada titik inilah hal-hal unik dan khas dimiliki si Kecil, sehingga perlu adaptasi yang tepat pada tips dan trik yang sudah ditentukan sebelumnya.

Selalu Menjadi Contoh untuk si Kecil

Cara Mendidik Anak

Jika diibaratkan, anak-anak adalah selembar kain putih yang masih kosong dan polos. Ia akan menyerap berbagai hal yang ditemuinya, yang dialaminya secara langsung. Ini mengapa, sangat penting untuk Mama dan orang dewasa lain yang ada di dalam rumah memberikan contoh perilaku yang diharapkan.

Sederhana saja, misalnya berkata dengan jelas, lembut, dan nada yang santun. Jika setiap orang dewasa di dalam rumah melakukan ini ketika berkomunikasi, maka si Kecil akan terpapar secara terus menerus dengan hal ini. Perlahan tapi pasti, ia akan mengadaptasi cara berkomunikasi tersebut.

Tidak Hanya Menyoal Bicara, Namun Juga Mendengarkan

Menerapkan dan mengajari si Kecil kebiasaan mendengarkan dengan baik juga jadi poin besar dalam cara mendidik anak jadi pribadi yang baik. Terkadang, begitu banyak hal yang ingin Mama sampaikan pada si Kecil, dan lupa bahwa si Kecil juga memiliki pemikiran dan perasaan yang perlu disampaikan. Secara rutin, jalin komunikasi yang seimbang. 

Ada kalanya Mama berbicara dan si Kecil mendengar, dan sebaliknya. Dengarkan dengan cermat apa yang dikatakan si Kecil, berikan tanggapan dengan baik pula. Si Kecil akan merasa dihargai dan memiliki hak untuk didengarkan. Pada waktu yang bersamaan, ia akan memahami betapa didengarkan ketika berbicara terasa nyaman, dan ia akan menyerap kebiasaan ini.

Menyediakan Waktu untuk si Kecil

Cara Mendidik Anak

Hal paling berharga yang bisa Mama berikan untuk si Kecil, guna mendidiknya adalah waktu. Waktu khusus untuk bersama si Kecil sangat diperlukan, karena kehadiran Mama secara langsung bisa sangat berdampak baik untuknya. Sekedar bermain bersama dengan mainan edukatif, atau beraktivitas di taman belakang rumah, atau mengajaknya bepergian, bisa sangat berarti untuknya. Quality time ini harus dilakukan secara rutin agar si Kecil mendapat perhatian dan kasih sayang langsung, sehingga ia merasa dekat dengan Mama secara emosional.

Jika Mama memerlukan mainan berkualitas dan edukatif, Mama tinggal mencarinya di marketplace atau layanan persewaan mainan. DI sana akan disediakan rekomendasi terbaik yang sesuai dengan usia si Kecil.

Konsistensi adalah Cara Mendidik Anak Paling Penting

Dalam membangun kebiasaan baik dan memberikan pendidikan informal di rumah, konsistensi adalah satu hal yang penting. Cara mendidik anak yang dilakukan dengan konsisten akan memudahkan si Kecil menyerap apa yang Mama ajarkan. Perlahan ia akan belajar pola perilaku yang benar, yang selalu ditunjukkan oleh Mama.

Ketika konsistensi terjaga, si Kecil mudah menyerap apapun stimulus yang Mama berikan. Sebaliknya, ketika Mama tidak konsisten, ia akan menjadi bingung dan kesulitan mengadaptasi kebiasaan yang ingin diajarkan. Meski kapasitas belajar si Kecil sangat besar, namun jika tidak menemukan pola yang dapat dipahami ia tetap akan kesulitan dalam belajar.

Jangan Ragu Memberikan Teguran dan Apresiasi

Cara Mendidik Anak

Memberikan apresiasi dan teguran pada apapun yang dilakukan si Kecil akan jadi cara mendidik anak yang selanjutnya. Kedua hal ini, harus disampaikan dengan cara berkomunikasi yang baik agar si Kecil mendapatkan poin utamanya. Bahwa Mama menghargai apa yang dilakukan si Kecil, bahwa Mama memperhatikan secara detail apa yang si Kecil lakukan, kemajuan yang dibuatnya, serta Mama ingin si Kecil tumbuh dengan baik dengan memberikan teguran pada kesalahan yang dilakukannya.

Memang memerlukan kesabaran yang luar biasa untuk selalu bisa memberikan teguran dan apresiasi yang tepat. Namun, bukankah itu merupakan tugas orang tua? Dengan pujian dan teguran, si Kecil akan menyadari bahwa Mama juga memperhatikannya setiap saat. Si Kecil juga akan cepat belajar mengenai batasan-batasan, antara yang baik dan kurang baik, dengan bimbingan Mama.

Memahami cara mendidik si Kecil memang bukan hal yang mudah. Dengan segala keunikan dan karakteristik khasnya, anak-anak benar-benar memerlukan perlakuan yang tepat agar dapat tumbuh dengan optimal. Baik secara psikis atau secara fisik, stimulus yang konsisten wajib diberikan padanya.

Setelah melihat cara mendidik anak yang disebut di atas, apakah Mama setuju? Well, cara-cara tersebut sifatnya hanya acuan saja untuk membantu Mama menemukan gambaran besarnya. Untuk stimulus yang tepat sendiri, selain kehadiran Mama secara langsung, penggunaan mainan dan perangkat merawat anak-anak yang berkualitas juga bisa mendukung usaha Mama. Tak perlu membelinya, Mama cukup mengunjungi mamasewa.com untuk mendapatkan alat dan mainan edukatif berkualitas. Cukup dengan melakukan sewa, Mama bisa menggunakan segala alat dan mainan dengan harga yang terjangkau.